2/03/2018

SINOPSIS Cross Episode 1 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Cross Episode 1 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Dahlia
All images credit and content copyright: tvN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Cross Episode 1 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Cross Episode 1 Part 3

Karena ambulance telah tiba, maka Gye-sang segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 


Kinerja In-kyu menerima pujian dari kepala sipir, tapi Dokter Baek tetap memperingatkannya untuk tidak mengulangi tindakan gegabah berisiko tinggi seperti barusan..


Di rumah sakit, datang seorang pasien sepertinya dia pejabat penting,  karena berhasil membuat seluruh tim medis bekumpul untuk ‘menyambut’ kedatangannya.. istri pejabat itu, sangat panik.. dia bersikeras minta suaminya ditangani oleh Dokter Go, selaku Dokter Kepala di tempat ini...

“Dokter Lee juga cukup hebat, biarkan dia yang menangani suami anda..”


Kembali ke lapas, disana In-kyu lansgung bertugas. Karena jas-nya belum dibuat, untuk sementara dia mengenakan jas milik dokter sebelumnya.

Pasien berikutnya yang harus dia tangani adalah Kim Hyung-bum dengan nomor tahanan 4713.. dari tatapannya, terlihat seakan In-kyu telah mengenalnya, tapi ketika berinteraksi langsung dia bertingkah sangat dingin dan kaku terhadapnya.


Telapak tangan Hyung-bum, robek cukup dalam hingga terlihat bagian tendon karena terlalu erat menggenggam pecahan kaca yang dia gunakan untuk menikan Gye-sang tadi. Suster menayarakan untuk merujuknya ke Rumah Sakit. Tetapi In-kyu bilang, dia bisa menanganinya asalkan ada benang jahit jenis Nylon 70 dan anestesi semacam lydocaine.


Ketika suster mengambil peralatan, Hyung-bum menatap In-kyu lalu bertanya: “Apa kita pernah bertemu sebelumnya? Kau pernah bertemu denganku ‘kan?”

“Iya..”

“Dimana?”

“Berita.. dan itu sudah lama sekali..”

“Hahahahah (tertawa meneyramkan).. aku memang sangat terkenal waktu itu..”


Gye-sang tiba di Rumah Sakit.. dia langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat. Namun suster yang berjaga menolaknya, dengan alasan tak ada tempat kosong.

Untung saja, disana masih ada dokter yang bersikap profesional, dialah Dokter Son Yeon-hee (Yang Jin-sung).. dia mengkritik perilaku suster dan bergegas menghampiri Gye-sang. Dari pemeriksaan singkat, dia menyadari kalau kondisi pasien ini sangat kritis, dia pun segera meminta suster untuk menghubungi Dokter Go sekarang juga..


Dokter Go sendiri, tengah berdiskusi dengan keluarga salah satu pasiennya yang harus menjalani tranplantasi tiga organ sekaligus: pankreas, liver dan usus kecil. Ternyata, operasi semaccam itu, belum pernah dilakuka, tetapi menurut Dokter Go... hanya itulah satu-satunya cara untuk menyelamatkan pasien.

Pihak keluarga malah marah, mereka mengkritik usulan Sokter Go yang mereka anggap hanya omong kosong belaka. Bagaimana pun, mereka tak mau jika anggota keluarganya menjalani proses operasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya... hal itu terlalu beresiko..


Dokter Go menerima panggilan dari Direktur Lee yang memintanya untuk segera datang ke ruang VIP untuk menangani pasien penting yang ternyata merupakan seroang anggota Kongres di parlemen.


Ketika dalam perjalanan menuju sana, Dokter Go menerima telpon lain yang memintanya segera ke ruang operasi karena ada pasien ruptur aorta yang kondiisnya sangat kritis. Dia pun berbalik arah dan lebih memilih mendatangi pasien tersebut..


Seluruh tim telah bersiap, dan operasi tinggal dilaksanakan. Ketika Dokter Go bertanya mengenai kondisi dan identitas pasien, seorang dokter dengan agak ‘malas’ mengatakan kalau pasien ini ditikam menggunakan pecahan kaca saat di dalam penjara dan dia ditahan karena telah membunuh  seseroang..

