SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 20 PART 1

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 20 BAGIAN 1


#20 – Apa yang Harus Kulakukan?


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 19 Part 2

Ji A terkejut saat mengetahui kalau yang meneleponnya adalah Min Kyu. Min Kyu menelepon untuk memakai jasa Ji A lagi untuk membeli action figure. Ji A berusaha menahan tangisnya, dan ia tidak sanggup mengatakan apa-apa.


“Hallo. Direktur Jo, kau dengar? Kenapa kau tidak menjawab? Katakan sesuatu, Direktur Jo,” kata Min Kyu.


Ji A mengatakan bahwa waktunya tidak tepat untuk menelepon. Min Kyu kemudian bahwa akhir-akhir ini ia merasa bosan. “Jika kau bosan, teleponlah temanmu,” kata Ji A.


Min Kyu: “Temanku baikku pergi jauh. Itulah kenapa aku menjadi bosan. Tunggu. Kenapa suaramu seperti itu? Apa kau sakit?”
Ji A: “Sayang sekali. Aku juga akan pergi jauh.”
Min Kyu: “Apa? Kemana?”
Ji A: “Jauh, jauh sekali.”


Min Kyu kebingungan ia bertanya kepada siapa lagi ia bisa membeli barangnya dan siapa lagi yang bisa ia telepon. Ji A kemudian mengatakan kalau ia sudah tidak melayani jasa titip beli lagi. “Jadi jangan hubungi aku lagi,” kata Ji A lalu menutup teleponnya.


Ji A menangis dengan sangat keras.


Baek Gyoon ada di luar pintu ruang rawat Ji A dan tampaknya ia mendengar semuanya.


Min Kyu kebingungan. “Seharusnya dia membelikan barang untukku. Tidak menyenangkan.”


Min Kyu memandang rak buku hatinya lagi.


Pelayan Sung yang sedang membaca buku di kamarnya terkejut dengan kedatangan Min Kyu. Apalagi ketika Min Kyu berkata akan tidur di kamar Pelayan Sung dan menyuruh Pelayan Sung untuk tidur di kamarnya.


Min Kyu mengatakan bahwa ia tidak bisa tidur di kasurnya. Pelayan Sung kemudian mematikan lampu dan menyalakan lilin untuk Min Kyu. Ia mengatakan bahwa ayah Min Kyu juga dulu selalu melakukannya jika dia tidak bisa tidur.


Ji A terlihat sedang ada di studio untuk membuat pas foto.


Kemudian dia pergi untuk membuat passport.


“Australia?” tanya Hong Jo dan Dong Hyun bersamaan. Ji A mengatakan bahwa ia akan bekerja sambil belajar Bahasa Inggris disana.


Hong Jo protes karena Ji A tidak membicarakan ini dulu dengan mereka. Ji A berkata bahwa satu tahun akan segera berlalu, dan mereka akan bertemu lagi.


Ji A: “Aku akan menghemat uangku dan mencari ide. Aku akan kembali dengan Bahasa Inggris yang fasih. Aku akan mengajarimu Bahasa Inggris, Dong Hyun.”
Dong Hyun: “Aku tidak perlu bicara Bahasa Inggris dengan baik. Jangan pergi, Bibi.”
Ji A: “Kau manis sekali..”


Ji A lalu pamit pergi untuk bekerja, namun scooter Ji A tidak bekerja. Tiba-tiba Baek Gyoon datang dan berkata akan memperbaikinya. Dia bahkan berbohong bahwa scooter Ji A datang ke mimpinya dan minta diperbaiki. Ji A menyuruhnya pulang dan akan membawa scooternya ke bengkel. “Wah... kau pasti kaya. Kalau begitu, bayar aku untuk biaya perbaikannya,” kata Baek Gyoon.


Baek Gyoon selesai memperbaiki scooternya dan ia yakin scooter itu akan berjalan dengan baik selama satu bulan kedepan. Ji  A kemudian mengatakan agar Baek Gyoon tidak datang lagi. Tapi Baek Gyoon sepertinya tidak ambil pusing dengan perkataan Ji A.


Min Kyu sudah menerima kabar dari Jin Bae bahwa akan diadakan rapat komisaris darurat dan agenda utamanya adalah pemecatannya.


Min Kyu merasa melihat Ji A di sampingnya yang berkata, “Ini hari yang indah, tersenyumlah.” Min Kyu mengatakan agar Ji A menghilang dan kemudian bayangan Ji A pun menghilang.


Ji A membuka booth penjualan sarung tangan di pinggir jalan, dan mobil Min Kyu berhenti karena lampu merah tepat di depan Ji A.


Saat Min Kyu melihat ke arahnya, booth Ji A sedang tertutup oleh pengunjung yang datang.


Kali ini giliran Min Kyu yang hadir di imajinasi Ji A. “Kau jadi lebih cantik,” kata Min Kyu. Kemudian ia menghilang setelah tersenyum pada Ji A.


Seorang wanita datang dan mengatakan bahwa wajah Ji A terlihat sedih. “Apa belum ada yang beli? Aku ambil semua, ini, itu..” kata wanita itu. Saat Ji A menyiapkan barangnya, wanita itu tampak memberi kode oke kepada seseorang.


Ternyata Baek Gyoon yang menyuruh wanita itu untuk membeli semua barang dagangan Ji A.


Baek Gyoon kembali ke lab, lalu berkata pada Aji-3 bahwa dia akan mengubahnya menjadi pria yang tampan. Aji-3 lalu mengucapkan terima kasih.


Ji A melakukan pekerjaan sambilan di pengiriman paket. Ia membawa barang-barang yang berat.


