1/03/2018

SINOPSIS Two Cops Episode 24

Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Puji
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 23
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 25

Soo Chang meminta izin untuk melepaskan Min Suk sementara waktu. Inspektur Ma dan Kapten Yoo terkejut. Namun Soo Chang mantap mengatakan kalau dia sudah mempunyai rencana.


Tak buang waktu lama, Min Suk sudah dibebaskan dari penjara. Ia pun menghabiskan malamnya untuk minum-minum di bar Yong Pal. Yong Pal menjilatnya dan terus memujinya karena dia sudah menerima perintah dari Soo Chang.

Yong Pal menyinggung tentang Dong Tak dan mengakatan kalau banyak orang yang menganggap Dong Tak memetingkan keadilan. Tapi didalamnya, dia busuk. Sejak dibantu olehnya, Yong Pal tak lagi berurusan dengan polisi.


Yong Pal terus menuangkan minuman untuk Min Suk sampai Min Suk benar-benar mabuk dan pingsan. Yong Pal kemudian memapahnya dan memasukannya ke dalam mobil yang dikemudikan Soo Chang.


Setelah beberapa lama, Min Suk bangun dan kebingungan melihat dirinya ada dibelakang kemudi mobil. Ia turun dari mobil dan menemukan sesosok mayat yang sudah tergeletak tak jauh dari mobilnya. Min Suk kontan mengguncang tubuh mayat itu, ia memeriksa detak jantungnya, tapi sudah tak ada. Jelas, ia kebingungan.


Soo Chang dan Yong Pal memperhatikan Min Suk dari kejauhan. Begitu melihat Min Suk putus asa, Soo Chang meneleponnya. Dia bertanya, pekerjaan apa yang bisa ia lakukan seandainya dia keluar dari pekerjaannya?

Min Suk gemetaran, waktunya sangat tepat. Ia baru saja mengalami kecelakaan lagi. Ia harus mengurusnya. Soo Chang berlagak bodoh dan ikut-ikutan panik. Min Suk membentaknya supaya dia cepat-cepat ke tempatnya.


Tak lama kemudian, Soo Chang sudah datang dan membantu Min Suk untuk membuang mayatnya. Soo Chang bertanya, apa yang harus mereka lakukan sekarang dengan mobilnya? Apa mereka akan membuangnya? Atau dia ingin menyimpannya di suatu tempat?

Tolong makan umpannya, batin Soo Chang. Namun sayangnya, Min Suk tak begitu saja mengikuti keinginan Soo Chang. Dia menyurunya untuk pergi, biar dia yang mengurus mobilnya.


Soo Chang buru-buru kembali ke mobilnya dan menyuruh Yong Pal untuk memukul wajahnya. Yong Pal awalnya kebingungan, tapi dia senang, ini kesempatan baginya bisa memukulnya secara legal. 

Yong Pal memukulnya dua kali. Soo Chang marah, pukul sekali saja dengan kencang. Yong Pal memukulnya dengan kencang sampai sudut bibirnya berdarah. Yong Pal ketakutan melihat ekspresi mengerikan Soo Chang. Tapi Soo Chang hanya menepuk pundaknya, pukulannya agak kencang kali ini.


Soo Chang pun akhirnya keluar dari tubuh Dong Tak. Dong Tak menghampiri Min Suk, Min Suk menyuruhnya pergi dan memperingatkan agar dia tidak mengubah pikirannya seperti orang bodoh lainnya.


Yong Pal ikut kesal karena Min Suk tak memakan umpan yang mereka berikan. Tapi Dong Tak sama sekali tak mempermasalahkannya. Inilah rencananya, dia sudah memasang alat pelacak dimobilnya. 

Yong Pal heran, “Apa kau tak tahu kalau Star Group adalah Perusahaan IT terkemuka?”

“Aku tahu, tapi pelacan ini hanya ada satu didunia.”


Min Suk memeriksa mobilnya dari alat pelacak. Alatnya tak mendeteksi adanya alat pelacak apapun. Karena pelacak yang dimaksud oleh Dong Tak adalah arwah Soo Chang. Dan rencananya pun berjalan lancar karena Min Suk memang pergi ke tempat penyimpanan mobilnya.


Kapten Yoo melakukan interogasi pada Min Suk yang didampingi oleh pengacaranya. Namun mereka terus kekeuh mengelak segala hal yang dituduhkan padanya.


Soo Chang dan Dong Tak berhasil kembali ke kantor. Soo Chang merasa kalau dirinya hampir mati karena harus berjalan dari tempat rahasia Min Suk. Meskipun sudah menemukan mobilnya, Dong Tak tidak begitu yakin bisa mengungkapkan kasus ini.

