1/10/2018

SINOPSIS Two Cops Episode 25

Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Puji
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 24
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 26

Dong Tak menjelaskan apa hubungan antara Soo Chang dan Detektif Song, Ayah Ji Ahn. 16 tahun yang lalu, Ayah Gong Soo Chang meninggal setelah di tuduh menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Detektif Song bertanggung jawab atas kecelakaan ini.  

Mereka sudah menyerahkan bukti yang menyatakan adanya kesaksian palsu. Soo Chang pun berfikir kalau Detektif Song telah menyingkirkan bukti dan menyebabkan Ayahnya dinyatakan bersalah.

Ji Ahn yakin kalau Ayahnya tidak akan melakukan itu. Dong Tak memastikan, apa dia yakin? Ji Ahn mengangguk.


“Apa kau ingat bahwa aku pernah menjadi anak nakal? Dan petugas polisi yang kutemui saat itu adalah orang dewasa yang menuntunku dengan benar?” tutur Dong Tak.

Flashback


Dong Tak remaja berusaha mencuri motor yang sedang di parkir di pinggir jalan. Namun, tiba-tiba seseorang menghentikannya. Orang itu tak lain Detektif Song. Dia menyuruhnya untuk tidak mengulanginya lagi. Kalau dia tak mencuri motor itu sekarang, maka ia akan mengajaknya makan.


Dong Tak makan dengan begitu lahap. Detektif Song menaruh daging ke mangkuknya. Namun Dong Tak menolak, dia tidak makan sup daging. Orang tuanya meninggal saat menyelamatkannya yang tenggelam di sungai.

Detektif Song mengambil kembali dagingnya, “Lalu kau tinggal dengan siapa?”


Seseorang, jawab Dong Tak. Detektif Song mengaku kalau dia juga jarang bertemu anak perempuannya, dia sudah bercerai. Dong Tak berkata kalau jantungnya terasa berdegup kencang saat mengatakan kalau supir taksi berbohong.

Detektif Song menyuruh Dong Tak berhenti membuat onar. Dia harus menjadi detektif. Bukankah katanya, jantungnya berdegup kencang saat ia mengungkapkan penjahat. Dirinya bahkan kencing dicelana saking semangatnya. Uwaah.. Dong Tak tampak terpukau mendengar cerita Detektif Song.


Setelah kejadian itu, Dong Tak mengabai Detektif Song kalau dia ingin menjadi detektif. Ia sungguh iri putri Ahjussi, dia punya ayah sepertinya. Detektif Song kelihatan murung, “Aku akan menjadi Ayah yang tidak akan memalukan putriku.”
Flashback End


Ji Ahn terdiam mendengarkan cerita Dong Tak. Dong Tak sungguh tak menyangka bisa bertemu dengan Putri Detektif Song. Tapi, apa yang terjadi padanya?

“Hari itu, dia ingin menemuiku. Dia bilang harus mampir sebentar dan bertemu seseorang.”

Siapa? Tanya Dong Tak. Ji Ahn sendiri tak tahu. Setelah dia meninggal, orang-orang mengatakan kalau dia bunuh diri karena korupsi. Awalnya, dia membenci Ayahnya. Namun belum lama ini, rekan bisnisnya mengatakan kalau Ayahnya tidak mungkin korupsi dan meninggalkannya.


Dong Tak yakin kalau kematian Detektif Song sangat mirip dengan kematian Hang Joon. Dan mereka berdua ada hubungannya dengan kecelakaan 16 tahun lalu. Dia akan menyelidiki kasusnya. Dia mempercayainya kan?

Ji Ahn menjawab pertanyaan Dong Tak dengan anggukan.


Ji Ahn menatap foto Ayahnya setelah Dong Tak pergi, “Ada satu orang lagi yang mempercayaimu, Ayah. Terimakasih, Detektif Cha.”


Soo Chang mengingat ucapan Miss Bong kalau ia punya seseorang yang kejam padanya dan seharusnya tidak ia temui. Tapi, sepertinya ia sudah menemui orang itu. Kontan Soo Chang menduga kalau orang kejam yang dimaksud adalah Ji Ahn. Kalau Ayahnya adalah Detektif Korupsi itu, tentu saja, dia adalah orang yang kejam baginya.


Soo Chang kesal mengingat kalau Ayah Song adalah Detektif Korupsi yang mengkhianati mereka. Namun, Dong Tak yakin kalau Ayah Ji Ahn bukan orang seperti itu. Soo Chang mengernyit, bagaimana dia bisa yakin akan hal itu?

