1/10/2018

SINOPSIS Two Cops Episode 26

Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Puji
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 25
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 26

Bong Sook duduk di halte. Dia menyuruh dirinya untuk tidak memikirkan Dokgo. Ia menemukan target dan berusaha mendekatinya. Tapi tiba-tiba halusinasinya membuat dia berpikiran Dokgo menegurnya. Bong Sook sampai terperangah, “Ada apa denganku?”


Bong Sook berjalan dengan kesal karena dia tak bisa bekerja akibat catatan kriminalnya. Soo Chang melihatnya, dia meminta bantuan pada Dong Tak. Dong Tak pun akhirnya menemui Bong Sook dan mengajaknya ngobrol.


Bong Sook dengan ketus bertanya apa yang ia inginkan? Harinya sudah buruk karena tidak diterima bekerja. Soo Chang senang mendengar Bong Sook ingin bekerja. Ia menyuruh Dong Tak untuk mengatakan pada Bong Sook agar ia tetap semangat. Lakukan yang disukainya dan berhenti mencopet.


Dong Tak berceramah “Seseorang memintaku mengatakan sesuatu. Aku tidak yakin ini benar. Tidak ada jawaban yang benar ketika kau mencari apa yang harus di lakukan dengan hidupmu. Tapi setiap orang memiliki sesuatu yang membuat mereka tetap bertumpu, membuat mereka tinggi, dan tetap bersemangat. Bagiku, menjadi Detektif harus seperti itu. Pasti ada sesuatu seperti itu pada dirimu. Jadi, temukan sesuatu yang ingin di lakukan dengan hatimu. Tetaplah mencari.”

Bong Sook terdiam. Soo Chang menyuruh Dong Tak mengatakan padanya, agar ia mempertahankan si brengsek yang membuatnya menangis. Dong Tak bergumam, “Katakan sendiri kalau kau sadar.”


Yong Pal sedang bercerita omong kosong pada semua bawahannya. Ia membuat dirinya kedengaran seperti orang yang sangat kuat. Ponselnya berdering, ia menerima telepon dari seseorang, “Menusuk dan memutar? Apa? Gong Soo Chang?”

Anak buah Yong Pal terkejut, Gong Soo Chang? Bukankah dia penipu yang kecelakaan bersama Detektif Cha?


Jae Hee berjalan di rumah sakit. Ia mengingat kembali ucapan Ayahnya mengenai Gong Soo Chang.


Soo Chang dalam perjalanan, dia melihat kakek-nenek yang berdampingan menyeberang jalan? Menjadi tua juga bagus, apa dia bisa seperti itu? Benar, roh macam apa yang bermimpi terbunuh?

Dong Tak menekankan kalau dia tak akan mati. Soo Chang tak yakin akan hal itu meskipun Dong Tak mengatakannya.


Soo Chang ingat akan kejadian aneh pada dirinya. Setiap kali dirinya mengalami kejanggalan, ada saksi yang mengatakan kalau ada orang aneh disana. Namun mereka tak bisa mengecek CCTV-nya karena filenya sudah hilang.


Ji Ahn menelepon Dong Tak, dia mengabari kalau CCTV yang mereka cek di rumah sakit tak bisa karena sudah dihapus. Tapi, anggota timnya berhasil menemukan sesuatu. Ia akan mengabarinya kalau ada perkembangan.

Dong Tak mengerti. Ji Ahn berpesan untuk Soo Chang, “Ayahku, kemungkinan tidak menutupi kematian Ayahnya. Katakan padanya untuk percaya dan tidak membencinya.”


Dong Tak bertanya apakah Soo Chang masih menyalahkan Detektif Song? Soo Chang tidak bisa menjawab dengan gamblang, lagipula Dong Tak sudah berjanji akan menyelesaikannya. Dong Tak kembali bertanya-tanya, apakah orang yang berusaha menyerang Soo Chang adalah orang yang sama?

