4/24/2018

SINOPSIS My Mister Episode 8 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 8 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 8 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 9 Part 1

Terdengar sirine polisi mendekat, dan Ji-an mengatakan bahwa dia melaporkan Gwang-il karena telah melihat dia mencuri dompet, tetapi jika dia memberikannya sekarang, dia akan mengambilnya dan pergi. 


Gwang-il tertawa dan memegang dompet Dong-hoon, mengatakan bahwa dia tahu siapa dia sekarang, lalu melemparkannya keluar jendela. 


Ji-an memperingatkan dia untuk tidak mendekati Dong-hoon atau dia benar-benar akan mati. Gwang-il bertanya apakah Ji-an menyukai Dong-hoon, lalu sambil berjalan pergi, Ji-an bilang, "Ya." 


Ji-an meninggalkan dompet di sebuah kafe lalu menuju ke kantor. 


Ji-an duduk di mejanya tanpa mengatakan apa-apa, jadi Dong-hoon bertanya apakah neneknya tidak sehat. Dji-an mengatakan bahwa dia hanya ketiduran,..


Di tengah pekerjaan, Ki-hoon tiba-tiba pergi mengendarapi mobilnya. 


Dia pergi ke apartemen Yoo-ra dan menggedor pintu sampai dibukakakn pintu..


Ketika Yoo-ra keluar, dia lansgung berkata: “Aku akan mengembalikanmu seperti semua! Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan untuk meluruskan kehidupanmu seprti sedia kala? "

Yoo-ra hendak menutup pintu, dia mengatakan bahwa sekarang kondisinya baik-baik saja. Ki-hoon meminta maaf dan mengatakan bahwa dia akan bersikap baik padanya sampai dia sehat kembali, lalu berbalik untuk berjalan pergi. 


Yoo-ra menghentikannya, dia memohon, “Sekali saja, bisakah kamu memelukku sekali sebelum kamu pergi?” 


Ki-hoon kembali dan memeluknya dengan canggung, lalu melarikan diri...


Para eksekutif perusahaan memperdebatkan apakah mereka harus mempromosikan Dong-hoon ke posisi direktur, dengan Direktur Jung berdebat bahwa ia tidak hanya memiliki senioritas atas kandidat lainnya, tetapi juga keterampilan untuk mendukungnya. Direktur Yoon menunjukkan bahwa dia telah ditanyai oleh tim audit dua kali dalam sebulan terakhir, tetapi Direktur Jung mengingatkan semua orang bahwa dia tidak menerima suap itu, dan kenyataannya djebak oleh orang-orang yang merasa terancam olehnya.

Dengan tajam Direktur Jung melotot pada Direktur Yoon ketika dia mengatakan bahwa "orang-orang itu" adalah orang-orang yang sama yang mendapat Dong-hoon diturunkan untuk pemeriksaan keamanan. Direktur Yoon kehilangan kesabarannya dan bersikeras bahwa dia menempatkan Dong-hoon di tim keamanan karena dia sangat berbakat.


Perkataannya seperti bumerang untuknya, karena itu artinya Direktur Yoon mengakui bahwa Dong-hoon memiliki bakat. Direktur Jung mengatakan bahwa bahkan jika mereka mengesampikan insiden yg terjadi belakangan ini, maka Dong-hoon masih menempati urutan pertama di antara kandidat yg lainnya.


Kemudian, Direktur Yoon memberi tahu Joon-young bahwa ia berencana untuk meminta salah satu kandidat mereka meninggalkan perusahaan untuk menghindari pemungutan suara terpecah-belah. 


Joon-young meninggalkan kantor dan mengirim SMS pada Ji-an untuk mengikutinya.


Direktur Park menelpon Dong-hoon untuk memberitahunya bahwa dia harus bersiap menyerang segera setelah Joon-young mengetahui fakta bahwa dia adalah kandidat direktur. Bahkan, dia bilang.. Dong-hooon bisa menghancurkan karir Joon-young dengan tangannya sendiri jika mau.... 


Ketika mereka bertemu, Joon-young bertanya pada Ji-an mengapa dia tidak menggunakan foto ciuman Dong-hoon untuk menghancurkannya, 


Lantas, Ji-an mengatakan bahwa seseorang mengetahui bahwa itu adalah rekayasa. Lanjurnya, Joon-young bertanya bagaimana hubungan Ji-an dengan Dong-hoon sekarang, tapi Ji-an menolak untuk menjawab. 

Joon-young mengatakan bahwa banyak gadis menyukai Dong-hoon (di perguruan tinggi), menanyakan apakah Ji-an ingin berkencan dengan Dong-hoon juga?


Joon-young menyarankan Ji-an memanfaatkan hubungannya dengan Dong-hoon sebagai cara untuk menjatuhkannya. Dia mengatakan kepadanya bahwa semua yang harus dia lakukan adalah berkencan dengan Dong-hoon, dan dia akan terus membayarnya atas hal itu. Dia bahkan memberinya sepuluh juta won di muka, kemudia Ji-an bertanya apakah dia mesti berbuat nekat.. menemui Dong-hoon dalam kondisi ‘telanjang-bulat’ dan tidur dengannya?

Joon-young meminta Ji-an untuk tidak bertindak sejauh itu. karena Dong-hoon akan panik ketakutan padanya. Yang ia inginkan hanyalah bertingkah seakan semuanya kebetulan, seolah-olah mereka memang ditakdirkan untuk bertemu. Sekedar makan dam minum bersama pun, sudah cukup..


Ji-an bertanya dengan nada ragu, apakah makan dan minum bersama.. berarti Dong-hoon menyukainya, dan tanpa ragu, Joonn-young manjwab ‘ya’

Ji-an tampak terkejut, tapi dia mengatakan bahwa semua orang juga melakukan itu (makan bareng) ketika mereka menginginkan sesuatu dari orang lain. 


Joon-young bersikeras mengatakan, bahwa bagi Dong-hoon, itu berarti dia menyukainya. Dia meminta Ji-an untuk bertindak sejauh itu saja, dan sisanya biar dia yg mengurusnya....


Ji-an terus memikirkan obrolannya sepanjang jalan. 


Saat dia menunggu kereta, dia berbalik melihat Dong-hoon berdiri di dekatnya. Dia menatapnya, memikirkan perintah Joon-young untuk mengencaninya, tetapi Dong-hoon tidak meliriknya ballik~~~~
Advertisement

5 komentar

Makin seru ajjaa,,,lanjut min,

Lanjuttt ep 9 ny....., Masa sich Dong Hoon suka sama Ji An??? Buka simpati/ iba??? :) ditunggu sinopsis2 selanjutnyaaa ;) Makasih :)

Kasihan dong hoon, entahlah jian ini disisi baik atau yg buruk,... Makin seru lanjut sinopsisnya unni...

@Ridwan @Ana :Iyanih makin gereget yah ceritanya.. untuk kelanjutkannya, mungin di post hari kamis atau jum'at besok yaaa.

@Aninda : Menurutku, si Dong-hoon gk ada rasa cinta sama Ji-an. Dia mah nganggapnya kayak adek sendiri. Wkwk.. Si Ji-an juga salah persepsi sama perasaannya. Dia kan kelamaan sendiri tanpa sosok pria (bapak/kakak), jadi ketika ada orang yg baik ama dia.. lansgung deh serasa jatuh cinta (?) Tapi gak tahu juga sih kedepannya bakalan gimana.. feeling gk ada loveline diantara mereka sih..

wawawa....terima kasih sinopsisnya...gereget banget nunggu kelanjutannya....


EmoticonEmoticon