3/27/2018

SINOPSIS My Mister Episode 1 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Mister Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA  || SINOPSIS My Mister
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Mister Episode 1 Part 2

Di sebuah kantor kontruksi, suasana sangat hening.. karena semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.


Hingga tiba-tiba, salah seorang pegawai.. heboh sendiri, karena ada tawon besar yg terbang disekitarnya. Pegawai lainnya, langsung berdiri untuk membantunya membunuh lebah itu..


Namun ada satu orang pegawai, yg responnya datar saja, namanya Lee Ji-an (IU). Padahal tiba-tiba, lebah itu hinggap di lengan bajunya.. tapi dia sibuk sendiri, menyelesaikan pekerjaannya.

Park Dong-hoon (Lee Sun-kyun), yg merupakan manajer departemen ini, tak ingin membunuh lebah itu.. maka dia sangat berhati-hai untuk menangkapanya.


Namun dengan cara yg sangat dingin, Ji-an membunuh tawon itu dengan cara memukulnya dengan buku, kemudian langsung membuangnya ke tempat sampah.. 


Masalah selesai.. seluruh pegawai kembali duduk di tempatnya masing-masing. Tetapi, melihat sikap manajernya, yg mereka anggap ‘tidak tega’ membunuh hewan, menjadi bahan candaan beberapa pegawai pria.

Yang satu bilang.. dirinya sering membunuh ayam, yg satunya lagi bilang, kalau dirinya pernah membunuh kelinci dengan cara yg lumayan ‘sadis’


Seakan tak mau kalah, Dong-hon lalu mengungkapkan, bahwa dirinya pernah membunuh babi..

“Bohong.. mana mungkin membunuh babi, kalau membunuh serangga saja tidak tega..”

“Justru, karena tak tega... membunuh seranggapun akan membuatmu merasa bersalah..”

“Terus membunuh babi tidak membuat Anda merasa bersalah?”

“Aku tidak tahu karena aku masih muda dulu”

“Bagaimana Anda membunuh babi itu jika kau masih semuda itu?”


“Dua saudaraku dan aku memegang babi itu. Kemudian, ayahku memotong kepalanya. Kemudian, ibuku bergegas taruh ember di bawah lehernya. Lalu mulailah darah bercucuran...” jelasnya, sembari mem-praktekannya 


“Kalian! Kerjanya hanya bercanda saja! Apa kalian tahu berapa uang yang kalian hasilkan per menit? 500 won!!! Tidak bisakah kalian mendengar suara uang yang jatuh sia-sia, menit per menit? Padahal kondisi perusahaan kita lagi sulit-sulitnya!” bentak Direktur Yon yg kebetulan berjalan melewati tempat mereka berada


Ji-an membagikan surat yg tertumpuk di meja. Tanpa dia sadari, dia memberikan sebuah surat kepada orang yg salah... disana tertulis nama ‘Direktur Park Dong-woon’, tapi dia malah menyimpannya di tumpukan surat untuk Manajer Park Dong-hoon.


Dong-hoon menyadari hal itu, maka dia berniat mengembalikannya pada Ji-an. Tapi dari kejauhan, dia melihat Ji-an yg telah bersiap untuk pulang.. mengambil (lebih tepatnya mencuri?) beberapa bungkus kopi dari pantry, lalu berjalan pergi begitu saja..


Berpindah ke ruang CCTV, ada Direktur Park Dong-woon yg tengah sibuk memantau keadaan seisi kantor. Matanya sangat jeli, sampai-sampai dia sempat membaca sms Direktur Yoon yg tengah berada di dalam lift.


Kurang lebih,isi pesannya begini: 

‘CEO ingin minum dengan Anda, tapi kenapa Anda tidak merespon?’

‘Karena ada banyak orang yang melihat. Jika dia punya alasan cukup bagus untuk  minum-minum.. maka, aku akan bertemu dengannya’


Kemudian, Direktur Park menemui Direktur Eksekutif Wang dan Direktur Jung, yg ternyata merupakan penerima dari pesan barusan.

Direktur Jung, membela diri dengan berkata: “Aku hanya ingin tahu bagaimana reaksi mereka. Anda benar-benar mengira aku akan memihak mereka?”


Entah rencana apa yg tengah mereka buat, yg jelas mereka menyuruh Direktur Jung untuk ‘berlibur’ ke Amerika sekitar sebulan atau lebih, “Jangan khawatir. Pekerjaanmu masih ada, saat kau kembali lagi” jelasnya


Sepertinya, Direktur Eksekutif Wang sangat membenci sosok Do Jung-young yg sekarang menduduki posisi CEO perusahaan: “Do Joon Young, bajingan itu. Seseorang yang seharusnya menjadi sekretarisku, sekarang jadi CEO. Tapi tingkahnya, makin lama... makin menyebalkan!”


Menemui Jung-yeon, Direktur Park menginformasikan kepergian Direktur Jung, yg katanya tiba-tiba ingin berlibur ke Amerika tanpa memberitahukan alasan yg jelas..


Beberapa pegawai, harus menunggu lift berikutnya karena yg sekarang jalan.. dinaiki oleh CEO mereka. para pegawai menyapanya, namun Jung-yeon bersikap acuh.. mengabaikannya begitu saja..


Hal tersebut, menajdi bahan gunjingan. Karena meskipun posisinya sebagai CEO, duunya Jung-yeon adalah junior Dong-hoon semasa kuliah.. setidaknya, dia bisa membalas sapaannya, cukup itu saja..


Dong-hoon melihat rekening tabungannya, tapi tak menarik sepeser pun uang dari sana. 


Namun, tanpa sepengetahuan adiknya yg bernama Gi-hoon.. dia memberikan amplop berisi uang untuk Sang-hoon, yakni kakaknya yg sebentar lagi, akan menggelar resepsi pernikahan untuk putrinya, “Simpan saja ini. Istriku memberikannya padaku, karena dia tidak bisa datang ke pernikahan”


“Kenapa istrimu tidak datang?”

“Dia mau dinas”

“Dia 'kan pengacara. Dinas apaan? Apa benar dia mau dinas?”

“Jika dia bilang begitu, berarti benar..”


Tapi ternyata.. Kang Yeon-hee (Lee Ji-ah), yg merupakan istrinya Dong-hoon, tidak berangkat dinas, melainkan menghabiskan waktunya dengan selingkkuhannya, yg tak lain adalah Do Jung-yeon..

Hubungan terlarang itu sangat dirahasiakan.. karena statusnya masing-masing. Terutama, karena sebentar lagi pemilihan CEO berikutnya diadakan, maka untuk mempertahankan posisinya, Jung-yeon harus menjaga reputasinya, supaya takkan ada yg bisa menjatuhkannya..


Sebagai seorang wanita, Yeon-hee bersikap sangat posesif. Dia tak bisa menahan rindunya.. tapi Jung-yeon bersikap tenang, dia memeluknya.. mencoba untuk menenangkannya.


Kaka-beradik Park.. menghabiskan waktunya, mengobrol sambil minum alkohol di sebuah bar. Para ajusshi ini, mendengarkan celotehan Sang-hoon yg katanya mau memberi ide skenario untuk Gi-hoon yg memang bermimpi untuk bekerja di bidang itu.


Setelah didengar... ternyata, dia hanya menceritakan kisahnya sendiri. Tapi dengan sangat yakinnya, dia mengatakan bahwa dilm tentang ajushi sedang tren, dan pastinya akan disukai banyak penonton..


“Film semcam itu, gak bakalan laris..” komen Gi-hoon
Advertisement


EmoticonEmoticon