Oiya, Soo Chang baru ingat kalau saat ia diborgol, ia diserang oleh seseorang. Bagaimana kalau orang yang menyerangnya sebenarnya bukan menyerang Dong Tak tapi dirinya? Soo Chang tak habis pikir karena ada orang yang tengah mengincarnya.


Yong Pal berjalan menuju ke rumah sakit, ia menelepon Dong Tak dan memberitahukan kalau seseorang yang menusuk sambil memutar pisaunya sedang ada di rumah sakit. Ia sudah menyuruh orang untuk menyelidikinya, jadi dia menyuruh Dong Tak untuk melihatnya sendiri kesana.


Dong Tak bergegas memutar arah mobilnya, mungkin mereka bisa menangkap pria berhelm. Pria yang menusuk dan memutar pisaunya.


Yong Pal dan anak buahnya melihat ada Jae Hee disana, tapi mereka tak begitu memusingkannya. Dong Tak meneleponnya, dia bertanya apakah dia sudah melihat ada orang yang mencurigakan?

Itu, si jaksa itu.. jawabnya. Dong Tak sudah bisa menebak kalau jaksa yang dimaksud adalah Jae Hee. Dia menyuruh mereka untuk menghentikannya, ia akan bergegas kesana. Tinggal Yong Pal yang kebingungan, bagaimana caranya mereka menghentikan seorang jaksa?


Dong Tak mengatakan pada Soo Chang kalau pelakunya Jae Hee. Soo Chang baru ingat kalau sebelumnya dia melihat Jae Hee di panti. Si Sayap Malaikat itu, dia bukan alumni melanikan sponsor.


Dong Tak langsung menghubungi Detektif Lee, dia menyuruhnya untuk memeriksa semua nama sponsor di panti asuhan Haneul.


Jae Hee masuk ke ruang rawat Soo Chang. Tak berselang lama, Yong Pal dan anak buahnya kesana. Kontan Jae Hee bersembunyi di kamar mandi. Yong Pal masuk ke ruang rawat Soo Chang, tapi dia tak menemukan siapa-siapa.

Yong Pal mengira kalau Jae Hee kabur lewat jendela. Dia dan anak buahnya bergegas pergi untuk mengejarnya.


Jae Hee keluar dari kamar mandi setelah mereka semua pergi. Young Pal dan anak buahnya terus mencari namun tak bisa menemukannya. Begitu ia berniat kembali ke ruang rawat Soo Chang, ia melihat ada dokter yang keluar dari ruangan Soo Chang dengan tergesa-gesa.

Sedetik kemudian, dokter dan perawat berlarian ke ruangan Soo Chang. Kondisinya tiba-tiba kritis.


Soo Chang ada di lift bersama Dong Tak. Dadanya terasa sakit. Begitu pintu lift terbuka, mereka berpapasan dengan si dokter yang memakai pakaian operasi. Karena terburu-buru, Dong Tak sama sekali tak menyadarinya.


Dong Tak menemui Yong Pal. Yong Pal ingat akan dokter yang berseragam operasi. Ia mengatakannya pada Dong Tak. Dong Tak bergegas menuju ke ruang CCTV. Ia menemukan dokter yang dimaksud itu tengah menuruni tangga darurat.


Dong Tak mengejarnya, namun begitu sampai di tangga darurat, ia menemukan seragam yang digunakan si dokter gadungan sudah tergeletak disana. Dong Tak berlari menuju ke tempat parkir. Ia melihat pria berhelm sudah bersiap disana. Pria berhelm itu menggas motornya. Dong Tak geram mengingat bagaimana pria berhelm itu berusaha menyerangnya.

Ia tanpa takut berlari menuju si pria berhelm. Pria berhelm pun mengarahkan motornya ke arah Dong Tak. Dong Tak jatuh terserempet motor si pria berhelm.


Bertepatan saat itu, Yong Pal dan anak buahnya datang kesana. Si Pria berhelm pun memutuskan untuk bergegas pergi darisana. Yong Pal menyuruh anak buahnya untuk mengejar pria itu.


