12/14/2017

SINOPSIS Black Knight Episode 3 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Black Knight Episode 3 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 2 PART 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 3 PART 2

Hae Ra dan bibinya datang disebuah rumah. Hae Ra takut bibinya membuat masalah lagi, tapi bibinya menyangkalnya.


Hae Ra terkejut melihat Soo Ho. Soo Hoo memperkenalkan dirinya kepada Hae Ra dan bibinya. Bibi berterima kasih karena sudah menawarkan tua yang sangat bagus. Soo Ho berkata mereka bisa tinggal sampai menemukan rumah yang baru. 
asisten Soo Ho mengajak bibi untuk melihat kamar.


Hae Ra bingung, bagaimana ini bisa terjadi. Soo Ho berkata dia pernah mengatakan pada Hae Ra kalau dia mempunyai bisnis sendiri saat mereka menghabiskan malam bersama. Hae Ra menyuruh Soo Ho untuk diam karena nanti orang lain akan berpikiran yang aneh.


Soo Ho tersenyum dan mengatakan jadi ini rahasia antara kita berdua? Hae Ra terdiam
Hae Ra bertanya apakah itu nama aslinya? Soo Ho mengiyakan “kamu terlihat terkejut seperti mendengar nama cinta pertamamu” kata Soo Ho. Hae Ra tidak menanggapinya dan langsung beranjak pergi memanggil bibinya.


Soo Ho menghentikannya dan bertanya “kenapa kamu tidak datang? aku menunggumu meskipun aku tahu kamu tidak akan datang”
“kenapa masih menunggu jika tahu aku tidak akan datang?” 
“menurutmu kenapa aku tetap menunggumu?” Tanya Soo Ho. Hae Ra tidak menjawabnya. Soo Ho berkata itu tugas Hae Ra. besok aku akan menanyakan jawabannya. beristirahatlah.


Hae Ra menemui bibinya. Bibi senang melihat rumah yang begitu bagus, tapi Hae Ra ingin pergi saja. Bibi bertanya dari mana Hae Ra mengenal pria itu. Hae Ra menjawab saat dia bertugas di Slovenia. Bibi curiga pasti terjadi sesuatu. Hae Ra menyangkalnya, Bibi berkata itu adalah takdir. Hae Ra merasa tidak nyaman berada disini.


Soo Hoo datang dan mendengarnya. Dia bertanya kenapa Hae Ra merasa tidak nyaman berada disini? Hae Ra menghindar dan berkata dia harus pergi ke kantor.


Soo Ho keluar rumah, Hae Ra bertanya kenapa mengikutinya? Soo Ho akan membukakan pintu untuk Hae Ra.


Sebelum membuka pintu. Soo Ho bertanya “apakah karena harga diri sampai Hae Ra tidak ingin tinggal disini? berarti kamu memikirkanku? aku jadi lebih bersemangat.” Hae Ra menyuruh Soo Ho untuk cepat membukan pintu saja. Soo Ho menawarkan untuk mengantarnya tapi Hae Ra tidak mau. Soo Ho lalu mengajak makan siang besok. Hae Ra menyetujuinya.


Soo Ho langsung masuk ke dalam rumah. Hae Ra heran karena Soo Hoo belum membuka pintunya.


ketika Hae Ra membuka pintunya, ternyata pintunya tidak dikunci. Hae Ra tak percaya dengan sikap Soo Ho yang membohonginya.


Hae Ra datang di kantornya. tapi Pak satpam mengatakan tidak bisa masuk kedalam karena ada gangguan. Hae Ra mengerti dan pamit pergi.


Hae Ra datang menemui Sharon. saharon menyetrika pakaian dengan begitu anggun. Sharon mengajaknya untuk minum.


Hae Ra mencoba pakaian yang dibuat oleh Sharon. Sharon mengatakan untuk membawa pakaian yang lain juga. Hae Ra heran kenapa Sharon terus membuatkan pakaian untuknya, dia masih tidak mengerti. Sharon mengatakan dia menganiaya Hae Ra di masa lalunya jadi dia menebusnya agar bisa bahagia. “Apa yang kamu lakukan padaku dimasa lalu?” Tanya Hae Ra. Sharon memintanya untuk meminum minumannya saja.
FLASHBACK


Sharon pada zaman dulu menatap Hae Ra dengan tatapan penuh benci.
FLASHBACK END


Hae Ra bertanya apa pada masa lalu kamu mengambil priaku atau sesuatu? Sharon mengatakan Hae Ra yang mengambil Prianya, dia adalah pria terbaik diseluruh dunia. Hae Ra tersenyum dan berkata ya ampun bererti aku menang di masa lalu. Sharon menatapnya tajam dan berkata kali ini dia akan merebutnya. Hae Ra mengerti dan menyuruhnya melakukannya.


