2/04/2018

SINOPSIS Misty Episode 1 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Misty Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Erika
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: oppasinopsis.com

DRAMA SEBELUMNYA || SINOPSIS Longing Heart
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Misty Episode 1 Part 2

Seorang detektif sedang mengamati sebuah mobil yang rusak karena kecelakaan.


Dia membayangkan bagaimana mobil itu rusak karena menabrak sebuah tiang.


Seorang polisi datang, dia mengatakan mereka sudah memeriksa kecelakaan itu dan juga mengidentifikasi korban. Menurutnya, jalan yang curam dan salju kemungkinan penyebab kecelakaan itu. Detektif mendengarkan penjelasan polisi itu sambil lalu, karena dia lebih tertarik mengamati sebuah benda di dalam mobil, yang menurut nya itu adalah milik korban.


Seorang wanita turun dari mobil, wajahnya tersembunyi di balik payung. Penampilannya memukan dua orang pria yang ditemuinya.


Detektif masuk kekantornya, sementara itu para detektif lain sedang sibuk membicarakan kecantikan seorang wanita yang terlibat sebuah kasus.


Sorang pria menghampiri detektif, dia menawarkan dirinya untuk membantu dalam kasus yang sedang ditangani detektif. Detektif itu menolaknya dengan sinis.
“Ada percobaan pemerkosaan di kamar sebelahnya. Kenapa kau tidak menanganinya. Itu perlu diselesaikan hari ini. Dengan segala sesuatu yang terjadi, terima kasih atas bantuanmu.”


Setelah detektif itu pergi begitu saja, pria yang tadi berbicara dengannya menjadi bahan tertawaan rekan-rekannya.


Detektif menginterogasi seorang wanita, yang dengan dingin menjawab saat detektif menanyakan apakah namaya Go Hye Ran. Dengan sikap angkuh, dia meminta agar interogasi ini selesai dalam waktu 30 menit, sehingga dia bisa memuatnya dalam berita.


Di ruang yang tidak terlihat dari ruang interogasi, beberapa orang petugas bersorak melihat ketangguhan wanita itu.


Detektif lalu menunjukkan sebuah foto korban yang meninggal, lalu dia bertanya pada Go Hye Ran apakah dia mengenal laki-laki dalam foto itu.


Go Hye Ran mengenang saat dia sedang bermesraan dengan seorang pria yang mempunyai bekas luka di tangannya.


SATU BULAN SEBELUM KECELAKAAN. Go Hye Ran sepertinya sedang melamun, karena dia terkejut saat make up artist berbicara padanya. Make up artist itu mengira Go Hye Rang sedang merasa gugup karena akan menerima penghargaan.


Go Hye Ran sudah berada di tempat pemberian penghargaan. Seorang pria muda menyapanya dan memberinya selamat, tapi Go Hye Ran mengatakan dia di sini hanya untuk memberikan penghargaan.


Seorang wanita datang, dia adalah reporter yang ditugaskan meliput acara itu. Dia mengeluh, yang diliputnya adalah tentang Go Hye Rang yang sudah lima kali berturut-turut  reporter of the year, banyak orang mengira acara itu telah dicurangi karena tidak ada perubahan dari tahun ke tahun.


Seorang gadis muda bernama Han Ji Won meminta make up artist untuk meriasnya agar lebih cantik.


Hye Rang berada di belakang panggung dengan seorang pria. Pria itu mengatakan dia sudah membuka amplop berisi nama penerima penghargaan, karena dia sangat penasaran. Dia mengatakan pada Hye Rang agar jagan terlalu terjekut saat mengetahuinya. Kemudian pembawa acara mengundang mereka berdua untuk naik ke panggung membacakan penerima reporter of teh year


Go Hye Rang naik ke panggung disambut dengan tepuk tangan meriah.


Dari atas panggung, sepertinya Hye Rang terkejut melihat Han Jo Won datang ke acara itu.


