12/22/2017

SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 10 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 10 BAGIAN 1


#10 – Aku Akan Melindungimu dengan Caraku Sendiri


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 9 Part 2

Ji A pulang bersama Baek Gyoon. Baek Gyoon mengatakan bahwa keadaan sudah aman karena jarak mereka dengan mobil Min Kyu sudah cukup jauh. Ji A lalu bangun dari mode pura-pura standby-nya.


JI A bertanya kenapa Baek Gyoon mengikutinya kesana, karena itu membuat mereka hampir ketahuan. Baek Gyoon balas memarahi Ji A karena pergi  keluar bersama Min Kyu, padahal dia sudah melarangnya. “Kenapa kau melibatkan dirimu dalam masalah? Dia.. dia hampir.. Dia bisa saja mencium... Dia.. kau.. Astaga, lupakan saja,” kata Baek Gyoon panik.


Mereka terus bertengkar, lalu Ji A bilang mau tidur siang dan minta dibangunkan saat sudah sampai.


Mobil Baek Gyoon terhenti di lampur merah. Ia menatap Ji A yang sedang tertidur. “Apa yang sudah kulakukan?” gumamnya.

Baek Gyoon tidak membawa Ji A ke mansion Min Kyu, tetapi ke rumah Jin Bae, kakak Ji A. Ji A bertanya kenapa dia malah dibawah kesini. Baek Gyoon menjawab bahwa kerja sambilan Ji A sebagai robot sudah selesai.


Min Kyu pulang ke rumah dan ia kembali menghubungi Dokter Oh. Min Kyu berusaha meyakinkannya, tapi Dokter Oh tetap tidak percaya.


Min Kyu lalu pergi ke ruangan yang penuh cermin dan melakukan vdeol call dengan Dokter Oh sambil menunjukkan kondisi tubuhnya. “Kau lihat? Tidak ada apa-apa.”


Dokter Oh terkejut, dan dia mengatakan bahwa tidak mungkin Min Kyu kembali normal tanpa suntikannya. “15 tahun. Kau sudah mencoba semua jenis obat-obatan selama 15 tahun, tapi semua itu percuma. Ini adalah pertama kalinya kau mengalami hal besar seperti ini. Apa ini benar berkat robot yang kau tunjukkan padaku?” tanya Dokter Oh.


Dokter Oh bertanya sudah berapa lama Min Kyu bersama robot itu dan apa saja yang sudah mereka lakukan bersama. Min Kyu berkata bahwa mereka hanya tinggal bersama dan tidak melakukan apa-apa lagi.


Dokter Oh lalu meminta Min Kyu mengingat semua perubahan kecil sejak robot itu datang ke rumahnya. Dokter Oh yakin dengan menyatukan informasi-informasi kecil itu, mereka akan menemukan apa penyebabnya.


Di luar gerbang mansion, Pai menerima kiriman sparepart Aji-3 yang sebelumnya nyasar ke Afrika.


Jin Bae pulang berbelanja bersama keluarganya, dan Ji An hanya berani mengintip mereka. Ia melihat pakaiannya, lalu pergi menjauh dari rumahnya.


Ji A pergi ke sauna. “Ji A, kau sudah melakukan yang terbaik. Kerja sambilanmu sudah berakhir. Kita serahkan akhirnya pada langit. Ya. Mereka tidak akan mudah menolak petisi yang dibuat sepenuh hati,” kata Ji A pada dirinya sendiri.


Ji A lalu berbaring di matras dan melihat seorang nenek sedang mencium kening cucunya. Ia tersenyum
Flashback..


Ji A  mengingat saat Min Kyu mencium keningnya di hadapan banyak orang. 


Ji A lalu keluar dari ruang dalam dan memukul-mukul pipinya agar dirinya sadar.


Tapi seorang pria lewat sambil mencium kening pasangannya. “Ah.. panas..”


Ji A lalu mencoba memusatkan pikirannya di ruang dingin. Tapi tidak berhasil. “Apa maksud dibalik ciuman itu? Apakah dia menganggapku anak-anak atau sebagai wanita? Hmm.. Baginya, aku hanya sebuah robot.”


“Cium aku.. Cium aku..” kata wanita yang tadi melintas di depan Ji A. Ji A kesal, tapi tidak bisa mengatakan apa-apa.


Min Kyu berjalan di dalam rumahnya, dan menatap meja makannya. Ia bermaksud mengikuti saran Dokter Oh agar mengingat kembali apa saja yang sudah ia lakukan bersama Ji A.
Flashback..


Min Kyu mengingat saat Ji A berdiri dan memakinya.


Min Kyu tertawa dan bertanya-tanya apakah saat itulah keajaiban terjadi. 


Ia melihat ke arah dapur dan mengingat Ji A yang menolongnya saat ia tersedak.


Dan ketika Ji A menggenggam tangannya.


Min Kyu menatap tangannya, “Atau ketika itu?”


Min Kyu mengambil cake es krim yang sebelumnya dibeli Ji. Ia lalu memakannya.


Ji A: “Ah ini kau tuan. Kucing, tuan, kucing, tuan, kucing..Tuanku  tersenyum.”


Min Kyu mengatakan bahwa Ji A sangat manis saat itu, tapi hal seperti itu tidak bisa membawa keajaiban. Ia lalu menerima telepon dari Dokter Oh yang menanyakan apakah robotnya sangat mirip manusia.


