3/25/2018

SINOPSIS Cross Episode 14 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 14 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 14 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 14 Part 4

Dokter Lee melaporkan hal yg baru saja dilakukannya di dalam, “Seperti yang kau bilang... dia sedang mencari dokter bedah”

“Mereka akan menghubungimu segera setelah mereka menetapkan tanggal. Tolong beritahuku segera setelah mereka menghubungimu”

“Lalu, Kau akan datang dengan polisi?”

“Mungkin Aku akan... Sampai di sana sebelum Kau melakukannya”

“Sebelum Aku?”


“Orang yang ngin Kim Hyung Bum bedah adalah aku. Untuk mengamankan bukti, diriku adalah buktinya”

“Tunggu, bukankah itu terlalu sembrono? Selain itu, Kim Hyung Bum bukan satu-satunya targetmu”

“Kim Hyung Bum akan segera mengakui semuanya setelah dia tertangkap. Lalu dia dan klien akan saling menyalahkan dan menciptakan sebuah cerita. Akan ada sedikit pertunjukkan”

“Tapi, ini terlalu berbahaya!”

“Ini satu-satunya jalan!”


Ji-in meihat In-kyu yg kembali ke Rumah Sakit dan turun dari mobilnya Dokter Lee. 


Dia kemudian mengajaknya mengobrol dan lansgung bertanya, “Kau menyembunyikan sesuatu dariku, ya kan?”

“Jangan ikut campur”

“Apa kebetulan Dokter Lee terlibat dalam hal ini?”

“Tidak.”

“Tapi 2 pria yang nyaris tidak bicara satu sama lain menghabiskan waktu kemarin dan hari ini bersama. Jelas sekali Kau menyembunyikan sesuatu.”

“Lebih baik Kau tidak tahu.”


“Ini tentang ayahku. Seharusnya aku yang pertama tahu”

“Dokter Lee tahu. Dia tahu alasanku disini, dan tentang Kim Hyung Bum dan ayahku. Itulah sebabnya kemarin dia memanggilku ke kantornya. Aku... perlu meminta bantuanmu.”


Sesuai instruksi Hyung-bum, sobatnya pergi ke tempat Hyung-bum seharusnya bertemu dengan Son-sajang. Namun disana, dia malah ditika oleh seorang pria misterius.. yg ternyata, adalah suruhannya son-sajang, yg diminta untuk menghabisi Hyung-bum dengan iming-iming, upah yg sangat besar.


Memerhatikannya dari jauh,, Hyung-bum hanya berkomentar: “Prediksiku tidak pernah salah.”


Setelah si algojo pergi, Hyung-bum berjalan menghampiri mayat sobatnya. Bukannya sedih atau marah, dia malah berkata: “Astaga, bedebah malang ini. Semoga dia beristirahat dalam damai”


Dalam ruangannya, Son-sajang berbincang dengan Direktur Lee. Suasana terasa memanas, karena direktur Lee melayangkan sebuah ancaman, “Jika sesuatu terjadi pada putraku, aku tidak akan tinggal diam”

“Kau mengira Aku melakukan sesuatu yang buruk pada Dokter Lee?!”

“Sama sepertimu menyayangi Yeon Hee, Aku juga sangat menyayangi anakku!”


Ketika berjalan kembali ke ruangannya, direktur Lee berpapasan dengan dokter Lee, “Aku baru saja berbicara dengan Direktur Utama Son. Dia tidak akan bisa mengganggumu. Jadi percayalah padaku dan lakukan apapun sesukamu. Jangan khawatir dengan apapun...” ungkapnya

“Kau..ingin aku hidup sepertimu? Aku akan membersihkan kekacauan yang Kau buat. Aku membuat pilihan itu karena aku tidak mau... hidup seperti dirimu” tegas dokter Lee 


Sedari tadi, hyung-bum mengikut dokter Son. Kemudian di waktu yg tepat, dia membuat sebuah insiden dengan menabrakan mobilnya ke mobil dokter Son.


Ketika dokter Son lengah, Hyung-bum memanfaatkan keadaan dengan cara membekap mulutnya dan langsung menyeretnya masuk ke mobil.


Hyung-bum membawanya ke markas, dan In-kyu melihat hal tersebut via gadget. Tapi sayangnya, dia tak menyadari bahwa itu adalah dokter Son, karena wajahnya tak terlihat di layar.


Hyung-bum menelpon In-kyu: “Sudah saatnya melunasi hutangmu. Kau membuat sumbangan yang cukup besar dengan uangku!”

“Aku hanya mengembalikannya ke tempat asalnya!”

“Kau harus datang ke sini untuk membayarku kembali. Aku...akan membedahmu hari in!”

“Katakan saja kapan. Aku akan kesana kapanpun kau mau”

“Datanglah ke Rumah Sakit Wooil yang sudah ditutup jam 1 pagi. Jika Kau datang dengan polisi atau orang lain, Jantung ayahmu akan berhenti berdetak. Kau senang saat mengambil uangku, ya kan? Kau pikir Kau menang, ya kan? Tapi Kau mengganggu orang yang salah. Orang lain mungkin akan mati karenamu. Atau ayahmu yang akan mati lagi? Karenamu....”


Sesaat kemudian, In-kyu menerima pesan gambar dokter Son yg tengah disekap, tak sadarkan diri. Hyung-bum menulis pesan berisi: “Jangan terlambat., Jika Kau terlambat... Aku akan membunuh wanita ini”


Bergegas In-kyu menelpon Ji-in, memintanya untuk mulai bertindak sesuai dengan apa yg telah dia instruksikan waktu itu.


Diluar gedung, mobil dokter Lee telah menunggunya. In-kyu masuk, dan mereka pun ebrgegas pergi menuju TKP.

“Dokter Lee. Jangan terkejut dengan apa yang akan kukatakan padamu. Kim Hyung Bum bersama Dokter Son sekarang..”

“Apa katamu?!”

“Dia menculiknya untuk memastikan agar Aku datang!”

“Rencana kita takkan berhasil! Kita harus menghubungi polisi!”

“Tidak, jika Kau melaporkannya sekarang, situasi Dokter Son akan lebih berbahaya. Dia lebih ganas dan licik dari yang Kau kira”


“Lalu apa yang kan kita lakukan?”

“Begitu Aku sampai, Kim Hyung Bum akan bersiap untuk mengoperasi. Selamatkan Dokter Son saat itu”

“Bagaimana denganmu?”

“Polisi akan tiba di tempat kejadian dan menyelamatkanku. Aku sudah meminta Dokter Go untuk melaporkannya”
Advertisement


EmoticonEmoticon