Hye Rang gemetaran membuka amplop berisi nama peraih penghargaan. Setelah membacanya dia sangat tercengang dan tidak bisa berkata apa-apa. Lalu pria di sebelahnya lah yang mengumumkan peraih penghargaan tahun ini adalah Go Hye Rang.
“Maaf untuk lelucon tadi.” Ucap pria itu sambil memberikan buket bunga.


Han Ji Won tersenyum pada Go Hye Rang lalu berjalan ke oanggung untuk memberikan bunga. Perhatian para wartawan langsung tertuju padanya, untuk mengambil foto Han Ji Won.


Hye Rang memperhatikan Ji Won dengan takjam saat dia menuju panggung.


Hye Rang berusaha tersenyum saat menerima ucapan selamat dari Ji Won.


Di ruang make up, make up artist sedang membaca komentar-komentar buruk tentang penghargaan yang diraih Hye Rang, dan tertuju pada penampilan Han Ji Won.


Hye Rang datang dan merebut ponsel dari make up artist, dan melihat foto-foto Ji Won. Make up artist memilih untuk pergi dari ruangan itu.


Hye Rang lalu menelepon seorang bernama Editor Yoon, dengan sikap manis yang dibuat-buat. Dia mengatakan sudah membaca artikel, lalu bertanya siapa yang menulisnya. Hye Rang lalu mengajak editor itu untuk makan siang dengannya. Setelah telepon ditutup, Hye Rang mengatai Editor Yoon sebagai orang brengsek. 


Ji Won masuk dan bertanya apakah Hye Rang sedang kesal, Hye Rang bilang tidak ada yang membuatnya kesal pada hari baik seperti ini. Hye Rang sepertinya merasa terganggu saat Ji Won berterima kasih padanya, kerana di usia Hye Rang sekarang masih berada di posisi seperti ini adalah kondisi yang baik untuk reporter wanita.


Hye Rang lalu memutar posisi duduknya dan berbicara dengan tajam kepada Ji Won “Sekarang aku sudah mendengar pujian dari junior berbakat, itu membuatku berpikir bahwa aku harus berbuat lebih baik. Bekerja sedikit lebih keras dan lebih lama. Aku harus bertahan dan bicara. Maaf.” Lalu dia pergi.


Keluar dari ruang make up, Hye Rang mendapat telepon yang megatakan dia harus datang sekarang juga. Terdengar juga suara teriakan sorang wanita yang mengatakan dia tidak akan membiarakan Hye Rang lolos begitu saja.
Hye Rang lalu menelepon Reporter Kwak, mengatakan dia harus mengurus sesuatu jadi memintanya untuk menjaga Ketua Tim Woong agar tidak mengeluh, dan dia akan segera datang sebelum latihan.


Hye Rang lalu pergi dengan menumpang sebuahn taksi.


Di persidangan, pengaca Kang Tae Wook sedang membela terdakwa Kam yang merupakan imigran illegal yang melakukan penyerangan terhada Choi Byung Man yang mempekerjakannya. Jaksa Byun Woo Hyun menuntututnya hukuman penjara selama satu tahun lalu mendeportasinya. Pengacara Kang mengatakan kalau terdakwa menyerangnya karena tidak digaji selama 2 tahun bekerja, maka dari itu dia meminta agar Choi Byung Man juga dijatuhi hukuman atas perbuatannya.


Di luar ruang sidang, Pengacara Kang berbicara dengan Jaksa Byun, mereka membahas Choi Byung Man yang melangar hukum perburuhan.


Setelah Jaksa Byun pergi, Pengaca Kang berbicara dengan seorang pria yang mengeluh kenapa Pengaca Kang menangani kasus seperti itu.
“Dia mengambil uang dari orang-orang yang bekerja sampai mati. Dan dia sekarang berada di rumah sakit untuk mendapat suntikan vitamin. Kita perlu mendapatkan bunga pihak ke tiga untuk membayar sewa kantor kita.” Pengacara Kang tersenyum geli lalu pergi.


Hye Rang datang ke sebuah rumah jompo. Dia berdiri di ambang pintu mengamati seorang wanita tua yang sedang memakan snack sambil menonton tv.
Advertisement


EmoticonEmoticon