Dong Tak pergi menemui Jae Hee dengan kesal. Dia langsung menuduhnya yang sudah melakukan semua ini. kenapa dia ingin membunuh Gong Soo Chang? Jae Hee menyuruhnya untuk menyadari posisinya. Ia melihat banyak orang yang lupa posisi dan akhirnya sendiri.

Dong Tak tidak sendiri, dia punya partner. Jae Hee mengancam dia untuk menunjukkan buktinya. Baik, Dong Tak akan membawa buktinya. Ia akan mengikuti permainannya.


Dong Tak menuju ke ruang CCTV, namun rekaman CCTV-nya sudah rusak.


Dia kemudian menemui Soo Chang. Soo Chang bertanya, apakah benar kalau Jae Hee pelakunya? Dong Tak belum bisa yakin, tapi dia menduga kuat akan hal itu. Ia bertanya bagaimana kondisi Soo Chang.

Soo Chang meyakinkan kalau ia baik-baik saja. Ia akan mengikuti Jae Hee untuk mendapatkan informasi.


Kapten Yoo menelepon Dong Tak dan mengabari kalau Jo Min Suk menolak untuk memberikan kesaksian. Ayahnya menghalangi dia. Dan Komisaris No, ia ingin berbicara dengan Dong Tak.


Dong Tak menemui Komisaris No, “Aku tahu kau melindungi Jo Min Seok. Tapi, Aku tidak punya niat untuk menangkapmu. Aku akan menangkap orang yang membuat Jo Min Seok tutup mulut dengan memanfaatkan Ketua Jo. Apa begitu? Ada apa kau ingin menemuiku?”

Komisaris No tanpa basa-basi mengatakan kalau dia yang sudah mengirimkan foto Lee Doo Sik.


Jae Hee terus memikirkan omongan Dong Tak, apa saja bukti yang sudah ia punyai. Soo Chang muncul disana memperhatikannya. Ia berbisik, apa yang sedang kau pikirkan?

Jae Hee penasaran dengan partner yang dimaksud Dong Tak. Ia menyuruh Asistennya untuk mencari informasi mengenai orang disekitar Dong Tak.


Komisaris No mengatakan kalau orang yang melakukan semua ini adalah orang yang melakukannya, namun tangannya tetap bersih. Dia adalah Inspektur Ma.


Ji Ahn terus memikirkan kejadian 16 tahun yang lalu. Yang perlu dia ingat adalah siapa orang terakhir yang ditemui Ayahnya. Ji Ahn terdiam, apa mungkin?


Ji Ahn pergi menemui Direktur Tak, “Ahjussi?”

Direktur Tak tersenyum melihat kedatangannya.


Soo Chang menemui Dong Tak, ia memberitahukan kalau Jae Hee sedang mencari informasi orang-orang terdekatnya. Sepertinya dia mengincar sesuatu.


Bertepatan saat itu, Dong Tak menerima telepon dari isteri. sebelumnya, Dong Tak menyuruhnya mengabari kalau dia ingat hal yang aneh. Ia ingat betul suaminya tidak merokok. Namun malam itu, dia membawa pemantik api.

“Apa itu rahasia Kim Jong Doo?” pikir Dong Tak.


Sorot lampu motor membuat mata Dong Tak silau. Si pria berhelm melajukan motornya ke arah Dong Tak dan memukulnya menggunakan pipa. Dong Tak jatuh terjerembab. Soo Chang kebingungan, dia ingin menghentikan pria berhelm dan memukulnya tapi ia tak bisa melakukannya.


Pria berhelm menghampiri Dong Tak dan menekan lehernya menggunakan pipa. Soo Chang berteriak memintanya tetap sadar. Dan bertepatan saat itu pula, Soo Chang melihat tato yang ada di tengkuk pria berhelm, tato sayap malaikat.
Advertisement


EmoticonEmoticon