3/03/2018

SINOPSIS Misty Episode 9 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 9 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 9 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 9 Part 3

Jaksa Byun menginterogasi Hye Ran, dia bertanya Hye Ran menemui Kevin Lee sendirian sementara dia adalah suami temannya sendiri. Hye Ran hanya diam karena teringat foto-foto skandalnya dengan Kevin Lee yang ditemukannya di mobil.


Dengan ekspresi menghina, Jaksa Byun bertanya apakah Hye Ran kesepian karena gosip mengatakan Hye Ran dan Tae Wook hidup terpisah. Dan senang bertemu Kevin Lee yang kriterianya menarik bagi Hye Ran. Jaksa Byun juga menertawakan Kang Tae Wook yang hidup dengan bersembunyi hari lampu sorot di dunia hukum. Hye Ran kemudian membentak Jaksa Byun.

“Kau pikir apa yang sedang kau lakukan?!!”
“Aku sedang menginterogasi. Jadi jawablah.”
Secara bersamaan Hye Ran berteriak agak Jaksa Byun diam, Jaksa Byun memukul meja dan berteriak apakah Hye Ran tidur dengan Kevin Lee.


Sudah satu jam Tae Wook menunggu CEO Kang. Seorang wanita mengatakan CEO Kang tidak bisa ditemui karena hari ini jadwalnya sudah penuh. Tapi CEO Kang keluar dari ruangannya dan memanggil Tae Wook.


CEO Kang mengatakan dia hanya punya waktu lima menit. Tae Wook dengan tidak sabar bertanya apa yang harus dilakukannya agar Hye Ran keluar. CEO Kang dengan santai mengatakan dia sudah mengirim seseorang saat Tae Wook tidak bisa dihubungi.


Seorang pria paruh baya membuat Hye Ran cemas dan meragukannya, karena dia terus mencari sesuatu dari dalam tasnya dan penampilannya tidak meyakinkan. Hye Ran semakin meragukannyan kalau pria itu dari firma hukum Kangyool. Setelah dia menemukan dokumen dari dalam tas, dia tertawa dan mengatakan sebenarnya baru tiga puluh menit yang lalu dia ditunjuk untuk membela Hye Ran. Karena itu dia minta waktu untu membaca dikumennya di luar karena dia belum memahaminya.


Penyitaan juga dilakukan di kantor JCB. Mereka mengambil barang-barang dari meja Hye Ran termasuk dokumen Kanghae dan Hwanil. Sementara itu Han Ji Won mengirim pesan pada Ki Suk untuk menanyakan video liputan Kanghae Konstruksi dan Hwanil Steel.


Dae Woong berdebat dengan petugas yang menanyakan letak ruang editing. Dae Woong merasa hanya karena Hye Ran, kantor berita jadi digeledah dan itu adalah penekanan terhadap media.


Kwak Ki Suk dengan cemas menunggu file video yang dipindahkan ke dalam flashdisk.


Han Ji Won menawarkan dirinya akan mengantarkan petugas ke ruang editing. Dia mengajak mereka ke lantai 15, tapi dia berpura-pura lupa kalau ruang editing sudah pindah ke lantai 7.


Di lantai 7 Han Ji Won membuak ruangan satu persatu untuk mencari ruang editing. Petugas bertanya apa dia benar-benar tahu di mana ruang editing. Han Ji Won menjawab dia baru saja mendapat tugas keluar kota jadi tidak tahu letaknya yang sekarang.


Han Ji Won dikejutkan oleh Pak Jang yang muncul di depannya. Pak Jang meminta petugas itu ikut dengannya ke ruang editing.


Pak Jang mengantar mereka ke ruang editing yang benar. Kwak Ki Suk diminta keluar dan barang-barang dari ruangan itu dikosngkan termasuk PC yang digunakan oleh Ki Suk. Di luar ruangan, secara diam-diam Ki Suk memberikan flashdisk kepada Han Ji Won.


Saat Han Ji Won akan pergi, Pak Jang mencegatnya dan meminta flashdisk itu. dengan berat hati Han Ji Won menyerahkannya.


Reporter Yoon mengatakan pada Tae Wook kalau Hye Ran hanya dijebak terkait pemberitaan Kanghae dan Hwanil. Dia meminta Tae Wook tidak benar-benar berpikir kalau Hye Ran membunuh Kevin Lee. Dia sendiri pernah mengalami pada tahun 2013 dipecat karena memberitakan kasus yang mirip.


Kang Tae Wook kembali ke kantornya dan melihat siaran News Nine, ucapan reporter Yoon benar. Tidak ada berita tentang Hwanil dan Kanghae sama sekali. Reporter Yoon sudah memprediksi, Hye Ran mengatakan dengan jelas akan melaporkan lebih lanjut tentang Hwanil dan Kanghae, berita itu tidak akan sedikitpun dibahas pada beita hari ini.

Tae Wook lalu menelpon Han Myung Woo untuk memintanya melaporkan apa yang dilakukan Jaksa Byun, di mana, kapan, dan bertemu dengan siapa.


Jaksa Byun kembali menginterogasi Hye Ran. Dia bertanya kapan pertama kali dia bertemu Kevin Lee, Hye Ran menjawab tidak sengaja bertemu di bandara. Jaksa Byun mengatakan pernyataan Hye Ran tidak sama dengan yang dikatakan Eun Joo.

“Eun Joo keliru. Aku memintanya sebagai teman. Mendapat wawancara eksklusif Kevin Lee pada saat itu adalah hal yang sangat penting bagiku. Saat itu adalah pengambilan gambar untuk previem “Human Pilot”. Itu hanya imajinasi dan spekulasi Eun Joo. Apa kau punya bukti dia melihatnya? Bukankah dia hanya menyalahkan seseorang? Aku hanya membantu Hye Ran setelah dia sendirian. Aku tidak pernah meneleponnya.”


Sebelumnya, jaksa Byun sudah meminta kesaksian dari Eun Joo.

“Mereka berdua sudah berkencan sejak lama. Aku... baru mengetahuinya. Ku pikir Hye Ran sudha merencanakannya dari awal. Fakta bahwa dia menunggu di bandara, dan meminta ijinku di pemakaman ibunya untuk bertemu suamiku. Seharusnya... dia tidak pernah melakukan itu sebagi teman. Dan juga mereka bahkan pergi ke Thailand dan menggunakan alasan pekerjaan. Mereka mungkin merencanakan saling bertemu lagi, dan memiliki waktu untuk mereka berdua. Aku sangat bodoh.... mengikuti mereka.”

Saat Jaksa Byun bertanya apakah dia mempunya bukti skandal Kevin Lee dan Hye Ram, Eun Joo teringat foto-foto yang ditunjukkan Hye Ran lalu mengatakan matanya adalah buktinya.

“Dia bilang suamiku mengancamnya... Dia bilang suamiku mengganggunya dengan hal yang terjadi sepuluh tahun lalu. Kemudian... dia memohon padaku untuk kembali ke AS. Dialah yang menelepon suamiku malam itu.”


Detektif Kang bertanya tentang riwayat panggilan Kevin Lee, juniornya mengatakan telepon terakhir dari kantor JCB. Dia lalu meminta daftar nama orang yang berada di kantor JCB pada saat kecelakaan.
Advertisement


EmoticonEmoticon