4/17/2018

SINOPSIS Live Episode 10 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Live Episode 10 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Live Episode 10 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Live Episode 10 Part 4

Nam Il dan Jung Oh menerima laporan tentang anak hilang dan kejadian telah berlalu selama 40 menit.


“Seul Gi, bagaimana ini?” isak seorang wanita yang tampaknya adalah ibu korban. Jung Oh berusaha menenangkannya. “Seul Gi!” Jung Oh membantunya berdiri.


“Di mana Seul Gi-ku?” kata wanita lain yang datang kemudian.


Wanita 1 langsung memukul kepalanya dan menjambak rambutnya. Wanita 1 menuduh wanita 2 telah menculik anaknya. Jung Oh dan Nam Il berusaha melerai mereka. “Kau bilang dia merepotkan, jadi kau meninggalkannya bersamaku. Kembalikan dia!” kata wanita 1.


Beberapa orang mulai berkumpul dan terlihat ada seorang pemulung yang sekilas memperhatikan kejadian itu.


Myung Ho menunjukkan rekaman dari kamera interkom bahwa Seul Gi turun dari bus sekolah jam 1.15 siang. Supir dan lima anak lainnya bersaksi bahwa mereka melihat Seul Gi turun dari bus dan membunyikan bel pintu dan bicara dengan ibunya.


“Pintunya terbuka, lalu tertutup. Berarti ibunya membiarkannya masuk. Oh masih ada lagi. Ini rekman CCTV dari lorong,” kata Han Pyo.


“Saat anak itu tidak masuk rumah dalam 5 menit, ibunya langsung keluar untuk mencarinya. Dia mencari di lantai kamarnya selama 40 menit. Saat anaknya tidak bisa ditemukan, barulah dia menelepon Polisi.”


Jang Mi menanyakan rekaman CCTV lainnya di apartemen itu. Myung Ho bilang ada 12, tapi 2 diantaranya rusak. Ia sudah melihat rekaman lainnya, tapi tidak melihat Seul Gi.


Jang Mi memperhatikan foto yang ada di apartemen itu. “Apa Jung Oh yang menganalisis profilnya?” tanya Jang Mi. Myung Ho mengiyakan.


Nam Il bertanya apakah Seul Gi suka bermain dengan anak-anak lain di kompleks rumahnya.


“Entahlah. Dia tidak pernah cerita tentang teman-temannya,” kata seorang pria yang berusaha menenangkan wanita 1.


“Bicaralah,” kata Jang Mi di ponselnya. Dia sedang memeriksa kamar korban.


Jung Oh bilang Seul Gi punya ibu kandung tinggal terpisah (wanita 2) dan dia dibesarkan oleh orang tua angkatnya. Ia bilang ibu kandung dan angkat Seul Gi bertetangga selama 5-6 tahun dan hampir seperti kakak beradik.


“Ibu kandung akan menikah, tapi calon suaminya tidak mau menerima Seul Gi. Jadi orang tua angkat yang mandul meminta agar bisa mengadopsi Seul Gi. Anak itu sudah bersama orang tua angkatnya selama 3 bulan. Dan orang tua angkat meminta si ibu kandung untuk pindah rumah setelah menikah,” kata Jung Oh.


Jang Mi menanyakan siapa wali sah Seul Gi saat ini. Jung Oh bilang Pengadilan Keluarga sedang menangani kasus itu dan ibu kandung masih punya hak asuh resmi secara hukum.


“Tapi anehnya, aku mencoba menganalisis profil si anak. Orang tua angkat hanya bisa menebak tinggi, berat dan pakaiannya. Mereka tidak yakin. Tidak ada foto anak itu di ponsel mereka. Dan si ibu angkat punya masalah kecemasan dan mudah marah. Dia baru saja berhenti menjalani perawatan,” lanjut Jung Oh.


Jang Mi masih memerika apartemen korban dan mendengarkan Jung Oh bahwa penjaga keamanan apartemen bilang ibu angkat sering sakit dan meninggalkan Seul Gi sendirian. Jang Mi mengingatkan bahwa Jung Oh harus teliti karena 71% kekerasan dilakukan oleh orang tua kandung.


Jang Mi lalu menemukan leaflet berjudul ‘Cara Anak Menjadi Pemimpin’ dengan seorang Instruktur bernama Kim Yeong Gun. “Ini ayah si anak,” kata Myung Ho yang kemudian datang. Jang Mi meminta Jung Oh menghubungi Detektif Jang untuk memeriksa riyawat kriminal orang tua angkat. Jang Mi menghubungi semua tim dan memerintahkan pencarian menyeluruh.


Sementara itu, beberapa Polisi sedang menyisir wilayah kaki gunung. Sam Bo dan Hye Ri memeriksa area terdekat apartemen korban.


Detektif Jang dan Jo juga datang ke sekolah korban.


Jang Mi mengatakan bahwa dalam kasus penculikan, jika tersangka tidak meminta uang tebusan dalam tiga jam, maka kemungkinan korban akan ditemukan dalam keadaan mati.


Hye Ri mendengar pelajar membicarakan tentang Man Yong yang mengajak orang lain memukul Polisi dan memaksa mereka melenyapkan semua bukti. Pelajar perempuan bilang ibunya akan membunuhnya, jika mengetahui perbuatannya itu.


“Hei, kita kan tidak memukuli Polisi. Kita juga tidak menampar mereka. Siapa peduli? Yang penting kita mendapat uang,” kata pelajar laki-laki. Hye Ri lalu menghadang dan mengenali kalau mereka adalah pelajar yang merokok tempo hari.


