12/08/2017

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 4 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 4 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 4 Part 1

Ji A pergi ke cafe Sun Hye. Ia menyentuh lampu hatinya, “Apakah kau disana?”


Ji A dan Min Kyu sama-sama tidak bisa tidur. Mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.


Keesokan harinya, Ji A menerima pesan dari Ssanip. ‘Kami semua di sisimu, Ji A. Jangan marah. Bisakah kau menjadi robot kami untuk beberapa hari lagi?’


Ji A keluar dari cafe sambil menelepon Sun Hye dan memberitahu kalau ia akan kembali ke tempat Min Kyu dengan tujuan agar nantinya ia dapat memproduksi lampu hati dan menjualnya.


Sun Hye: “Bagaimana kau melakukannya?”
Ji A: “Akan kutunjukkan betapa memuaskannya mendukung para pemula untuk memulai bisnis. Aku akan membuat si brengsek ini mengubah keputusannya.”


Tim Santa Maria sedang mengepak barang mereka. Baek Gyoon menyesal karena sudah memarahi Ji A sebelumnya. Pai berkata, “Biar saja kita jadi penghuni liar di sini, dia tidak akan mengusir kita kan?” Ssanip berdiri dan berkata, “Jangan buang waktu lagi, ayo kita memohon pada Ji A.” Lalu bel berbunyi.


Ji A datang. “Aku akan bekerja untukmu. Secara gratis. Satu minggu?” katanya pada Baek Gyoon. Pai dan yang lainnya sangat lega.


Ssanip kesal karena Baek Gyoon malah menanyakan apa alasan Ji A bersedia melakukannya.


Ji A: “Alasanku adalah.. aku menerima terlalu banyak uang, jadi aku merasa bersalah.”
Baek Gyoon: “Aku kira kau mengkhawatirkan aku.”
Ji A: “Dengan satu syarat. Aku butuh makan dan tempat tinggal.”


Baek Gyoon lalu mengatakan bahwa mereka akan pindah.


Tim Santa Maria dibantu tim jasa pindah, meninggalkan Daeyang.


Lalu datang dua orang berpakaian serba hitam.


Sekretaris menerima kabar bahwa Tim Santa Maria menghilang, dan ia melaporkannya pada Ketua Hwang.


John Martin: “Selain kau, apakah ada orang lain yang tahu bahwa Santa Maria adalah tim pengembang robot? Jika tidak ada,  bagaimana mereka membatalkan rapat di malam sebelum kontrak ditandatangani?”
Ketua Hwang: “Putraku saja tidak tahu. Hanya aku yang tahu tentang ini.


John Martin: Aku sudah menyelesaikan bagianku. Sekarang saatnya kau untuk menyelesaikan perjanjian ini. Kapan Aji-3 menjadi milikku?”
Ketua Hwang: “Aku pastikan aku akan mendapatkannya tak lama lagi.”


Rombongan Tim Santa Maria sampai di rumah Min Kyu. Mereka sangat senang bisa tinggal di tempat seindah itu.


Tukang kebun datang dan memberitahu bahwa tempat mereka bukan di sini. Ia lalu menunjukkan tempat tinggal Tim Santa Maria. Min Kyu mengawasi dari atas.


“Selamat datang di rumahku,’ gumam Min Kyu.


Tukang kebun membawa mereka ke sebuah gudang. Ia ternyata kepala pelayan, dan sepertinya dia pelayan satu-satunya. (haha..)


Kepala pelayan menjelaskan aturan yang harus dipatuhi Tim Santa Maria selama mereka tinggal di sana. Peraturan pertama adalah walaupun tempat ini luas, mereka hanya boleh pergi dalam radius 20 meter dari tempat mereka berada sekarang.


Sebuah tas bergerak-gerak dan kepala pelayan bermaksud membukanya, tapi Pai mengalihkan perhatiannya dengan bertanya apakah mereka boleh memesan makanan. Kepala pelayan menjawab, “Tentu tidak boleh, kami akan menyiapkan bahan makanannya dan kalian bebas memasaknya. “


Kepala pelayan pergi setelah berpesan agar mereka juga memperhatikan peraturan lain yang sudah dia tulis. Hoktal lalu membuka tas yang tadi bergerak sendiri. Lalu Ji An keluar dari sana.


“Kita akan tinggal di sini? Dia tinggal di mansion dan hanya memberi kita gudang ini? Pelit sekali dia.” Ia lalu berlari ke arah jendela untuk mengecek apakah bisa melihat Min Kyu dari sana, tapi Baek Gyoon melarang karena Min Kyu dapat melihatnya.


