12/29/2017

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 15 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 15 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 15 Part 1

Masih dalam keadaan sedih, Ji A menerima pesen dari Hong Joo, kakak iparnya, yang meminta tolong agar mengantar Dong Hyun ke dokter.


Karena curiga, Min Kyu membuka kembali surat-surat ucapan ulang tahun dari Ri El, dan menemukan bahawa semua tulisan tangannya berbeda.


“Kenapa kau tidak menyadari ini sebelumnya, Kim Min Kyu,” kata Min Kyu yang kemudian menertawakan dirinya sendiri.


Ji A menaiki scooter-nya untuk menjemput Dong Hyun. Dan ia melihat seseorang yang terkejut karena melihat robot yang sangat mirip dengan manusia di depan sebuah toko.


Min Kyu menatap rak buku di ruang kerjanya yang ada di lantai atas.
Flashback..

Ji A lah yang merapikan rak buku tersebut.


Ji A mengatur letak bukunya menjadi bentuk hati.


Min Kyu menyetir mobilnya, tapi Baek Gyoon menghentikannya dan menyuruhnya keluar. Min Kyu bilang Aji-3 tidak disana, jadi ia akan bicara dari dalam mobil. Baek Gyoon tetap memaksanya agar bicara di luar mobil.


Baek Gyoon mengingatkan Min Kyu bahwa seharusnya ia tidak memperlakukan Aji-3 dengan tidak hormat karena Aji-3 sangat berharga baginya. “Bukankah dia juga begitu bagimu? Kua bilang dia menyembuhkan penyakitmu,” kata Baek Gyoon.


Min Kyu: “Dia robot yang tidak memiliki perasaan.”
Baek Gyoon: “Kau yang merawatnya. Kau menghabiskan waktu dan usaha untuk itu?”
Min Kyu: “Lalu kenapa? Apa tumbuh perasaan di robotmu? Itu tidak mungkin. Pada akhirnya, dia tidak berarti apa-apa.”


Baek Gyoon bertambah kesal dan mengingatkan berapa banyak hal yang Aji-3 dan Min Kyu lalui bersama. “Tapi itu tidak berarti apa-apa bagimu?” tanya Baek Gyoon. Min Kyu tetap pada ucapannya dan menyuruh Abek Gyoon menghapus saja semua kenangan itu.


Baek Gyoon kembali ke lab dan Pai mengajaknya bicara.


“Ssanip memakan masakan yang Jo Ji A buat. Aku melihat Ji A memberikan semua yan dia buat. Ji A adalah orang yang berpikiran sederhana. Aku lalu menganalisisnya. Pertama, Ji A menerima pekerjaan sambilan ini adalah karena uang. Tapi kenapa dia kembali dan setuju untuk bekerja secara gratis?” kata Pai memulai presentasinya.


Baek Gyoon mengatakan bahwa itu karena Ji A merasa menerima terlalu banyak uang sebelumnya.


“Benarkah hanya itu? Coba kita lihat isi kopernya. Selain barang-barang untuk bepergian, kenapa dia membawa dua benda identik dan tebal ini?”


“Karena aku?” tanya Baek Gyoon terlalu percaya diri. Pai melanjutkan penjelasannya lagi.


“Beberapa waktu yang lalu KM Finance mengadakan kompetisi untuk pengusaha muda. Aku kemudian tahu kalau lampu hati Ji A sudah masuk ke babak final.”


Ji A mengecek punggung Dong Hyun dan mengkhawatirkan keadaannya. Tapi Dong Hyun bilang ia baik-baik saja. Ji A lalu bertanya apakah Hong Joo sudah makan dan Hong Joo menggelengkan kepalanya.


Mereka lalu ke dapur dan Ji A memasakkan sesuatu untuk Hong Joo. Hong Joo ingat saat piknik sekolah dulu teman-teman yang lain mengejek Ji A karena membuat bola-bola nasi. “Ya dulu aku sangat kesal saat mereka tidak mau mencobanya,” kata Ji A.


Ji A sedang di ruang tunggu bersama Dong Hyun. Sebelumnya Hong Joo berkata bahwa dia sudah membuat janji dengan ahli alergi terbaik di Korea.


Dan yang mereka temui adalah Dokter Oh!


