4/28/2018

SINOPSIS My Mister Episode 9 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 9 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 9 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 9 Part 4

Pulang ke rumahnya, Ji-an lansgung menyeduh kopi sambil mendengar kembali.. rekaman pembicaraan Dong-hoon seharian ini,


Ji-an terdiam.. dia menyadari, bahwa ada yg salah dengan telpon yg dierima Dong-hoo di kantor pada hari ini. Karena, dari nada bicaranya, dia bisa menebak dengan mudah, bahwa Dong-hoon menjadi gelisah~~


Sambil mengumpulkan sampah untuk dibuangnya.. Dong-hoon nampak begitu lesu. Sepertinya, dia sangat kecewa.. karena sikap Ji-an yg ternyata, mengambil uang itu bukan untuk menyelamatkannya.


Saat hendak berjalan keluar, Yeon-hee pulang dengan raut wajah yg sangat muram. Dong-hoon tanya kenapa, tapi Yeon-hee mngacuhkannya.

Tapi ketika sampai didepan pintu kamar, tiba-tiba Yeon-bee berbalik menatapnya kesal, dan bertanya sampai kapan.. Dong-hoon tak akan memberitahunya, mengenai pencalonannya menjadi seorang direktur? Kenapa, sebagai seorang istri.. dia tak mendengar info itu dari suaminya secara lansgung dan malah mendengar hal itu dari ibu mertuanya!


Dong-hoon tak bisa bergeming.. padahal tentu alasannya, karena dia tak mau meberikan Yeon-hee sebuah harapan yg palsu.. dia berniat memberitahunya, ketika hasilnya telah keluar.. 


Dalam perjalanannya, mobil yg dikendarai sobatnya Gwang-il.. dihentikan polisi untuk pemeriksaan kadar alkohol yg diminum pengemudi.


Gwang-il memutuskan untuk turun.. beberapa saat hanya diam dan tiba-tiba ponselnya berdering, ada telpon masuk dari Ji-an yg lansgung bertanya, apa yg dikatakan Gwang-il kepada Dong-hoon?

Dengan sinisnya, Gwang-il cerita kalau dia memberitahu Dong-hoon tentang sosok sebenarnya dari seorang Ji-an, yg tak lain hanyalah seorang maling tak tahu diri. Dia kemudian membentak Ji-an, menyebutnya ak berhak untuk jatuh cinta.. karena yg mestinya, dia lakukan hanyalah bekerja supaya bisa meunasi hutang-hutangnya!


Pagi hari, ibu ke kelnteng.. memanjatkan doa-nya untuk Dong-hoon..


Sementara putranya yg lain, yakni Ki-hoon dan Sang-hoon tengah terllibat dalam percekcokan hebat, karena tingkahnya Sang-hoon yg lagi-lagi.. kebablasan membelokkan mobil hingga membuatnya terjungkal untuk kesekian kalinya.


Perdebatan mereka terus memanas tiada hentinya, mereka saling megumpat bahkan sampai jambak-jambakan..


Pertikaian itu lansgung berhenti. Karena tiba-tiba, Yoo-ra muncul dihadapan mereka. Dia bilng.. dia butuh semangat untuk bisa menjalani hari ini dengan lancar, karena sekarang kondisi hatinya sangat gelisah.


Ki-hoon duduk dihadapan Yoo-ra, memberinya semangat... lalu mengatakan, bahwa Yoo-ra terlihat snagat cantik hari ini.

Mendengar kalimat itu, seketika berhasil membuat Yoo-ra kembali bersemangat dan ceria seperti sebelumnya..


Ibu mengunjungi Jung-hee, sambil membawa beberapa bahan masakan. Jung-hee bertanya, ibu barusan pergi kemana?

Ibu tak menjawab, namun Jung-hee mencium aroma dupa.. maka dia bertanya, apakah ibu barusan pergi ke klenteng?


Tanpa perlu mendengar jawaban dari Ibu, Jung-hee sangat yakin kalau ibu memang pergi kesana. Matanya berkaca-kaca, menyebut ibu sangat kejam padanya, karena telah pergi ke tempat ‘bedebah’ itu berada.


Jung-hee menangis dalam kamarnya.. ibu menghampirinya untuk minta maaf. Lantas Jung-hee bertanya, apakah bedebah itu bertanya tentangnya?

Ibu jawab iya.. namun Jun-hee bilang, ibu pasti berbohong padanya~~


Diretur Yoon melaporkan hasil investgasinya terhadap sosok Ji-an, yg katanya punya hubungan khusus dengan Dong-hoon.


Tapi Joon-young menyuruhnya berhenti untuk mengorek informasi. Dengan penuh percaya diri, Joon-young, bilang.. jika mereka bersabar.. maka sebentar lagi, mereka akan berhasil menemukan ‘keborokannya’ Dong-hoon


Di rooftop, para pegawai pria menceritakan kejadian ketika Direktur Yoon tiba-tiba mednekati mereka demi mengorek informasi tentang Dong-hoon.

Kala itu, Deputi Jung keceplosan berbicara mengenai sikap Dong-hoon terhadap Ji-an. tapi Deputi Kim, berniat meluruskan keadaan dengan mengungkap fakta mengenai Ji-an dan Dong-hoon yg hanyalah sebatas tetangga saja.


Dong-hoon menghela nafas panjang.. menyebutkan, bahwa penjelasan Deputi Kim.. justru akan menimbulkan masalah lainnya. Atasan akan mengira, Dong-hoon menerima Ji-an sebagai pegawai kantor, karena dia telah mengenalnya lebih dulu.

“Kalau kita memecatnya dari dulu, masalah ini tak akan terjadi. Lantas, kenapa dulu anda memilihnya? Padahal kudengar, banyak pelamar lain, yg spesifikasinya jauh lebih hebat daripada dia?!”

Sebelumnya, Dong-hoon bilang pada Ji-an.. alasannya adalah karena Ji-an menuliskan ‘lari’ dalam kolom hobi dan keahliannya. Namun pada rekan bawahannya, Dong-hoon bilang.. dia tak tahu alasannya memilih Ji-an, lalu dia minta maaf.. karena telah mengambil keputusan yg salah..


Ji-an yg sedaritadi menguping pembicaraan mereka sepertinya sangat kesal dengan kalimat Dong-hoon. Dia memutuskan untuk pulang kerja.. padahal, belum jam-nya untuk pulang..
Advertisement


EmoticonEmoticon