Sun Hye mengingatkannya kalau itu adalah pekerjaan yang berat. Ji A sudah tahu itu, tapi ia bilang itu akan membantunya menjernihkan pikiran.


Ketua Hwang berkata pada putranya bahwa besok Min Kyu akan kehilangan posisinya, karena saham para sekutunya dan saham atas nama akun pinjaman akan menjadi saham mayoritas.


Ketua Hwang: “Tim Santamaria dan Aji-3 akan menjadi milik kita. Besok, kau akan menjadi Direktur KM Finance.”
CEO Hwang: “Ayah, kau bilang kau menyerahkan urusan ini padaku.”
Ketua: “Benar, dan apa yang terjadi? Apa kau memberikan robotnya pada Martin?”
CEO Hwang: “Tidak, aku mencari orang yang tepat untuk melakukan...”
Ketua Hwang: “Hentikan. Kita hanya perlu menyingkirkan Min Kyu dan memberikan Aji-3 pada Martin. Kenapa harus membuang waktu?”


CEO Hwang tidak suka atas perlakuan ayahnya, apalagi ketika Ketua Hwang mengatakan bahwa ia akan mendapat Ri El untuk CEO Hwang. Ia lalu pergi.


Ketua Hwang lalu bertanya apda Sekretaris Yoon apakah Jang Doo Sam sudah ditemukan. “Maaf, Tuan. Kami belum menemukannya,” jawab Sekretaris Yoon.


“Sial. Kenapa dia harus kembali ke Korea? Jika dia membuka mulutnya tentangkematian Park Sung Jin, maka kita semua akan mati,” kata Ketua Hwang dan CEO Hwang mendengarnya dari luar.


“Temukan dia. Kau harus menemukannya dan tutup mulutnya. Kau tidak boleh membiarkan dia bertemu dengan Min Kyu,” lanjut Ketua Hwang pada Sekretaris Yoon.


Min Kyu tampak sedang menunggu seseorang di sebuah cafe.


Tak jauh dari meja Min Kyu, seorang pria bermasker tampak sedang memperhatikannya.


Min Kyu: “Halo? Jang Doo Sam?”
Doo Sam: “Apa kau sendirian?”
Min Kyu: “Seperti yang kau lihat, aku disini sendirian.”


Doo Sam kemudian memperhatikan orang-orang di sekitar Min Kyu dan melihat ada pria bertopi yang mencurigakan baru saja masuk ke cafe. Doo Sam ketakutan.


Doo Sam: “Aku harus memikirkan tentang ini.”
Min Kyu: “Halo?”
Doo Sam: “Jangan cari aku sampai aku menghubungimu.”


Min Kyu panik karena ia bisa kehilangan satu-satunya kesempatan untuk menjatuhkan Ketua Hwang. Ia melihat pria yang mencurigakan itu, lalu menghubungi Jin Bae.


Min Kyu menduga masih banyak lagi misteri di balik kematian Ketua Park. “Kita harus menjalankan rencana B, bukan?” tanya Jin Bae.


Min Kyu kemudian mengirimkan email pada Madam X.


Tepat setelah itu, ia menerima pesan dari Ri El yang mengingatkan kalau mereka ada janji kencan.


Ji A mengirimkan paket ke sebuah butik pernikahan. Pegawai memintanya menunggu karena akan mengecek paketnya dulu.


Ji A kemudian melihat Min Kyu sedang duduk disana. Ia langsung menyembunyikan wajahnya. Ia memberanikan diri untuk menoleh kembali dan melihat Ri El juga ada disana.


Ri El keluar dari kamar ganti dan bertanya mana gaun yang lebih bagus kepada Min Kyu, yang sedang dia pakai atau yang dia coba sebelumnya.  Min Kyu bilang keduanya bagus.


Ji A lalu meminta pegawai agar segera menandatangani bukti pengirimannya. Min Kyu melihat ke arah Ji A tepat setelah Ji A pergi.


“Yoo Cheol akan berkata...” gumam Ri El.


“Baju yang ketiga. Kau punya garis leher yang indah,” ujar CEO Hwang.


“Kau lebih tampan sekarang,” gumam Ji A. “Ini bagus. Ini yang terbaik.”


Para pemegang saham berdiri menyambut kehadiran Min Kyu di ruang rapat.


Sekretaris Yoon membuka rapat dengan mengatakan bahwa agendanya adalah pemberhentian Kim Min Kyu untuk menstabilkan kondisi perusahaan. Ketua Hwang menambahkan bahwa temperamen Min Kyu yang buruk juga membuat mereka kehilangan citra baik didalam maupun luar perusahaan.


Direktur Ye berusaha membela Min Kyu dengan mengingatkan bahwa Min Kyu sudah menghasilkan banyak keuntungan untuk perusahaan.


Ketua Hwang: “Direktur Ye, kau terlalu banyak memikirkan uang. Kita juga harus memikirkan citra perusahaan.”
Min Kyu: “Siapa kandidat penggantiku?”
Ketua Hwang: “CEO Hwang Yoo Cheol.”


“Aku pikir, di akhir rapat ini, CEO Hwang Yoo Cheol akan menjadi orang yang dipecat,” kata Min Kyu.


“Daeyang Shipbuilding memiliki Tim R&D bernama Santamaria. Apa yang mereka buat bukanlah kapal. Mereka membuat robot,” lanjut Min Kyu. [crstl]


3 komentar

avatar

Terimakasih.... Semangat nulisnya... N dtunggu kelanjutannya

avatar

Gomawo mbak cristal

avatar

D tunggu kelanjutan y..😊😊

Click to comment