12/06/2017

SINOPSIS Two Cops Episode 7 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Two Cops 2017 Episode 7 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 6 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 7 PART 2

Dong Tak berterima kasih kepada Soo Chang yang sudah membantunya. Dia sudah menemukan penjahatnya, karena pria itu mengakui perbuatannya. “Tidak ada orang idiot yang mau mengakui perbuatan yang tidak dia lakukan” kata Dong Tak.  “Tidak kamu tidak mengenalnya. Dia bukan hanya idiot, dia sangat idiot. Kami besar tersama dip anti asuhan yang sama. Lalu apakah kamu mempercayai idiot itu melebihi aku?” Tanya Soo Chang. “Kamu adalah pencuri jadi aku tidak mempercayaimu” kata Dong Tak


Ji Ahn membeli banyak makanan untuk diberikan kepada Dong Tak, dia ingin membujuk Dong Tak untuk memberikan informasi tentang kasus Detektif Jo. Dia berlatih mengatakan apa yang harus dia katakan kepada Dong Tak.


Soo Chang berusaha untuk menyakinkan Dong Tak untuk bekerja sama sebagai partner.
FLASHBACK


Wanita yang dulu meramalnya berkata “kamu akan menemukan seorang partner yang luar biasa secepatnya. Kalian berdua akan terus bersama seperti memiliki satu tubuh. Hanya dengan itu kalian bisa bertahan hidup”
FLASHBACK END


Dong Tak dan yang lainnya datang ke kantor polisi. Ji Ahn juga baru tiba, dia bertanya kepada Sung Hyuk apa yang terjadi. Sung Hyuk menjawab “kami menangkap orang yang membunuh detektif Jo”


Soo Chang tetap meminta Dong Tak supaya dia bisa masuk dalam tubuhnya. Dong Tak berbalik dan akan berbicara pada Soo Chang tapi Soo Chang berada di sebelah  kananya. Dong Tak kesal. “berikan aku bukti kalau pria itu bukan pelakunya” tapi Soo Chang berkata dia tidak mempunyai bukti. Dong Tak menyuruhnya pergi saja.


Dong Tak akan masuk ke dalam, Soo Chang berteriak mengatakan Ji Ahn datang. “Ssong, kamu harusnya melihat apa yang sudah aku lakukan hari ini. Sayang sekali”


Ji Ahn datang dan memberi selamat kepada Dong Tak yang sudah menangkap penjahatnya. Soo Chang berkata “berkat kamu, kami menangkapnya terima kasih Ssong.”


“apakah aku bisa mendapatkan berita langsungnya?” Tanya Ji Ahn. Dong Tak kesal kepada Soo Chang dan berkata “apakah kamu mendengarku? pergilah” Ji Ahn marah dan berkata “Pergilah, apa kamu bicara padaku?”


Soo Chang berkata “kenapa kamu sangat kasar kepada wanita? Dan kepada wanita cantik seperti Ssong.” Ji Ahn tambah kesal dengan sikap Dong Tak, Dong Tak beralasan dia tidak berbicara dengan Ji Ahn. Ji Ahn bingung karena tidak ada orang di sekitar mereka.


“Ssong, kamu terlihat sangat cantik ketika marah. Aku tidak tahu jika kamu mengetahuinya.” kata Soo Chang sambil menatap Ji Ahn


Dong Tak mendengar kata-kata Sso Chang, dan berkata “Apa kamu biasanya marah kepada semua orang? Maksudku, seorang wanita seharusnya tidak marah kepada siapapun seperti itu. bagaimana kamu tidak bisa mengerti aku? Kamu sangat lambat dalam memahaminya. Jangan Marah kepada siapapun. Kamu tidak bisa marah kepada pria lain. Jangan pernah. Marahlah saja padaku. Mengerti?” kata Dong Tak 


Ji Ahn heran melihat sikap Dong Tak “memangnya kapan aku pernah marah kepada semua orang?”


