2/25/2018

SINOPSIS Misty Episode 8 PART 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 8 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Misty Episode 8 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 8 Part 4

Dae Woong masuk ke ruangan Pak Jang dan menumpahkan keluhannya karena Han Ji Won bersikeras memberitakan Kanghae Konstruksi dan Hwanil Steel. Dia keheranan kenapa Han Ji Won sekeras kepala ini, dan tambah terkejut saat Hye Ran mengatakan dia lah yang meminta Han Ji Won melakukannya. Pak Jang meminta Dae Woong untuk menghentikan Han Ji Won, tapi Hye Ran keberatan.


Pak Jang mengatakan Hye Ran sebaiknya pergi tanpa meninggalkan masalah di News Nine, karena Pak Jang lah yang nantinya harus bertanggung jawab. Hye Ran akan melaporkan pada pak Jang kalau Han Ji Won sudah mempunyai buktinya. Pak Jang bertambah marah dan menyuruh Hye Ran tetap di News Nine saja kalau begitu.

Hye Ran lalu bertanya apakah ada keluarga Pak Jang yang bekerja di Kanghae Konstruksi dan Hwanil Steel atau mempunyai koneksi dengannya, sehingga Pak Jang sangat tidak ingin memberitakannya. Pak Jang membalik pertanyaan Hye Ran, dia bertanya kenapa Hye Ran sangat ingin memberitakan hal itu. Hye Ran hanya mengatakan kalau Hwanil lah yang terlibat di berbagai masalah, jadi itu bukan salahnya. Pak Jang berpesan pada Hye Ran, jika dia ingin sukses maka jangan mengusik sarang lebah.

“Aku akan memutuskan untuk memberitakannya atau tidak setelah melihat bukti yang dimiliki Han Ji Won.”  Hye Ran lalu pergi dari ruangan Pak Jang.


Dae Woong dan yang lainnya membicarakan Hye Ran yang berhasil masuk ke Blue House. Lee Yeon Jung pun mendengar pembicaraan mereka, dan sangat terkejut dengan berita itu.


Lee Yeon Jung lalu memberitahu suaminya, dia tidak mengira Kangyool begitu berpengaruhnya bagaimana bisa Hye Ran yang berpotensi menjadi tersangka tapi bisa menjabat di Blue House. Jaksa Byun lalu menutup teleponnya, dia bergumam bagaimana Te Wook bisa berpengaruh seperti itu.


Kang Tae Wook datang ke rumah Eun Joo, tepat saat Eun Joo masuk ke mobil lalu pergi.


Tae Wook lalu menuju pintu rumah Eun Joo. Dia masih ingat kode keamanan yang ditekan Eun Joo saat dia datang pertama kali ke rumah itu.


Di dalam rumah, Tae Wook samar-samar mendengar suara dari lantai atas. Dia pun naik dan menuju sumber suara. Suara itu berasal dari laptop yang tidak dimatikan oleh Eun Joo, yang memutar video dari kamera mobil Hye Ran.


Eun Joo mengejutkan Hye Ran karena datang tanpa memberitahunya. Saat Hye Ran akan mengambilkan minuman, Eun Joo berbicara yang membuat Hye Ran menoleh. 

Eun Joo mengatakan kalau suami Hye Ran adalah orang yang luar biasa, apakah Hye Ran mengetahui suaminya adalah ornag yang sangat baik. Jika Eun Joo memiliki suami seperti Tae Wook, dia tidak akan melihat pada orang brengsek seperti Kevin Lee.

“Apakah kau sangat bahagia bertemu dengannya lagi setelah sepuluh tahun? Kau membodohiku dan suamimu. Apa kalian sangat saling mencintai?”
“Apa yang sekarang kau bicarakan?”
“Aku memiliki memori card kamera mobilmu. Aku tahu apa yang kau dan suamiku bicarakan dan lakukan di mobil malam itu. Aku melihat semuanya.”
Seketika Hye Ran seperti tersambar petir.


Hye Ran kehabisan kata-kata, Eun Joo terus berbicara kalau dia bukan hanya kehilangan suaminya karena Hye Ran, dia juga kehilangan 10 tahun yang dia dedikasikan untuk suaminya. Selama itu pula Eun Joo mengorbankan dirinya untuk Kevin Lee.

“Kau mengerti apa yang ku katakan? Bagaimana dengan mu? Kau memiliki segalanya. Suamimu yang luar biasa masih berada di sisimu, dan kau masih penyiar utama di News Nine, walaupun sekarang kau adalah tersangka utama kasus pembunuhan. Bukan kah kau pikir ini sangat tidak adil?”