Ji Hoon sedang berada di gym, pelatihnya mengatakan padanya untuk kembali mempersiapkan dirinya jangan mengharapkan untuk menjadi jaksa lagi karena Ji Hoon dulu mengambil kuliah pendidikan jasmani. dia meminta Ji Hoon untuk menjadi pelatih saja. Dia akan menjadi kaya jika bergabung di klub. Ji Hoon berkata dia tidak bisa melupakan mata sedih itu (mata Hae Ra)


Hae Ra masih bersama Sharon, dia mengatakan akan mengambil baju yang dipakainya ini dan akan membayarnya saat dia mendapatkan uang. Sharon memandang minumannya dan berkata dia tidak membutuhkan uangnya, dia hanya ingin melakukan sesuatu yang baik.


Ji Hoon mengirim foto-fotonyanya kepada Hae Ra dan mengatakannya dia sudah keluar penjara. Dia bahkan akan bekerja di Black Fitness mulai besok.


Hae Ra kesal, Sharon bertanya ada apa? Hae Ra mengatakan padanya kalau itu adalah pria yang mencampakannya. Sharon mendekat dan melihat foto Ji Hoon, dia sampai memegang hp Hae Ra dan menutup mata. Hae Ra memintanya untuk meembalaskan dendamnya pada Ji Hoon. Sharon mendapatkan ide untuk membuat sebuah baju.


Sharon mengatakan dia yang akan mengurus pria itu.


Soo Ho dan Tuan Han sedang melihat sebuah rumah. Soo Ho melihat dirinya di masa muda berjalan memegang bunga dengan wajah yang sedih


Soo Hoo ingin membelinya rumah itu tapi Tuan Han berkata rumah itu sering membawa nasib sial bagi pemiliknya termasuk orang tua Hae Ra.
FLASHBACK


Soo Hoo dan Hae Ra melihat rumah tradisional. Soo Hoo mengatakan dia lebih menyukai rumah tradisional daripada apartemen. Hae Ra juga akan menyukai rumah tradisional dan akan membelinya dan meminta Soo Ho untuk merenovasinya nanti. Mereka berdua berjanji. 


ayah Hae Ra datang dan melepaskan tangan Soo Ho dan Hae Ra. Ayah memandang Soo Ho seperti sedikit tidak suka. ayah mengajak mereka untuk makan mie yang terkenal di dekat sini.


mereka bertiga berjalan bersama, ayah Hae Ra bertanya apa yang tadi mereka berdua janjikan. soo ho berkata hae ra ingin agar dia merenovasi rumah tradisional. Hae Ra ingin membeli 10 rumah tradisional tapi Soo Ho berkata dia hanya akan merenovasi 1 rumah saja. mereka berjalan bersama dengan gembira.
FLASHBACK END


Soo Ho sedang berada di dalam mobil tanpa sengaja dia berkata “aku tetap mengingat janjiku” Soo Ho meminta tuan han untuk memperhatikan renovasi rumah dengan baik. tuan han mengerti.


Hae Ra keluar untuk makan siang dengan soo ho. saat keluar hae ra melihat soo ho yang sedang bermain denang seekor anjing. nampaknya dia menyukai anjing.


Soo Ho bertanya apakah malammu menyenangkan? “Itu bukan sesuatu yang baik untuk menyapa saat siang hari” kata Hae Ra “itu juga bukan pakaian yang kamu pakai kemarin” ucap Soo Ho.
“aku hanya punya waktu satu jam.”kata Hae Ra. mereka berdua kemudian pergi makan siang.


Soo Ho menanyakan tentang tugas yang dia berikan tadi malam pada hae ra.
FLASHBACK


“Jika kamu tahu aku tidak datang kenapa kamu menunggu?”
“menurutmu kenapa aku menunggu?”
Hae Ra tidak menjawab “itu tugasmu. aku akan menanyakannya besok”
FLASHBACK END


“Karena kamu bosan. karena kamu membutuhkan organku. karena kamu pembunuh” kata Hae Ra. Soo Ho terkejut mendengar jawaban Hae Ra “aku pikir kamu bukan kamu konsultan yang terbaik. apa hanya itu yang kamu pikirkan, atau apa kamu menghindari jawaban yang sebenarnya karena suatu tujuan?” Tanya Soo Ho


“Apa kamu tertarik padaku?” Tanya Hae Ra
“Apa kamu berharap begitu?” Tanya Soo Ho lagi.
Hae Ra tidak menjawab karena makanan mereka sudah datang.