“Ketika menelponku terakhir kali, dia bilang akan menjadi Ayah yang tidak memalukan putrinya. Kematian Detektif Song ada hubungannya dengan kecelakan 16 tahun lalu. Ji Ahn, ada dipihak mereka.” jelas Dong Tak.


Dong Tak merangkai korelasi antara orang-orang yang dicurigainya. Jo Min Suk bilang kalau Ketua Jo mempunyai kelemahan yang dimiliki Direktur Tak, itu berhubungan dengan kecelakaan mobil 16 tahun yang lalu.

Dong Tak menduga kalau kecelakaan mobil yang dimaksud adalah kecelakaan mobil Ayah Soo Chang. Dan Kim Jong Doo disuruh untuk memberikan keterangan palsu terkait kematian Ayah Soo Chang. 


Dan Ayah Ji Ahn adalah Detektif yang menangani kasus ini. Lalu dia mati dengan tuduhan korupsi. Dan 16 tahun kemudian, Hang Joon meninggal saat menyelidiki kematian Kim Jong Doo.

Lalu kalung yang ditemukan di TKP, Dong Tak yakin kalau itu ada hubungannya dengan Direktur Tak. Tapi, apa yang disembunyikan olehnya?

“Dan pria yang menyalahkan Ayahku, mungkin Direktur Tak. Itu maksudmu?” tanya Soo Chang penuh dendam.


Jae Hee bekerja lembur di kantornya. Ia pulang setelah tengah malam.


Seseorang menggunakan helm masuk ke ruang rawat Soo Chang. Dia kemudian menyuntikkan sesuatu ke infusnya. Pria berhelm itu lalu naik ke ranjang Soo Chang dan mencekiknya. Soo Chang membuka matanya, ia tak bisa bernafas.


Pria berhelm itu kemudian membuka helmnya. Dia tak lain adalah Jae Hee.


Tapi kenyataannya.. itu cuma mimpi Soo Chang. Soo Chang terbangun dari mimpi buruknya. Ia panik memeriksa tubuhnya sendiri, untung tidak terjadi apa-apa. Ia harus bangun dari komanya. Apa dia akan berakhir seperti ini? kenapa juga brengsek itu muncul dalam mimpinya?


Dong Tak memberitahu Kapten Yoo kalau Komisaris No yang sudah membuat mereka kehilangan Detektif Park. Ia menyarankan agar Kapten Yoo mempertemukan Komisaris No dan Jo Min Suk. Kapten Yoo paham, dia akan melakukan pendekatan dua sisi.


Komisaris No dipanggil ke kantor untuk di interogasi. Detektif Lee bertanya apakah dia yang sudah mempertemukan Detektif Park dan Jo Min Suk secara sengaja? Komisaris No tidak mengakuinya, apa dia sedang menuduhnya menyuap? Mana buktinya?

“Aku tidak bilang anda menerima suap. Jo Min Suk sudah mengakuinya.”

Komisaris No marah dan minta ponselnya dikembalikan. 


Direktur Tak menelepon Inspektur Ma, dia menyuruhnya untuk melepaskan Komisaris No. Dia sudah melakukan banyak hal. Inspektur Ma tidak bisa melakukannya, namun Direktur Tak tidak memperdulikan keluhannya dan langsung memutus sambungan telepon.


Jae Hee ada di kantornya. Asistennya memberitahu kalau Jo Min Suk dalam perjalanan kesana. Tapi sepertinya, Pengacaranya ingin membuat kesepakatan dulu dengan Jae Hee.


Direktur Tak geram mengetahui kalau Jae Hee adalah Jaksa yang menangani kasus ini. Ketua Jo tertawa puas, sungguh menarik. Direktur Tak menyuruh Ketua Jo memastikan kalau anaknya tidak buka mulut.

“Beraninya kau menyuruhku?”

“Agar anakmu bisa mewarisi grupmu secara tidak sah, kau mencuci uang, menggelapkan dana, melakukan kecurangan akuntansi. Bisa ku lanjutkan? Ketika aku berteman denganmu 16 tahun lalu, Aku meramalkan hal ini akan terjadi dan bersiap untuk ini. Tabrak lari. Dia akan di hukum selama lima tahun. Kau membangun perusahaanmu lebih dari 40 tahun. Selamatkan anakmu atau perusahaanmu. Itu terserah padamu.” Ujar Direktur Tak.

“Apa kau mau membuat kesepakatan?”


Jae Hee di kantor menerima kabar kalau kasus Jo Min Suk dipindahkan ke Jaksa lain. Jae Hee agak terkejut. Asistennya berkata jika Ketua Jo berubah pikiran.