Soo Chang menyergah, mereka pasti bisa. Dong Tak pun memastikan kalau dia bisa membuatnya kembali lagi. Tanpa pikir panjang, Soo Chang mengiyakan, dia percaya padanya. Tapi ada yang membuat Dong Tak bingung, semalam Min Suk berkata supaya dia tidak seperti orang bodoh lainnya. Siapa orang di kepolisian yang membantunya?

Soo Chang hanya bisa menghela nafas, dia belum mengatakan kalau Detektif Park menghilangkan bukti kecelakaan.


Direktur Tak melakukan pertemuan dengan Inspektur Ma. Direktur Tak mengungkit keterlibatan salah satu tim kriminal yang menghapus bukti. Dia kemudian bertanya-tanya, apa kira-kira yang bisa menggoyahkan Detektif Cha Dong Tak? Uang? Kekuasaan atau belas kasihan?

“Apa maksud Anda?”

“Dulu, seorang detektif merusak bukti.” Ujar Direktur Tak.


Disaat yang sama, Jae Hee tengah berjalan di depan pintu ruang pertemuan Direkur Tak dan Inspektur Ma. Dia bisa mendengar suara ayahnya dan berniat menemui beliau. Namun ia memutuskan untuk berhenti dan mendengarkan ucapannya.

“Demi anakku satu-satunya, Aku juga meminta bantuan Dektektif untuk menghancurkan barang bukti.” Aku Direktur Tak.


Inspektur Ma bingung kenapa Direktur Tak mengatakan itu padanya. Direktur Tak berkata kalau Inspektur Ma tidak seperti Komisaris No. Disaat Cha Dong Tak nantinya memberikan belas kasihnya, maka ia akan membelenggu kakinya.


Jae Hee bergegas ke kantornya untuk memeriksa profil Dong Tak. Ayahnya mempunya bukti yang ingin dihancurkan? Karena dirinya, Ayahnya berniat membelenggu Cha Dong Tak?


Detektif Park yang sudah tak tahan lagi akhirnya mengakui kesalahannya yang sudah menghapus bukti kejahatan Jo Min Suk. Semua orang terdiam, terkecuali Dong Tak yang langsung menarik kerah bajunya.

Bagaimana bisa dia melakukannya? Geram Dong Tak. Detektir Park mengaku kalau dia awalnya mempercayai Min Suk hanya menabrak rusa. Dia akan mengaku pada Inspektur kalau dia menghapus bukti dan menerima sogokan.


Detektif Lee menghentikan Detektir Park. Apa yang akan ia lakukan? Dia akan dipecat kalau mengakuinya. Dia memohon pada semua orang untuk melepaskan Detektif Park kali ini saja. 


Dong Tak memukul melampiaskan amarahnya. Dia menyuruh Detektir Park untuk mengakui perbuatannya pada Inspektur. Karena tahukah dia, hal terburuk apa yang dilakukan oleh Detektif? Merusak atau menghilangkan bukti. Bisa saja, bukti itu adalah bukti satu-satunya untuk membuktikan kejahatan.

Melepaskannya kali ini? Kalau polisi terus seperti itu, mereka tidak akan bisa menangkap penjahat.


Dong Tak berbicara dengan Soo Chang, dia yakin kalau Soo Chang sudah mengetahuinya. Ia ingin tahu alasannya tidak mengatakan hal itu padanya. Soo Chang mengakui kalau memang dia tahu. Tapi Detektif Park sudah berusaha keras untuk memperbaiki kesalahannya.


Semua orang terdiam saat Detektif Park mengemasi barangnya. Detektif Lee yang paling sedih dengan kepergiannya. Ia mengantarnya sampai ke tempat parkir. Saat di jalan, Detektif Park berpapasan dengan Dong Tak. Keduanya hanya saling tatap sebentar dan tidak mengatakan apapun satu sama lain.


Dong Tak bertemu dengan Kapten Yoo, dia meminta maaf atas keputusannya. Kapten Yoo tidak menyalahkannya. Dia pun mungkin akan berbuat sepertinya. Tapi semua itu hanya membuat luka dihati mereka. Mungkin mereka hanya terluka sebentar, namun tidak dengan Detektif Lee. Mereka harus menghiburnya nanti.


Disaat tengah frustasi, tim kepolisian menerima telepon yang mengabarkan kalau hasil tes DNA-nya sudah keluar dan memang darah korban yang ditemukan di serpihan kaca.


