3/27/2018

SINOPSIS Misty Episode 12 PART 4

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 12 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 12 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 13 Part 1

Hye Ran bertanya pada Detektif Kang kenapa dia datang.
“Kamu mengenal Baek Dong Hyun? Belakangan, dia tidak bisa dihubungi. Semalam, dia menelepon Seo Eun Joo untuk kali terakhir.”
“Lalu?”
“Aku kemari untuk melindungimu andai Baek Dong Hyun membahayakan nyawamu. Kamu ada persidangan penting hari ini. Jangan sampai terjadi hal seperti itu.”
“Itu tidak perlu. Seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja.”
“Jika Baek Dong Hyun menemuimu...”


Hye Ran menyela pembicaraannya dengan Detektif Kang karena Tae Wook meneleponnya. Tapi yang berbicara dari ponsel Tae Wook adalah Myung Woo.
“Myung Woo? Kenapa kamu meneleponku?”
“Tae Wook terluka. Kamu harus segera ke rumah sakit.”


Hye Ran mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, Detektif Kang mengikutinya dari belakang.


Hye Ran sampai di rumah sakit, dia semakin panik karena mencari Tae Wook di IGD dan tidak menemukannya.


Saat sedang menyusuri ruangan, Tae Wook muncul mengejutkan Hye Ran. 
“Kamu... Kamu baik-baik saja? Kamu baik-baik saja?”
Hye Ran sangat ketakutan lalu memeluk Tae Wook.
“Ya, maafkan aku.”
“Astaga. Sayang.”
“Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja, Hye Ran.”


Myung Woo mengamati Tae Wook dan Hye Ran dari kejauhan. Saat Baek Dong Hyun menyerang Tae Wook, Myung Woo datang lalu menghantam Baek Dong Hyun dari belakang.


Myung Woo berjalan keluar dari rumah sakit sambil berkata dalam hati.
“Berakhir sudah. Semua sudah berakhir.”


Detektif Kang berpapasan dengan Myung Woo dan masih mengenalinya. Dia memanggil Myung Woo tapi Myung Woo hanya menoleh lalu pergi. Detektif Kang masih ingat 19 tahun lalu saat dia berada di TKP pembunuhan ahjussi pemilik toko perhiasa. Saat itu Myung Woo mengakui kalau dia yang membunuhnya. Sementara itu dia bertemu dengan Hye Ran yang mengatakan tida tahu apa-apa soal itu.


Detektif Kang mengikuti Myung Woo tapi kehilangan jejaknya. Tiba-tiba dia teringat ucapan Tae Wook pada Eun Joo malam itu “Kamu pikir aku akan kalah di persidangan?”
Dan juga pernyataan Hye Ran saat diinterogasi olehnya “Aku tidak akan menjawab pertanyaan itu.”
Berbagai kejadian itu membuatnya merasa gila.


Detektif Kang menghubungi juniornya untuk mencari tahu kapan Myung Woo dibebaskan.
“Omong-omong, bukankah seharusnya Anda di pengadilan? Persidangan Go Hye Ran hari ini.”
“Aku menuju ke sana.”


Tae Wook dan Hye Ran tiba di pengadilan dan diserbu oleh para wartawan yang menghujani pertanyaan. Hye Ran tidak mengatakan apapun, Tae Wook melindunginya saat masuk ke gedung pengadilan.


Ruang sidang sudah dipenuhi oleh orang-orang, diantaranya Eun Joo, Pak Jung asisten Tae Wook, Kwak Ki Suk, Han Ji won, dan Reporter Yoon. Hakim Ketua membuka sidang lalu meminta Jaksa Penuntut untuk membacakan dakwaannya.

“Menurut pernyataan terdakwa, Terdakwa Go Hye Ran dan korban, Kevin Lee, bertemu secara pribadi tepat sebelum korban dibunuh. Lalu dalam mobil korban, sebuah bros, yang dipakai terdakwa pada hari itu, ditemukan. Menurut keluarga korban, terdakwa dan korban sempat berhubungan lama. Kami juga menemukan bukti tidak langsung bahwa korban mengancam terdakwa dengan masa lalu mereka. Maka kejaksaan yakin bahwa Terdakwa Go Hye Ran membunuh Kevin Lee dan membuatnya seolah-olah itu kecelakaan mobil demi menutupi perbuatannya.”


Hakim Ketua mempersilahkan Hye Ran untuk bungkam terhadap pertanyaan yang dapat memberatkannya, lalu menyatakan kalau jawaban Hye Ran dapat digunakan sebagai bukti bahwa dia bersalah. Hakim Ketua lalu bertanya pada Hye Ran, apa ada yang ingin dikatakan terkait kasus ini.
“Saya tidak bisa menerima dakwaan dan semua tuduhan terhadap diri saya.”


Jaksa Byun lalu menghadirkan seorang saksi. Dia bernama Oh Min Cheol yang bekerja di sebuah kebun kecil setelah pensiun.
“Pada 18 Januari 2018, dari pukul 2.00 hingga 3.00, Anda berada di mana?”
“Saya beristirahat di dekat lokasi konstruksi tol dekat Maechang-dong dalam perjalanan dari Guri ke Seoul.”
“Apa yang Anda lihat?”
“Dua orang bertengkar. Anda mengenali salah satunya?”
“Saya penggemar golf, jadi, saya sangat mengenalinya. Kevin Lee.”
“Anda melihat dengan siapa dia saat itu?”
“Ya, saya melihat.”


Flashback. Sebelum persidangan dimulai, Detektif Kang menemui Jaksa Byun untuk meminta tolong suatu hal padanya.
“Tolong aku. Bisakah Anda menanyakan ini kepada saksi?”


Jaksa Byun melanjutkan pertanyaannya kepada saksi, dia bertanya apakah yang dilihatnya malam itu adalah seorang wanita.
“Bukan. Dia pria.”
“Bisa Anda ulangi sekali lagi? Orang yang bersama Kevin Lee saat itu... Anda yakin? Dia pria?”
“Ya, pria. Saya yakin itu pria.”


Semua orang di persidangan tercengang dengan pernyataan saksi. Detektif Kang mengerutkan dahinya dengan tatapan tajam. Siapakah pembunuh sebenarnya? Mungkinkah Ha Myung Woo seperti yang dicurigai oleh Detektif Kang?


Hye Ran dan Tae Wook juga tidak kalah terkejutnya. Mereka saling memandang, Tae Wook tampak menggenggam erat kedua tangannya.
Advertisement


EmoticonEmoticon