Sam Bo ikut menghampiri 2 pelajar itu dan meminta mereka mengatakan pada Man Yong, bahwa dia pasti akan menemukan bukti perbuatan Man Yong malam itu. Kedua pelajar bilang mereka tidak tahu apa-apa. Sam Bo bilang teman Man Yong hari itu lebih muda dan berusaha mengenali wajah pria yang sempat ia buka helmnya. Kedua pelajar itu memaksa pergi.


Sam Bo lalu pergi ke arah datangnya kedua pelajar itu dan menemukan tas. Di dalamnya, Sam Bo menemukan spray merica yang waktu itu disemprotkan ke wajahnya. Sam Bo meminta Hye Ri membawa semua barang itu ke mobil patroli.


Hye Ri bilang seharusnya Sam Bo menceritakan hal itu kepada rekan yang lain. Tapi, Sam Bo bilang itu adalah urusan pribadi. Ia kemudian melanjutkan mencari Seul Gi. Hye Ri lalu menerima telepon dari Park Seo Jin, adik dari orang yang melukai pelipis Sang Soo.


“Dengar-dengar, kau baru saja bertemu dengan si cewek perundung. Aku pernah membual padanya kalau aku berteman dengan Polwan. Dia bertanya apa Polwan itu kau, dan aku jawab iya. Cobalah lihat ponselmu,” kata Seo Jin.


Seo Jin mengirimkan video ketika Sam Bo dipukuli. Ia kemudian menatap Sam Bo dengan sedih.


Hye Ri mendengarkan penjelasan Seo Jin lagi. “Katanya si Man Yong mengirim rekaman itu ke semua anteknya dengan peringatan kalau mereka juga akan dipukuli seperti itu jika mereka mengkhianatinya. Si cewek perundung itu memperlihatkan rekaman itu padaku dan menyuruhku merahasiakannya.”


Sang Soo datang ke area Hye Ri dan berharap ia tidak menemukan Seul Gi disana. Hye Ri kemudian mengirimkan video itu kepada Yang Chon.


Yang Chon menonton video itu, lalu menatap Sam Bo yang masih sibuk mencari Seul Gi. Ia kemudian mengirimkan video itu pada Han Sol.


Nenek pemulung yang sebelumnya terlihat di area apartemen Seul Gi, muncul di area pencarian Sam Bo.


Kantor Divisi melaporkan bahwa Seul Gi sudah hilang selama 3 jam 15 menit setelah dilaporkan hilang. Mereka meminta pencarian dihentikan. Sang Soo terkejut. “Walau pencarian berakhir, investigasi akan berlanjut. Kita lihat saja nanti,” kata Yang Chon menginformasikan.


“Ya, Dokter Han. Aku akan baik-baik saja kan? Tentu saja. Aku juga manusia. ‘Bangku berdarah’ juga membuatku takut,” kata Han Sol dengan cemas. “Baiklah, kalau begitu. Sampai jumpa di klinik beberapa hari lagi. Terima kasih.” Han Sol lalu melihat video yang dikirimkan Yang Chon. 


Ibu kandung dan orang tua angkat dibawa dengan mobil patroli terpisah.


Nam Il bilang ia merasa curiga dengan orang tua angkatnya, yang bahkan sudah membatalkan adopsi padahal Seul Gi belum ditemukan. Min Seok datang dan memberitahu bahwa seluruh mentor dipanggil untuk rapat.


Jung Oh menghubungi Jang Mi dan menanyakan penyelidikan terbuka.


Jang Mi bilang penyelidikan terbuka baru bisa dilakukan jika mereka memiliki bukti definitif penculikan setelah tiga jam pertama atau telah ditemukan mayat. Mereka tidak bisa melakukannya untuk kasus itu, tapi ia akan mengusahakan agar kasus itu tetap berjalan selama 24 jam, setelah itu Komisi Kepolisian yang akan menentukan apakah kasus itu akan diabaika atau dilakukan penyelidikikan terbuka.


Detektif Jang datang dan membawakan riwayat kriminal orang tua angkat Seul Gi 20 tahun silam. Ia bilang 7 tahun lalu sebelum menjadi dosen, ayah angkatnya mengajar di SMP dan mencabuli salah satu muridnya, lalu dihukum 2 tahun masa percobaan. Jung Oh mengerti.


Seong Jae datang dan meminta Jung Oh serta para bawahan datang ke ruang makan.


Jang Mi bilang ia akan meminta Han Sol agar Jung Oh bisa fokus pada kasus Seul Gi selama 24 jam ini. Jung Oh bilang ia akan menulis surat permohonan untuk menangani kasus itu, lalu menutup ponsenya dan pergi ke ruang makan menyusul Seong Jae. 


Jung Oh: “Hye Ri dimana?”
Sang Soo: “Dia pasti datang.”
Jung Oh: “Para mentor?”
Sang Soo: “Mereka sedang rapat, tanpa sepengetahuan Tim 2.”


Jung Oh bertanya ada masalah apa, tapi yang lain diam saja.


Hye Ri mengatakan bahwa tidak ada CCTV di TKP pemukulan Sam Bo. Ia mengajak Sam Bo kembali ke kantor, karena yang lain juga pasti sudah tahu tentang penyerangan itu. Hye Ri mengaku bahwa dia yang memberitahu mereka dan memperbolehkan Sam Bo membencinya. Ia tahu itu memalukan, tapi menurutnya, Sam Bo tidak bisa mengatasi itu sendirian. Sam Bo hanya bisa menghela napasnya dan terpaksa masuk ke mobil untuk kembali ke kantor.


Advertisement


EmoticonEmoticon