Mendengar kabar penangkapannya, Min Suk bergegas untuk kabur. Namun sayangnya, mobilnya mogok. Tepat saat itu, Detektif Lee datang dan meringkusnya. Dia amat marah dengan ulahnya. Dia sudah mengelabuhi Detektif Park yang malang.


Detektif Lee berniat memukulnya namun Dong Tak menghentikan tangannya. Saat memborgol Min Suk, dia bertanya identitas orang yang sudah membantunya. Min Suk enteng mengatakan kalau orangnya adalah Komisaris No.

Dong Tak menahan rasa geram, “Itu saja?”

“Ada pria yang tertangkap oleh Ayahku karena kecelakaan 16 tahun lalu.”


Ketua Jo menelepon Direktur Tak dan langsung memarahinya yang sudah gagal menjalankan tugas. Dia malah memasangkan borgol ditangan anaknya. Dia pikir, dia dan anaknya akan aman?

Direktur Tak menekankan kalau ia akan melakukannya lagi saat Min Suk dikirim ke jaksa. Baiklah, Ketua Jo akan memberikan kesempatan padanya sekali lagi.


Saat Dong Tak kembali ke kantor polisi, Detektif Lee memanggilnya. 

“Aku baik-baik saja. Aku hanya ingin mengatakan itu saja.” Ujarnya.


Soo Chang muncul dan menanyakan kondisi Dong Tak. Dong Tak memberitahukan temuannya kalau Direktur Tak terkait akan kecelakaan 16 tahun lalu. Dia akan menemuinya sekali lagi untuk menggali informasi.

Oiya, Soo Chang baru ingat kalau kemarin Ji Ahn datang ke kantor. Katanya dia ingin mengambil sesuatu. Dong Tak mengingat file milik Ji Ahn yang masih ia simpan. Soo Chang menyuruhnya untuk mengembalikan file itu, biar dia di kantor dan memikirkan rencana mereka selanjutnya.


Da Jung bertanya-tanya dengan sikap aneh Ji Ahn, tidak biasanya dia tak membicarakan Detektif Cha Dong Tak. Apa mereka tengah bertengkar?

Ji Ahn menyangkal. Dia bertanya pendapat Da Jung, bagaimana kalau seseorang yang ia sukai mengaku dirasuki oleh arwah? Aish.. Da Jung tak bisa mempercayainya, seperti di drama fantasi saja. Tapi kalau memang benar, bukankah dia kasihan? Harusnya mereka mendukungnya sampai bisa kembali normal.


Ji Ahn tersenyum kecil mendengar pemikiran Da Jung. Da Jung mengajak Ji Ahn melihat boneka yang dijajakan pedagang kaki lima. Ada boneka beruang lucu bertuliskan ‘police’. Dia bertanya pendapat Ji Ahn tentang boneka itu. Ji Ahn masih jual mahal, yah.. agak lucu sih.. agak keren juga.

“Jadi, keren atau lucu?”

“Keren.” Jawab Ji Ahn. Da Jung tersenyum dan membelikan boneka itu untuk Ji Ahn.


Berhubung Da Jung harus kerja, Ji Ahn pulang ke rumah sendirian. Saat sudah sampai di gang rumahnya, ia melihat Dong Tak yang sudah menunggunya. Dong Tak datang untuk mengembalikan map miliknya.

“Kau Detektif Cha, atau...”

“Aku Detektif Cha.” Sergah Dong Tak.


Dong Tak menanyakan kabarnya. Ji Ahn mengaku kalau dia memang masih bingung, namun setidaknya ia masih bisa terus melihatnya. Keduanya bertatapan lembut, Dong Tak pun akhirnya menghampiri Ji Ahn dan memeluknya.

Ji Ahn kemudian menunjukkan map miliknya. Dia ingin menunjukkan satu hal. Dong Tak terbebelalak melihat catatan di map Ji Ahn [Song Ji Seok, Ayahku, Detektif korupsi?].


Di tempat loker, Soo Chang masih terus memikirkan keterkaitan Direktur Tak dan Ayahnya. Namun kosentrasinya buyar saat ia melihat sebuah foto yang tergeletak disana. Foto yang jatuh dari map Ji Ahn, “Ayah Ssong adalah Detektif korupsi yang menghancurkan bukti Ayahku tidak bersalah?”


Di tempat lain, Dong Tak bertanya pada Ji Ahn, “Apa nama Ayahmu Song Ji Seok? Apa dia Detektif yang bunuh diri saat menyelidiki sebuah kecelakaan 16 tahun lalu?”
Advertisement


EmoticonEmoticon