4/10/2018

SINOPSIS Misty Episode 15 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 15 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 15 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 15 Part 4

Di ruang berita dia memberitahu Dae Woong tentang istri Kevin Lee yang berdemo. Dae Woong juga mengetahui hal itu, katanya bagian manajemen bisnis sudah beberapa kali menghampirinya dan berusaha membujuknya, tapi dia tidak mau mendengar.


Melalui speaker ponsel, Pak Jang berbicara dengan Reporter Yoon. Pak Jang meminta Reporter Yoon “mendengarkan” apa yang ingin disampaikan oleh Eun Joo. Awalnya Reporter Yoon menolak karena dia sudah tidak bekerja di JBC lagi.
“Karena itu aku meminta bantuanmu. Majalah wanitamu juga pasti akan menyukai ini.”
“Apa yang Anda inginkan?”
“Yang aku inginkan? Aku selalu menginginkan berita. Terima kasih sebelumnya. Sampai nanti.”
Setelah Pak Jang menutup telepon, Reporter Yoon menggerutu kalau Hye Ran mengetahui hal ini dia pasti akan marah.


Seperti permintaan Pak Jang, Reporter Yoon menemui Eun Joo dan memberikan kartu namanya. Dia mengaku sebagai reporter dari sebuah majalah wanita.
“Kamu reporter?”
“Tampaknya ada yang ingin Anda ceritakan. Maukah Anda menceritakannya kepadaku?”


Dari dalam gedung Myung Woo mengawasi Reporter Yoon yang sedang berbicara dengan Eun Joo.


Di sebuah cafe, Reporter Yoon mulai mewawancarai Eun Joo. Awalnya dia bertanya kenapa Eun Joo melakukan protes setelah Hye Ran diputuskan tidak bersalah. Eun Joo menjawab dia harus mempertahankan kebenaran, karena hanya dengan begitu mendiang suaminya bisa beristirahat dengan tenang.
“Apa kebenaran versi Anda?”
“Go Hye Ran membunuh suamiku.”
“Apa alasanmu meyakini itu?”
“Aku memiliki kartu memori kamera dasbor Hye Ran.”
“Maksudmu kartu memori kamera dasbor yang menghilang dari mobilnya? Kalau begitu, kenapa kamu tidak menyerahkannya kepada jaksa sebagai barang bukti?”
“Kang Tae Wook telah memusnahkannya. Dia menghancurkan barang bukti sebagai pengacara.”


Reporter Yoon mulai tertarik dengan Eun Joo, dia bertanya lebih jauh mengenai kartu memori itu apakah menyimpan bukti bahwa Go Hye Ran membunuh Kevin Lee. Eun Joo menjelaskan tidak ada video pembunuhannya, tapi itumenunjukkan  mereka berdua berada di mobil Hye Ran. Menurut Reporter Yoon itu tidak masuk akal, karena bros Hye Ran ditemukan di mobil Kevin Lee sedangkan kartu memori itu menunjukkan mereka berada di mobil Hye Ran. Menurut Eun Joo, Hye Ran pasti menjatuhkan kartu memori itu seaat berpindah ke mobil suaminya. Atau bisa jadi ada yang sengaja menjatuhkannya.
“Apa Pengacara Kang... Maksudku, Pengacara Kang Tae Wook. Bisa jelaskan dengan detail bagaimana dia memusnahkan kartu memori itu?” Eun Joo diam sesaat sebelum menjawab pertanyaan Reporter Yoon.


Hye Ran terbangun karena ada telepon dari Reporter Yoon. Dia menghawatirkan Hye Ran dan bertanya keadaannya, dan juga ingin bertemu Hye Ran karena ada yang perlu dikatakannya.


Setelah selesai berbicara dengan Hye Ran, ada seorang pria misterius yang mengetuk kaca mobilnya. Reporter Yoon belum sempat berekasi, pria itu memukul kaca mobil dengan sebuah palu besar.


Di kantornya, Kang Tae Wook mendapat laporan dari Pak Jung kalau dia melihat Detektif Kang tadi pagi.


Pak Jang menceritakan Detektif Kang menemui petugas keamanan gedung di area parkir.
“Anda bekerja malam tanggal 18? Anda ingat kapan pengacara Kang kembali ke kantornya?”
“Saat itu salju turun dengan lebat. Entahlah. Aku tidak ingat.”


Pak Jang merasa kesal, karena sebelumnya Detektif Kang terus “mengganggu” Go Hye Ran dan sekarang dia mengincarmu Kang Tae Wook. 
“Kenapa dia terus bersikeras itu pembunuhan, padahal kecelakaan? Tidak ada konspirasi di sini, bukan?”
“Tidak usah memikirkan dia. Lebih baik fokus saja pada pekerjaan kita.” Ucap Tae Wook dengan bijak.


Hye Ran sedang menunggu Reporter Yoon yang belum datang juga. Hye Ran lalu meneleponnya, tapi yang berbicara adalah petugas rumah sakit.


