4/17/2018

SINOPSIS My Mister Episode 7 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 7 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister Episode 7 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 7 Part 4

Di pagi hari, Ibu memberi tahu Sang-hoon dan Ki-hoon bahwa Ae-ryun, yakni istri Sang-hoon membawakan kimchi untuk ulang tahunnya. 

Ibu kemudian mengoceh bahwa wanita se-usia Ae-ryun membutuhkan uang lebih banyak daripada sebelumnya, maka Sang-hooon perlu bekerja lebih keras lagi.


Ibu menambahkan bahwa dia lebih menyukai Ae-ryun daripada Yeon-hee. Namun, Ki-hoon bermoentar bahwa semua uang yang didapat Ibu dari Dong-hoon berasal dari Yeon-hee. Ibu mendesah kesal, menagaskan bahwa dia membenci siapa pun yg lebih sukses daripada putranya!


Lagi-lagi, Yoo-ra mengunjungi kantornya Ki-hoon secara tiba-tiba. Dia terkesima melihat beberapa kain pel yg tengah dijemur.. 


Karena sudah saatnya untuk bekerja, Ki-hoon dan Sang-hoon pergi.. dan dengan sengaja, dia mengaikan keberadaan Yoo-ra


Dengan wajahnya yg ceria, Yoo-ra bilang dia akan menunggu mereka malam ini di bar Jung-hee, dan Ki-hoon berhenti untuk memerintahnya memanggil Jung-hee “unni”, alih-alih dengan namanya.


Ibu ada di bar Jung-hee, untuk membantunya bersih-bersih. Dari belakang, Jung-hee mnyadari bahwa ibu tengah menangis, setelah melihat pundaknya yg bergetar..


Ibu menjelaskan bahwa dia khawatir pada Dong-hoon yg tak pernah meminta apa pun kepadanya..


Ibu ingin mengembalikan uang yang dikirim Jung-hee saat dia berada di Thailand, tapi Jung-hee bersikeras meminta ibu untuk menyimpannya sebagai bayaran untuk menjaga bar ketika dia pergi. 

Jung-hee mengatakan bahwa Ibu memperlakukannya seperti anak kandungnya sendiri, jadi dia harus menerima uang itu seolah-olah itu berasal dari putrinya.


Joon-young mengunjungi lokasi konstruksi dengan Presdir Jang, disana.. presdir Jang memintanya untuk menceritakan segala hal yg tak diketahuinya, sebelum dia mendengar hal itu dari orang lain.


Akhinya.. Joon-young menceritakan alasan hubungannya dengan Dong-hoon yg kurang baik. Tapi dia tak menceritakan yg sebenarnya.. melainkan cerita yg telah dia karang, supaya seakan dia-lah yg menjadi korban kecemburuan Dong-hoon.. 


Direktur Park tetap memanggil Dong-hoon untuk bertemu dengannya, meskipun sebelumnya dia telah mendapatkan peringatan untuk menjaga jarang dengannya. 

Dia bertanya siapa yang menelpon Joon-young dari telepon umum, tapi Dong-hoon berbohong dengan bilang, bahwa dia tak berhasil menemukan informasi apa pun. Direktur Park tampaknya tidak mempercayainya, maka dia meminta catatan panggilan kembali.


Dong-hoon mengatakan, dia menghancurkan berkas itu karena penyelidikan terhadapnya kemarin. Maka Direktur Park sangat marah,, dan menyuruh Dong-hoon untuk menuliskan nomor telpon umum tersebut.

Dong-hoon mengatakan dia tidak yakin dia masih mengingatnya, tapi dia dengan patuh tetap menuliskan nomor teresbut untuknya. 


Segera setelah dia pulang, Dong-hoon benar-benar menghancurkan berkas riwayat panggilan telpon Joon-young, merobeknya hingga hancur dan membuangnya ke tempat sampah.


Di hotel, Yeon-hee menari-nari sambil mendengarkan salah satu lagu favorit Joon-young lalu meminta dia untuk memainkannya sekali lagi. 


Dia melakukannya, tapi kemudian dia pergi, mengatakan bahwa dipanggil oleh Presdir Jang ke perkemahan..


Namun sebenarnya, dia pergi untuk bertemu dengan Ji-an... Joon-young diperdengarkan rekaman percakapan antara Dong-hon dengan Direktur Park.  

Serta.. rekaman suara Dong-hooon, ketika menelpon pengelola fasilitas umum, untuk meminta telpon umum di depan kantor istrinya untuk dihilangkan saja, dengan alasan banyak anjing yg buang kotoran disana.


Ji-an memberikan selamat kepada Joon-young, yg pastinya kan bebas dari semua skandalnya karena Dong-hoon sendiri yg menutupinya. Lalu JI-an bertanya, apakah ini semua adalah akhir dari rencana busuknya?

Joon-young tak memberikan jawaban yg pasti, namun dia memerintahkan Ji-an untuk tetap merekam percakapan Dong-hoon, dan ketika Ji-an menolak, Joon-young langsung memberinya amplop berisi uang dan mengatakan bahwa dia akan membayarnya sebanyak itu setiap minggu. 


Di bar Jung-hee, para ajusshi terkesima melihat sosok Yoo-ra yg sangat cantik, sitambah lagi.. tingkah Yoo-ra yg secara blak-blakan menyatakan rasa sukanya kepada Ki-hoon dihadapan mereka.

Yoo-ra terus mengatakan, alasannya dia mencintai Ki-hoon, adalah karena dia telah gagal dalam karirnya~


Lalu, Ki-hoon mengatakan pada Yoo-ra bahwa setiap pria di ruangan ini, mereka semua mengalami kegagalan dalam karirnya. Ki-hoon memperingatkan Yoo-ra untuk lebih berhati-hati, ketika menyebutkan kata ‘gagal’ dihadapan mereka..


Yoo-ra kemudian menjelaskan, bahwa manusia hidup dalam rasa takut akan kegagalan, dan fakta bahwa Ki-hoon adalah seseorang yg mengalami kegagalan itulah yg berhasil membuatnya merasa bahagia.. awalnya karena itu, tapi kemudian dia merasa lebih bahagia lagi, karena melihat Ki-hoon bisa melanjutkan hidupkan dengan baik-baik saja, meskipun dia telah gagal. 

Yoo-ra bilang, dia menyukai Ki-hoon yg telah membuatnya sadar, bahwa meskippun gagal.. seseorang masih bisa hidup dengan baik.


Mendengar penjelasan itu, membuat para ajusshi terkesima padanya, seakan melihat sosok Yoo-ra sebagai bidadari di mata mereka~ 
Advertisement


EmoticonEmoticon