4/28/2018

SINOPSIS My Mister Episode 9 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 9 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 9 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 10 Part 1

Pulang kerja kantor, Ji-an lansgung kerja paruh-waktu. Rekannya disana, sempa heran. Melihat Ji-an yg kini bekerja tanpa mendengar headset-nya..


Bahkan setelah kerjanya selesai.. Ji-an menghabiskan makanan sisa, sambil mendengar musik aliran rosk dan tak mau mendengar obrolan Dong-hoon seperti biasanya.


Dong-hoon tengah berada di bar-nya Jung-hee. Dia melihat Jae-chul yg tengah merokok, maka dia pun minta rokok padanya.

Jae-chul memberinya sebatang, tapi meminta Dong-hoon untuk tak mereokok disekitar sini.. karena hal itu, hanya akan membuat Ki-hoon dan Sang-hoon, jadi khawatir padanya.


Tak lama kemudian, Ji-an berjalan melewatinya. Dong-hoon sengaja menyapanya.. namun Ji-an mengabaikannya begitu saja.


Setelah berjalan cukup jauh... sejenak langkah Ji-an tersendat. Dia diam ditempat.. dan matanya berkca-kaca, sepertinya cukup lama dia menahan tangisnya,


Dalam bar, semua orang nampak tertawa tak memiliki beban. Namun nyatanya.. hati Dong-hoon terasa begitu hampa. Dalam benaknya, dia bertanya-tanya, mengapa hidup ini sangat menyedihkan?

Di pihak lain, kita melihat Jung-hee yg bibirnya tersenyum lebar.. namun matanya berkaca-kaca. Daam benaknya, dia mengeluhkan sosok pria bedebah.. yg pergi meninggalkannya begitu saja dan membuat hidupnay jadi menyedhkan..


Esok harinya, Dong-hoon dan Ji-an bekerja di kantor seperti biasanya..


Yeon-hee mengunjungi bekas kamar hotel tempatnya selalu bertemu dengan Joon-young. Disana, barang-barang telah dibereskan.. tapi dia mengobrak-abrik kardus, demi mencari berkas resume Ji-an.


Selesai kerja, Dong-hoon mendatangi bagian HRD untuk bertanya mengenai kakek Choon-dae, yakni petugas kebersihan yg mengembalikan amplop uangnya waktu inisden itu..


Kareka kakek Choon-dae telah pulang, maka Dong-hoon lasngung mendatangi tempat tinggalnya..


Dong-hoon diajak masuk ekdalam untuk dibautkan kopi. dan tak sengaja, Dong-hoon melihat foto kakek Choon-dae bersama Ji-an kecil yg tertempel di dinding bersebelahan dengan foto lainnya...


Yeon-hee menelpon Ji-an, meminta dia untuk menemuinya di hotel. Tak mau basi-basa, Yeon-hee langsung bertanya, bagaimana caranya Ji-an menyingkirkan Direktur Park, serta apa rencananya untuk menyingkirkan Dong-hoon?

“Skandal..”

“Dengan siapa?”

“Denganku..”


Berikutnya, Yeon-hee menanyakan alasan Ji-an berpaling dari pihak Joon-young. Ji-an bilang... dia tak bisa berkeja dengan pria sampah, sementara targetnya, yakni Dong-hoon adalah pria yg hidupnya sangat menyedihkan.

Yeon-hee menyuruh JI-an untuk pergi jauh, masalah uang.. dia memastikan akan memberikan jumlah yg cukup, hingga keberadaan Ji-an taka akan diketahui oleh Joon-young. Namun Ji-an menolak... alasannya, karea Joon-young pasti akan menyewa orang lain untuk menghancurkan Dong-hoon.

Tapi Yeon-hee bilang, kalau perasaanny atak nyaman.. karena orang yg tahu rahasianya berada di dekatnya, bahkan bekerja satu perusahaan dengan Dong-hoon.

Mendengar hal itu, Ji-an lantas membeberkan fakkta bahwa Dong-hoon telah menegtahui semuanya... tentang perselingkuhan Yeon-hee dengan Joon-young...


Kemudian, Ji-an berjalan pergi.. meninggalkan Yeon-hee yg tak mampu berkata apa pun dan hanya bisa menangis...


Dong-hoon berjalan pulang, sambil mengingat cerita dari kakek mengenai kehidupan Ji-an..


Saat masih kecil, ibunya Ji-an kabur dengan meninggalkan begitu banyak utang. Saat hari wisuda Ji-an, para rentenir datang kesana.. dengan harapan, ibunya Ji-an akan muncul. Tapi setelah ditunggu cukup lama, ternyata tak datang juga..


Anak-anak lain, dijemput dan berfoto bersama dengan orang tua mereka. tapi Ji-an hanya sendirian.. akhirnya, Kakek Choon-dae lah yg memebrinya bunga dan berfoto dengannya~~


Kakek menelpon Ji-an, memberitahukan bahwa barusan Dong-hoon datang dan dia lansgung pergi, setelah menanyakan alamatnya Gwang-il..


Sekarang, Dong-hoon telah sampai di kantornya Gwang-il. Dia merangsak masuk dan mengajak Gwnaag-il untuk berbicara empat mata dengannya.


“Berapa hutangnya Lee Ji-an?”

“Kenapa memangnya? Mau melunasinya?”

“Iya! Berapa banyak utangnya?”

“Kau kira, siapa dirimu sampai kau bertingkah seperti ini? Sepertinya hidupmu sangat normal, jadi mendingan kau pergi saja deh! Kuyakin, au tahu betul betapa jalangnya wanita itu!”

“Kutanya berapa banyak utangnya?!”

Gwang-il tak menjawab, maka Dong-hoon cerita betapa hancur perasaannya ketika mendengar kisah Ji-an yg dipukuli, “Aku bahkan sampai menangis karenanya!”


Pada waktu bersamaan, Ji-an bergegas lari menuju tempatnya Dong-hoon berada sambil mendengarkan pembicaraan mereka,


Karena perdebatan saja tak cukup, maka mereka pun berkelahi. Dong-hoon berteriak, bertanya-tanya: “Kenapa kau memukulinya? Kenapa? Kenapa?!”


“Karena dia telah membunuh ayahku! Si jalang itu membuh ayahku!” tukas Gwang-il

Mendengar jawaban itu, sejenak membuat Dong-hoon terdiam. Nafasnya tersengah.. tapi kemudian dia bangkit dan menghajar Gwang-il, sambil berkata: “Aku juga akan membunuhnya jia aku berada di posisinya. Aku akan membunuh siapa pun yg menganiaya anggota keluargaku!!!!”


Mendengar kalimat Dong-hoon, seketika mmebuat Ji-an terduduk lesu.. tangisnya pecah, air mata mengalirderas membasahi pipinya~~~
Advertisement

7 komentar

Lanjut min,,pleaseeee

Lanjut min.. makin seru nie..di tungu kelanjutan nya min
Thank's

Makasih mba sinopsisnya,lanjut ya mba,walaupun uda nonton tp tetep blm afdol klo blm baca sinopsisnya

wahhh makin seru, ditunggu kelanjutannyaaa

Seru seru lanjuttt ep 10 ny makasih :)

semangat min, ditunggu ^_^


EmoticonEmoticon