“Itu jawaban yang sangat mendekati.” kata Soo Ho
“kenapa kamu tertarik padaku?”
“Kenapa kamu tidak berpikir kalau kamu itu menarik?” Tanya Soo Ho. “Mungkin kamu tidak tahu karena sudah lama diluar negeri, tapi wanita miskin dan yatim piatu sepertiku ini tidak ada yang menarik sama sekali”


“Dari yang aku lihat kamu adalah seorang pekerja keras dan tulus. kamu juga mempunyai senyum yang sangat cantik” lanjutnya “kamu tahu apa arti itu menawan? itu adalah sebuah kekuatan yang sangat misterius untuk menarik perhatian orang dan membuat mereka tetap memikirkanmu”


Bibi pelayan membawakan makanan tapi Soo Ho tidak mau memakannya dan meminta Hae Ra untuk menjadi Black Knight baginya. Hae Ra tersenyum.
FLASHBACK


Hae Ra dan Soo Ho sama-sama ingin mengambil makanan. keduanya sama-sama mengalah satu sama lain. Ayah Hae Ra melihat tidak suka.
FLASHBACK END


Hae Ra dan Soo Ho berjalan bersama, semua orang yang melewati mereka memuji kecantikan dan ketampanan mereka berdua.


Soo Ho bertanya “apa perusahaanmu berpartisipasi dalam Proyek Seoul Bertetangga?”
FLASHBACK


Hae Ra sedang rapat. mereka membicarakan tentang Proyek Seoul Bertetangga. Tim mereka tidak mau ikut partisipasi dalam proyek tersebut. tapi bos mereka menyuruh mereka untuk ikut, akhirnya Tim mereka ikut.
FLASHBACK END


Soo Ho mengatakan perusahaan mereka juga ikut. Hae Ra bingung sebenarnya apa pekerjaan Soo Ho. Soo Ho meminta waktu 10 menit.Dia memegang tangan Hae Ra dan mengajaknya pergi.


Soo Ho memperlihatkan kepada Hae Ra bisnis yang dia jalankan. Dia pertama memulai bisnis sewa-menyewa, aku menjamin kontrak 5  tahun, aku juga mengembangkan kota tua. Sepuluh menit pun berlalu


Soo Ho mengatakan dia akan pulang terlambat, jadi jangan membuka duku diariku. Hae Ra pikir dia kurang terlalu tertarik untuk melakukannya hanya karena seorang bocah kaya tertarik padak. Soo Ho tersenyum. Dia melihat seekor anjing. Hae Ra berkata Aku tahu kamu menyukai anjing. aku melihatnya tadi


“Tapi aku menyukaimu” Ungkap Soo Ho. “Sampai berjumpa dirumah”


“aku pikir kamu mau memberitahukanku sesuatu tadi malam?” Tanya Hae Ra. 
“aku sudah mengatakannya”
“apa? kapan?”
“Baru saja.” Soo Ho lalu pergi.


Teman Hae Ra datang dan bertanya siapa itu. “Dia adalah Tuan Tanah, dia tinggal bersamaku” jawab Ha era


Tuan Park dan anaknya membicarakan bisnis yang sementara ini sedang banyak dilakukan orang, mereka menyewa rumah dan meneriwa penyewa baru untuk sama-sama membayar sewanya. pemilik gedung di sebelah gedung mereka di Hyehwa-dong tidak akan menaikan harga sewanya bahkan mereka membantu penyewanya untuk membantu penyewa.


Sharon sedang berada di sebuah kafe, dia melihat Soo Hoo. saat dia berdiri untuk melihatnya. semua gelas dan kursi berserakan dilantai. “itu dia orangnya.” kata Sharon


Tuan Park lewat dengan mobilnya, dia melihat Sharon yang masih berdiri tak percaya melihat Soo Ho.


Hae Ra sedang bekerja. dia mengingat kata-kata Soo Ho yang mengatakan dia menyukainya. Ji Hoon mengirim pesan “apa kamu sakit karena kamu terluka? jangan menangis”


Ji Hoon sedang melakukan pemotretan. Hpnya berbunyi dia meminta izin ke kamar mandi. Ji Hoon menutup poselnya dulu, dia takut Hae Ra akan meminta untuk menangis dan mengatakan bahwa hae ra mencintainya. 


Hae Ra mengirim pesan “aku berada di Slovenia, aku sudah melupakanmu” Ji Hoon berkata “aku menyakitinya sangat dalam.”


Hae Ra baru pulang kerja, Ji Hoon menunggunya dan ingin memberikan bunga. Hae Ra tidak peduli dan langsung pergi. J I Hoon menghentikannya dan berlutut agar Hae Ra menerimanya. Hae Ra menerima bunga itu dan langsung melemparnya kedalam mobil yang sedang lewat.


Ji Hoon berteriak kesal, “kenapa kamu kemari?” “karena aku mengkhawatirkanmu. apa kamu mendapatkan pinjaman untuk pergi ke slovania. aku tahu aku menyakitimu, tapi kamu tidak bisa seperti itu. aku pikir aku menyukaimu.” Ji Hoo memperhatikan penampilan Hae Ra dan bertanya apa yang terjadi padamu? “Tidak ada. aku hanya putus dengan jaksa palsu”


Hae Ra naik Bus, dia seperti sedang memikirkan sesuatu.
Advertisement

1 komentar:

Spertinya bgus,tp critantnya msh bingung.


EmoticonEmoticon