Min Kyu: “Hmm.. ya.”
Dokter Oh: “Apa kau mengatakan masalahmu padanya?”
Min Kyu: “Yya..”
Dokter Oh: “Apa kau menyebutkan penyakitmu?”


Min Kyu: “Sepertinya iya.”
Dokter Oh: “Kau bersamanya selama 10 hari? Lalu bagaimana jika dia tidak bersamamu selama 10 hari?”
Min Kyu: “Aku rasa aku akan merindukannya, tapi 10 hari terlalu lama.”


Dokter Oh menduga bahwa Min Kyu telah menjalin pertemanan dengan si robot, sehingga itulah penyebab keajaibannya terjadi. Min Kyu lalu mengingat saat-saat yang dia habiskan bersama Ji A. “Hubungan adalah menanam akar di hati seseorang,” gumam Min Kyu.


Baek Gyoon ada di dalam mobil, tapi ia tidak mau menjawab telepon dari Hoktal. Pai lalu mengiriminya pesan ‘Sparepartnya sudah datang, tapi ada kendala’.


Baek Gyoon ternyata parkir di luar gerbang mansion Min Kyu, dan dua pengintai memperhatikannya.


Pria 1: “Paman, itu mobilnya kan?”
Pria 2: “Benar, tapi aku rasa bukan dia orangnya.”
Pria 1: “Kenapa dia terlihat familiar?”


Mereka lalu mengecek sebuah kliping artikel tentang Baek Gyoon. Mobil Baek Gyoon bergerak dan mereka akan mengikutinya. Tapi gerbang mansion terbuka, dan Baek Gyoon masuk. “Aku mendapatkan kalian semua,” kata si Pria 2.


Tim Santa Maria kebingungan karena Baek Gyoon belum juga menjawab ponselnya. Lalu mereka melihat Baek Gyoon masuk.


Tim Santa Maria menonton rekaman saat Min Kyu terlihat akan mencium Ji A. Ssanip kesala, ia merasa bahwa sejak awal Min Kyu itu orang yang aneh. Baek Gyoon berkata bahwa dia tidka bisa mengirim Aji-3 kesana.


Ssanip berpikiran bahwa jika Min Kyu tahu bahwa Ji A adalah manusia, mereka mungkin akan memiliki akhir yang bahagia.


Baek Gyoon: “Three-Part Baton melakukan itu karena tahu dia robot. Jika kita memperbaiki Aji-3, dia juga akan memperlakukannya sama seperti itu. Apa kalian tidak masalah dengan itu?”
Hoktal: “Tentu tida. Aku tidak akan membiarkan dia melakukan itu pada Aji-ku.”
Ssanip: “Itu benar. Tapi kita harus menyerahkan Aji-3 besok, atau kita akan ditendang keluar.”
Baek Gyoon: “Kenapa kita harus diusir? Kita yang akan pergi.”


Min Kyu sedang melukis sesuatu. Ia akan melakukan apa yang disarankan Dokter Oh, yaitu agar Min Kyu menghabiskan waktu lebih banyak bersama robotnya.


Ternyata yang Min Kyu lukis adalah sebuah papan nama bertuliskan ‘Kamar Pretty’. “Aji-3, harta karunku,” kata Min Kyu sambil tersenyum.


“Itu artinya kau tidak bisa melakukan apa-apa tanpaku kan? Rawatlah harta karunmu dengan sangat baik” kata Ji A sambil mengedipkan matanya. Tapi itu ternyata hanya imajinasi Min Kyu saja.


Min Kyu menempelkan kepalanya di dinding dan berkbata bahwa ia tidak akan menyebut robotnya sebagai harta karun.


Ri El datang ke kantor CEO Hwang dan bercerita bahwa dia baru saja ditolak Min Kyu. Ri El melihat CEO Hwang menyeringai dan bertanya apakah CEO Hwang ia diperlakukan seperti itu.


CEO Hwang: “Tidak.”
Ri El: “Apa dia berkencan dengan seseorang?”
CEO Hwang: “Aku tidak tahu. Kami tidak membicarakan masalah pribadi. Apa dia tidak menyukaimu?”
Ri El: “Tidak, aku rasa dia bukan tidak menyukaiku, tapi dia tidak mau menikahiku. Apa aku memiliki kekurangan?”


CEO Hwang lalu mengajak Ri El agar menikah dengannya saja. Ri El tidak yakin, karena ia merasa akan sulit baginya untuk mencium CEO Hwang. CEO Hwang mengajaknya untuk mencobanya saja dulu. Tapi kemudian ponsel Ri El berdering.


Ri El: “Bukankah tidak sopan kau menghubungiku di pagi hari setelah menolakku?”
Min Kyu: “Mari kita lakukan. Tiga kencan, sebuah ciuman, lalu pernikahan. Ayo kita lakukan.”
Ri El: “Hey, Kim Min Kyu, apa yang kau lakukan?”
Min Kyu: “Aku mengajakmu berkencan.”
Ri El: “Kencan? Oh kemarin kau jual mahal ya? Baiklah, kita bertemu akhir pekan ini.”


CEO Hwang kecewa. [crstl]
Advertisement


EmoticonEmoticon