Dengan santainya, Dokter Go bertanya balik: “Terus kenapa kalau dia pembunuh?”

“Ah.. tidak apa-apa..”


Mengetahui kalau Dokter Go lebih memilih untuk mengoperasi seorang penjahat dibanding anggota kongres, membuat Direktur Lee marah hingga menggerutul via telpon.. tapi Dokter Go teteap mengabaikannya dan fokus untuk bersiap melaksanakan operasinya.


Tak ada pilihan lain , maka Direktur Lee menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Istri pejabat itu marah-marah, dia tetap ingin suaminya ditangani oleh Dokter Go..

Sama seperti sebelumnya, Direktur Son merekomendasikan Dokter Lee.. yang menurutnya memiliki kemampuan mumpuni, “Lagipula dia putranya Direktur Lee..”

“Dia putraku, tapi dia jauh lebih terampil dibandingkanku..”


Setelah mendengarnya, istri pejabat itu pun meraih tangan Dokter Lee, “Kumohon selamatkan suamiku...” pintanya


Di ruang operasi, Dokter Go kaget ketika melihat simpul jahitan di aorta pasien. 


Dia ingat, kalau dulu.. dirinya pernah mengajarkan hal tersebut pada In-kyu remaja..


Ternyata, dulunya Dokter Go cukup dekat dengan In-kyu. Entah apa yang terjadi, tetapi dari hasi pemerikasaan.. bagian otak In-kyu terluka yang mengakibatkan dia memiliki sebuah kemampuan khusus, pada bagaian indera penglihatannya.


Dokter Go mendengar cerita dari dokter lainnya, katanya pasien ini diselamatkan oleh seroang dokter di lapas.. yang bahkan, dengan mata telanjang bisa menemukan pecahan kaca dari dalam liver pasien tersebut.

Sebelum memulai operasinya, Dokter Go sempat melirik wajah si pasien. Setelah itu, barulah dia menjahit robekan di bagian liver~


Bersamaan dengan itu, In-kyu telah selesai menjahit robekan di telapak tangan Hyung-bum.kemudian dia bertanya mengenai beberapa gejala yang mungkin dirasakan Hyung-bum beberapa hari kebelakang: “Kamu sering lemas? Gatal-gatal?”

“Darimana kau tahu?”

“Ada kemungkinan kamu mengidap penyakit hepatitis, berarti ada masalah pada organ liver-mu...”


Kepada sipir, In-kyu berpesan supaya Hyung-bum dibawa kesini setiap hari, karena dia perlu diberi obat..


Flashback..

Ternyata, Hyung-bum adalah tersangka yang ditangkap di tempat ditemukannya mayat ayah In-kyu, yang kondisinya sangat mengenaskan. Di bagian dada hingga perut, terdapat bekas sayatan panjang yang mengartikan bahwa organ dalamnya telah diambil.


Ketika ditanya polisi alasannya apa? Hyung-bum tertawa dan menyebut ‘Money’, lalu menjelaskan bahwa korban memiliki gologanan darah langka yang membuat organnya sangat berharga.


In-kyu yang datang ke TKP.. tak kuasa menahan tangisnya. Dia tak bisa mengontrol emosinya, dia nekat berlari dan menghantam kepala Hyung-cum dengan batu berukuran cukup besar, “Kembalikan ayahu! Kembalikan ayahku!” teriaknya


Polisi berhasil memisahkan mereka, tapi Hyung-bum tak mau kalah.. dia mengambil batu itu dan memukulkannya ke kepala In-kyu dengan sangat keras hingga membuatnya terkapar..


Pada momen itulah, In-kyu mendapatkan kemapuan khusus-nya. Tiba-tiba, dia bisa melihat bentuk salju dengan begitu jelas.. seluruh orang berlari menghampirinya untuk menyelamatkannya dan salah satu diantara meraka adalah Dokter Go

Flashback end..
Advertisement


EmoticonEmoticon