Kapten Yoo mengabai Dong Tak kalau Jo Min Suk sudah mengakui jika ia bersekokongkol dengan Komisaris No. Dia mengaku hanya bersekongkol dengannya saja, tidak ada orang lain yang terlibat lagi.

“Bagaimana dengan Komisaris No?” tanya Dong Tak.

“Dia masih keras kepala.”


Dong Tak memutuskan untuk menemui Direktur Tak. Soo Chang berada disampingnya untuk menjadi alat pendeteksi kebohongan. Dong Tak bertanya, apakah Direktur Tak punya keterkaitan dengan kecelakaan 16 tahun yang lalu?

Direktur Tak pura-pura bodoh, dia tak mengerti. Soo Chang yakin kalau dia bohong, dia bisa mengendalikan wajahnya, tapi tidak dengan pupil matanya. Dong Tak kembali bertanya mengenai kalung TJH, apa itu miliknya?


Direktur Tak mengelak. Soo Chang sudah menduga kalau itu bohong. Dia kelihatan tegang, ia menyuruh Dong Tak untuk menekannya lagi. Dong Tak mengatakan kalau dia punya alat pendeteksi kebohongan. Alat itu mengatakan kalau Direktur Tak terus berbohong.

Direktur Tak tersenyum, dalam sebuah penyelidikan, kalau dia selalu beranggapan benar maka ia akan berakhir berdarah. Dong Tak tersenyum kecil, walau sampai berdarah, bukan polisi namanya kalau dia sudah takut.


Rahasia yang ia sembunyikan dan orang yang ia cintai. Dia akan mengoreknya sedalam mungkin. Akan lebih menarik kalau Tak Jae Hee orangnya. Direktur Tak menekankan kalau semua orang punya rahasia. Namun, beberapa orang pintar menyembunyikannya.

“Dan, beberapa orang lain akan beranggapan kalau dia bisa mengungkapkannya.” Imbuh Dong Tak.


Diluar, Dong Tak langsung bisa membaca kalau tatapan Direktur Tak goyah. Apakah orangtua itu dalangnya dan anaknya adalah pembunuh itu? Soo Chang menyuruh Dong Tak untuk berhati-hati. Orang itu membuatnya takut, apalagi dia berpura-pura membantu dia sebelumnya.


Begitu Dong Tak pergi, Jae Hee muncul dari balik tembok. Sepertinya, dia mendengar omongan Dong Tak.


Jae Hee masuk ke ruangan Ayahnya dan bertanya apa yang terjadi. Namun seketika ia terhenti saat melihat ayahnya memegang kalung berinisial TJH.


Dong Tak mendapat kabar keberadaan istri Kim Jong Doo. Ia pun langsung menemuinya dan Istri Kim Jong Doo memberikan kesaksian suka rela. Dia di suap untuk mengatakan kalau suaminya meninggal.

Ia berpindah-pindah ke luar negeri. Dan suatu saat, uang mereka habis hingga Kim Jong Doo mengajaknya kembali ke Korea dan beranggapan akan mendapat uang. Namun suaminya malah meninggal.

“Apa anda tahu siapa yang dihubunginya terakhir kali?”

“Tidak.” Jawab Istri Kim Jong Doo. Dong Tak memberikan kartu padanya, ia menyuruhnya untuk menghubunginya kalau punya informasi.


Direktur Tak berbicara dengan Jae Hee diatap. Dia mengaku kalau ia tahu kecelakaan yang menimpa Jae Hee, dia membuat tiga orang meninggal. Sebagai Ayah, ia menyadari kalau dirinya terlalu sibuk saat menjadi jaksa. Ia berusaha menutupi kasus ini dan menemui saksi untuk membuat kesaksian palsu.

Sebelumnya dia bertanya tentang Gong Soo Chang pada Jae Hee? Dia adalah putra dari supir yang dijadikan pelaku akibat kesaksian Kim Jong Doo.


Kasus itu memang sudah ditutup. Tapi kemudian, Kim Jong Doo datang menemui Direktur Tak untuk mengancamnya. Tapi tiba-tiba, dia mati. Dan Detektif yang menangani kasus itu juga meninggal. 

Ia yakin kalau Detektif Cha menduga dia terlibat dalam kematian mereka. Dia tak akan membiarkan anaknya terancam. Ia siap terjatuh kalau sampai terjadi apa-apa pada anaknya.


Jae Hee kembali ke kantornya dan membuka kliping yang berisikan banyak informasi, “Sampai kapan kau akan mengikutiku, Gong Soo Chang?”
Advertisement


EmoticonEmoticon