Soo Chang terus berbicara kalau dia ingin membantunya tapi Dong Tak tidak mau, dia mengusir Soo Chang sambil menendang ke kiri dan ke kanan. Ji Ahn melihatnya dan berkata “aku pasti sudah gila”


Dong Tak menginterogasi Lee Doo Sik, Dong Tak mendapatkan telpon kalau mereka menemukan pisau yang digunakan untuk membunuh Hang Joo dan darah pada pisau itu. Doo Sik berkata Hang Joon dibunuh karena dia terlalu pinta. Dong Tak lalu mau memukulnya, petugas keamanan akhirnya masuk dan membawa Dong Tak keluar.


Soo Chang datang menemui Dong Tak dan mengatakan kepadanya tentang bukti bahwa Doo Sik bukan pelakunya.


Dong Tak masuk dalam ruang interogasi dan melihat tulang belakang Doo Sik. “tubuhnya terlalu bersih bagi seseorang yang pernah ditimpa oleh lemari. Dong Tak mengingat malam itu dia berkelahi dengan pria berhelm itu, lemari jatuh mengenai tubuh pria berhelm, tapi tubuh Dong Sik tidak terluka sedikitpun.


Ji Ahn di usir dari ruang interogasi, Soo Chang melihatnya dan akan pergi mendekati Ji Ahn, tapi tiba-tiba dada Soo Chang terasa sakit.


Soo Chang datang di rumah sakit, ternyata kondisi tubuhnya sempat melemah. Soo Chang beruntung masih bisa melewatinya.


Soo Chang mendekati tubuhnya, dia mengingat kata-kata Miss Bong “Jangan lupa, jika kamu tidak kembali dalam 49 hari, maka kamu harus mengucapkan selamat tinggal untuk tubuhmu.”


Ji Ahn sedang membawa berita, Dong Tak dan kawan-kawannya keluar membawa Doo Sik “mereka menangkapku, dan tidak ada jalan keluar.  aku tidak bisa tidur tenang sampai sekarang jika aku tidak mengakui semuanya”
FLASHBACK


Ma Jin Gook berkata kepada Doo Sik untuk menutup mulutnya, maka dia kan mendapatkan posisi yang baik. Doo Sik berkata kepadanya untuk membeli dia jas yang bagus.
FLASHBACK END


Jin Gook melihat Doo Sik dari ruangannya dan berkata “dia pikir dia bisa bergabung bersama kita, arogan Bod*h itu”


Dong Tak berkata “aku tidak akan menyerah sampai akhir” “lakukan apa yang kamu mau, tapi kenapa kamu berpikir itu bukan aku?” tanyanya. “Seorang partnerku memberitahukannya” kata Dong Tak. Ji Ahn melihat mereka berdua berbicara dari luar mobil.


Dong Tak dan Ji Ahn saling berpandangan. Ji Ahn yakinpasti ada yang tidak beres.


Jae Hee bertemu dengan ayahnya, dia ingin agar Kasus Lee Doo Sik dapat dia tangani. Tapi ayahnya tidak mengijinkan. Ayahnya meminta Jae Hee untuk mengajak Ji Ahn makan bersama.


Ayah Jae Hee melihat profil Dong Tak saat berada di dalam mobilnya.


Dong Tak mengunjungi makam Hang Joon, Dong Tak mengatakan padanya untuk bertahan, dia akan menemukan pembunuhnya. Setelah itu Dong Tak akan menangis sepuasnya.


Saat Dong Tak sudah pergi ada seseorang yang mengambil abu Hang Joon.


Mereka semua minum bersama merayakan keberhasilan mereka menangkap pembunuhnya, tapi Dong Tak terlihat murung kapten bertanya apa yang dia pikirkan. Dong Tak tidak mengatakan yang sebenarnya apa yang dia pikirkan bahwa dia mencurigai Doo Sik bukanlah pelakunya. Dong  Tak hanya menjawab tidak ada dan tersenyum.
Advertisement


EmoticonEmoticon