Baek Gyoon: “Pai, cek apakah ada CCTV di sekitar sini, lalu singkirkan. Hoktal, Ssanip ayo kita bereskan barang kita.”
Ji A: “Tungguuuu..  Ayo makan. Aku hanya minta satu syarat. Kau setuju untuk memberiku tempat tinggal dan juga makanan.”


Sambil menunggu makanannya matang, mereka membicarakan tentang si robot kecil yang bernama Beetle. “Dia bisa berkeliling, menerima sinyal wifi dan membawakan barang. Dia adalah angota terlucu dan termuda di tim kami. Hoktal dan Senior Pai membuatnya bersama,” kata Ssanip.


Ji A: “Senior? Itu berarti Pai lebih tua darimu. Kau pasti mulai sekolah lebih awal dari teman sebayamu?”
Hoktal: “Dia lulus jauh lebih awal. Dia melewati beberapa tingkat dan lulus universitas ketika umurnya 17 tahun. Kau bisa menyebutnya jenius?”
Pai: “Siapa yang tidak jenius di sini?”
Ji A: “Aku.” (hahaha...)


Mereka lalu bercerita asal nama julukan mereka. Hoktal karena wajahnya mirip dengan yang ada di Planet of Apes, Ssanip karena mulutnya yang suka bicara, dan Pai karena dia suka membaca.
Ji A: “Baek Gyoon juga punya nama julukan. Pria jamur (fungus). Jamur merah ketika dia marah, dan jamur putih ketika dia normal.”


Ji A lalu protes bahwa kari yang mereka masak sudah kadaluwarsa. Tapi Ssanip bilang mereka pernah makan yang sudah kadaluarsa dua bulan, dan rasanya masih enak. “Mereka membuatnya hampa udara, jadi baik-baik saja sampai enam bulan setelah kadaluarsa,” kata Baek Gyoon.


Min Kyu memanggil Baek Gyoon dan menyuruhnya menceritakan secara singkat bagaimana cara melatih Aji-3. “Input. Enter,” jawab Baek Gyoon.


Min Kyu: “Jelaskan lebih panjang.”
Baek Gyoon: “Aji-3 dapat membaca emosi orang. Kesalahan bisa saja terjadi jika bertemu orang yang berbeda. Tapi jika dia hanya perlu fokus kepada satu orang, tingkat akurasinya menjadi sangat tinggi. Semain banyak informasi yang dimiliki, semakin mudah dia akan berkomunikasi.”


Min Kyu bertanya apakah Baek Gyoon puas dengan kemampuan Aji-3.
Baek Gyoon: “Dia sudah menjadi Aji-3 pribadiku. Dia lebih baik dari manusia.”
Min Kyu: “Aku setuju dengan pendapatmu bahwa dia lebih baik dari manusia. Jika aku yang melatihnya, apa kau bisa melihat apa yang dia pelajari?”


Baek Gyoon berkata bahwa Min Kyu dapat menge-set password, sehingga ia seperti dapat membuat ruang operasi terpisah.


Min Kyu lalu memulai aktifitasnya dengan mengaktifkan password. Dia menyebutkan kata SANDWICH.


Aji-3 asli berkata bahwa password itu tidak diperbolehkan, dan meminta Min Kyu untuk mencari kata yang lain.
Flashback..


Saat diputuskan oleh Ji A dulu, Baek Gyoon sedang makan sandwich.


Ji A malah berkata bahwa password SANDWICH diterima. Baek Gyoon tidak bisa berbuat apa-apa.


Min Kyu berkata bahwa ia akan memberi hadiah untuk Ji A karena sudah menyelematkan nyawanya. Dia menunjuk dada Ji A, “Aku akan membuat ruang pribadiku di sini. Jangan biarkan orang lain masuk. Hanya aku yang diizinkan masuk. Aku akan melatihmu”


“Dan kau akan menyimpan informasi mengenai diriku di kepalamu. Mulai sekarang, kau hanya perlu fokus padaku.” [crstl]


Advertisement

4 komentar

Kyaaa sinopsis kilat😄💖

Kereeeen bgt ... Gk sabar nunggu episode minggu dpn.. Thanks kakak sinopsisnyaa

D tunggu kelanjutan y..teerimakasih sinopsis y..

Gak sbr bgt nunggu kelanjutannya...


EmoticonEmoticon