Hye Ran berlari menuju ruang ICU, tapi Pak Jang datang dan melarang Hye Ran masuk karena Reporter Yoon sedang tidak sadarkan diri dan tidak bisa dibesuk.


Pak Jang mengajak Hye Ran menjauh dari ruang ICU dan memberitahunya kalau menurut polisi Reporter Yoon dirampok, tapi tidak ada barang yang hilang.
“Omong-omong, dia mengatakan sesuatu kepadamu di telepon?”
“Katanya ada yang ingin dibicarakan, jadi, dia hendak ke rumahku. Itu saja. Kenapa? Anda tahu sesuatu, Pak?”
Pak Jang memberitahu kalau Reporter Yoon baru saja menemui Seo Eun Joo. Hye Ran terkejut mendengarnya, untuk apa dia menemui Seo Eun Joo. Pak Jang mengatakan dia yang memintanya menemui Eun Joo karena dia berdemo di depan kantor setiap hari sambil mengatakan Hye Ran lah yang membunuh suaminya.
“Kurasa harus ada yang mendengarkan ceritanya, jadi...”
“Dari begitu banyak orang, kenapa meminta kepadanya?” Hye Ran mulai meninggikan suaranya.
“Orang yang memihakmu harus turun tangan agar dia tahu yang harus disembunyikan dan yang harus diungkap.”
“Sudah kutunjukkan segalanya. Aku sudah berkata jujur. Apa yang ingin Anda ketahui? Apa lagi yang ingin Anda cari? Anda bersikap seakan-akan membelaku, tapi apa Anda berpikir aku membunuh Lee Jae Young? Itukah alasan Anda mengutus Reporter Yoon untuk mendengarkan cerita Eun Joo? Anda membuatku marah saat ini.”
“Sebenarnya, Detektif Kang Ki Joon mengunjungi stasiun penyiaran semalam. Dia tahu Kang Tae Wook mengunjungi stasiun penyiaran di hari kamu menemui Kevin Lee.”


Hye Ran mengingat kembali saat Tae Wook datang menemuinya dan menumpahkan isi hatinya.
“Apa kamu melihat usahaku bertahan dan betapa putus asanya aku berusaha memahamimu?”
Hye Ran tercengang mendengar ucapan suaminya.


Sebelum kejadian penyerangan Reporter Yoon, Detektif Kang menemui Pak Jang.
“Setelah membuang Go Hye Ran dari daftar tersangka, aku berusaha menebak tersangka utamanya.”
“Maksudmu suaminya Go Hye Ran?”
“Bagaimana jika dia melihat istrinya hendak menemui pria lain saat mengunjungi stasiun penyiaran untuk menemui istrinya? Bagaimana jika dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Go Hye Ran dan Kevin Lee bertemu diam-diam? Setelah itu, Kevin Lee ditemukan tewas keesokan harinya. Jika Go Hye Ran bukan pelakunya, siapa yang akan menjadi tersangka utamanya?”


Hye Ran sudah menjadi sangat marah, dia mendengar hal itu tidak masuk akal karena menurutnya Tae Wook bukan orang seperti itu.
“Tidak ada orang yang tidak pernah punya niat jahat. Orang-orang yang tampak mustahil melakukan keburukan biasanya lebih egois dan mampu menjalankan niat buruk demi diri mereka sendiri. Kamu yang paling tahu. Kamu yang mengungkap dan meliput orang-orang semacam itu di acara beritamu. Bagaimana jika... Aku tidak mau memikirkan hal ini, tapi jika Kang Tae Wook benar-benar membunuh...”
“Pak Jang! Anda ingin putus hubungan denganku? Jika Anda mengatakannya lagi, aku tidak akan mau menemui Anda lagi. Aku tidak akan memperlakukan Anda sebagai manusia.” Hye Ran pergi begitu saja tanpa mau mendengarkan penjelasan Pak Jang.


Hye Ran menemui Eun Joo yang masih berdemo, dia menarik tangan Eun Joo dengan kasar untuk mengajaknya pergi dan berbicara. Eun Joo menyentakkan tangan Hya Ran dan kembali berdiri mematung karena tidak ada yang perlu dibicarakan lagi.
“Kamu bilang apa kepada Reporter Yoon?!”
“Kenapa kamu ingin tahu?”
“Setelah berpamitan denganmu, dia diserang saat hendak menemuiku. Dia belum siuman di rumah sakit. Kamu tahu itu?! Kamu bilang apa kepadanya?! Apa yang kamu katakan??”
“Kang Tae Wook. Suamimu. Aku membicarakan suamimu dan yang kusaksikan di video kamera dasbor itu. Sejujurnya, kukira kamu membunuh Jae Young. Kukira dia menghapus videonya karena itu. Hanya untuk melindungimu. Tapi Reporter Yoon tampaknya punya pendapat berbeda.”
Advertisement


EmoticonEmoticon