Dengan tercekat, Hye Ran bertanya apa yang diinginkan Eun Joo sekarang. Eun Joo lalu memberikan pilihan pada Hye Ran, jika Eun Joo memberikan SD card itu pada Tae Wook dan Tae Wook akan meninggalkan Hye Ran demi kebaikan. Atau Eun Joo akan membuang SD card itu dan Hye Ran akan terus menjadi tersangka utama pembunuhan Kevin Lee.


Setelah bisa menguasai dirinya, Hye Ran mengatakan kalau dua pilihat itu menyakitkan. Dia tahu Eun Joo bahkan tidak akan memaafkannya walaupun Hye Ran berlutut di hadapannya saat ini. Tapi menurut Eun Joo itu bisa saja terjadi. 

“Jadi, pada kenyataannya aku tidak punya pilihan, karena kau akan melakukan apapun yang kau inginkan. Benar kan?”
“Apa kau mengatakan kau tidak akan meminta maaf?”

“Seandainya aku melakukan kesalahan, itu bukan lah membunuh Lee Jae Young dengan tanganku sendiri. Jika ada yang aku sesali, itu bukanlah membunuh Lee Jae Young malam itu. Aku ingin hidup dan bertahan jadi aku mencoba menenangkannya dengan mengatakan hal yang bukan maksudku sesungguhnya. Kenangan itu terus menyakitikiu dan menghantuiku. Jika aku berlutut di hadapanmu sekrang untuk bertahan, aku akan merasa sangat bodoh dan malu sampai akhir hidupku.”

Eun Joo membentak Hye Ran yang tetap tidak mau meminta maaf padanya. Hye Ran mengatakan jika dia minta maaf maka bukan sekarang saatnya. Dia akan melakukannya nanti, setelah semua kegaduhan selesai. Dan jika eun Joo masih berpikir Hye Ran melakukan kesalahan, maka Hye Ran akan meminta maaf. Eun Joo pikir Hye Ran masih mencoba mempertahankan harga dirinya, Hye Ran pikir dia tidak punya lagi harga diri saat ini. Ini hanyalah kebanggaan yang akan dia pertahankan.


Hye Ran berjalan dengan gontai, dia pun menjatuhkan dirinya lalu menangis.


Pak Jang melihat Han Ji Won membawa sesuatu yang akan ditunjukkannya pada Hye Ran. Pak Jang ingin melihatnya tapi Han Ji Won mencoba menyembunyikannya karema itu bukan hal yang penting.


Saat Pak Jang terus memaksanya, Hye Ran datang dan merebut amplop itu dari Han Ji Won. Hye Ran tampak puas melihat foto yang berada di dalam amplop itu, dan menyetujui Han Ji Won menggangkat beritanya.


Pak Jang bertanya apa yang akan dilakukan Hye Ran, jangan pikir dia bisa menayangkan berita tanpa persetujuan Pak Jang. Hye Ran mengatakan dia akan melakukan apa yang ingin dilakukannya. Pak Jang lalu mengikuti Hye Ran yang berjalan menuju mejanya.


Pak Jang kembali menegaskan pada Hye Ran, kalau dia ingin memasuki Blue House maka jangan membuat masalah dengan Hwanil Steel. Hye Ran menginginkan jabatan yang lebih tinggi karena dia tidak ingin ada yang menghentikannya untuk mengungkap kebenaran. Dia menyadari kalau dia adalah orang yang jahat, keras kepala, dan egois. Melakukan apapun untuk meraih tujuannya, bahkan bersedia menjual jiwanya jika perlu.

Dengan mata berkaca-kaca Hye Ran mengatakan semua berita yang dibuatnya dengan tulus tanpa mengharapkan uang atau jabatan. Dia selalu ingin menjadi orang yang mengungkap kebenaran, karena itu dia mempertahankan News Nine.

“Tapi aku tidak bisa menyerah pada kepercayaanku pada saat terakhir. Semua yang ku lakukan akan menjadi kebohongan. Alasanku untuk mendapatkan posisi ini, bahkan sampai menurunkan Penyiar Jung akan sia-sia. Begitu kan?”

Menurut Pak Jang, jika keadaan memburuk maka Hye Ran mungkin saja terluka sebelum menjadi juru bicara, apakah Hye Ran bisa menerima hal itu. menurut Hye Ran, jika dia kalah di JBC maka dia tidak akan menang di Blue House.

“Seperti yang anda katakan, ini mungkin mejadi berita terakhirku. Tolong jangan hentikan.”
Pak Jang tidak bisa berkata-kata lagi dengan tekad Hye Ran yang sangat kuat.
Advertisement


EmoticonEmoticon