Dokter Oh mengatakan bahwa Dong Hyun bukan hanya alergi kacang, tetapi juga anggur hijau, putih telur, tomat, dan kutu. Perawat lalu mengajak Dong Hyun pergi untuk di-scan, sedangkan Dokter Oh membuatkan resep untuk Dong Hyun.


Ji A: “Dokter, aku ingin bertanya. Mungkin ini terdengar lucu dan konyol. Tapi adakah alergi akrena bersentuhan dengan sesama manusia?”
Dokter Oh: “Ada beberapa kasusnya di dunia. Tapi pengobatannya akan sulit karena menyangkut psikologis seseorang. “Kenapa? Apa kau kenal seseorang yang dengan alergi itu?”


“Seseorang akan sembuh, jika dia menemukan seseorang yang benar-benar dia percaya. Pikiran manusia sangat menarik, bukan?” lanjut Dokter Oh.


“Jadi alergi semacam itu memang ada. Apa  Min Kyu alergi pada manusia. Apa aku bukan manusia?” gumam Ji A di dalam bus bersama Dong Hyun.


Dong Hyun diberikan hadiah jus oleh Sun Hye karena sudah bertingkah baik di rumah sakit. Ji A lalu menitipkan Dong Hyun karena Hong Joo meminta bantuannya untuk berbelanja.


Sun Hye mengatakan bahwa dia akan pergi ke kamar mandi. Dong Hyun mengerti dan membuat para pelanggan mau menunggu.


Baru saja Ji A keluar cafe, Min Kyu datang dan keluar dari mobilnya sambil memakai peralatan perangnya.


Dong Hyun menatap Min Kyu dengan aneh. Karena tidak ada orang, Min Kyu akan keluar lagi.


Dong Hyun: “Aku alergi kacang.”
Min Kyu: “Apa?”
Dong Hyun: “Aku alergi kacang. Kau alergi apa?”
Min Kyu: “Lebih parah darimu.”
Dong Hyun: “Aku juga alergi pada kutu, telur,d an tomat.”


Min Kyu: “Aku alergi pada satu hal, tapi itu sangat buruk.”
Dong Hyun: “Aku Dong Hyun.”
Min Kyu: “Apa?”
Dong Hyun: “Aku Jo Dong Hyun. Itu namaku. Siapa nama paman?”


Min Kyu: “Kim Min Kyu.”
Dong Hyun: “Bibiku tidak punya pacar.”
Min Kyu: “Apa hubungannya denganku?”


Dong Hyun terus berusaha menahan Min Kyu agar tidak pergi dengan bercerita tentang bola-bola nasi yang Ji A buat.


Sun Hye kembali, lalu membuatkan kopi untuk Min Kyu. Min Kyu berterima kasih karena berkat Sun Hye ia sudah bertunangan sekarang.


Sun Hye: “Apa orang yang mengambil ciuman pertamamu tahu tentang hal itu?”
Min Kyu: “Dia tahu. Dia ada di sampingku saat itu terjadi.”


“Dasar brengsek. Dia bodoh sekali,” gerutu Sun Hye dan Dong Hyun kaget mendengarnya. Sun Hye lalu bertanya apa tujuan sebenarnya Min Kyu datang kesana. 


Min Kyu: “Apakah menurutmu temanku menyukaiku.”
Sun Hye: “Ya jelas.”
Min Kyu: “Darimana kau tahu?”
Sun Hye: “I see you.”


Ji A masih berada di pasar dan melihat penjual acar ikan.
Flashback..


Ji A mengingat saat Min Kyu membuatkan acar ikan untuk Hoktal.


Sun Hye berkata bahwa ia melihat wanita itu terus menatap Min Kyu sepanjang waktu. Min Kyu tidak yakin bahwa ini tentang perasaan karena ia pikir Ji A adalah robot yang tidak memiliki perasaan.


Dong Hyun melemparkan bola-bola nasi buatan Ji A kepada Min Kyu dan menyemangatinya.


Sun Hye bertanya pada Min Kyu yang beranjak pergi,“Apa kau akan menerima perasaannya? Tidak peduli bagaimanapun dia berubah?” [crstl]

Advertisement

1 komentar:

Argghhh deg2an😱


EmoticonEmoticon