SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 11 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 11 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 11 Part 1

Baek Gyoon sudah kembali ke lab, tapi tidak menemukan siapapun di sana. “Dimana mereka?” gumanya.


Pai yang sedang berlari bersama yang lain menerima telepon dari Baek Gyoon. “Ya, Doktor Hong, kami sedang dalam perjalanan pulang setelah berjalan-jalan,” kata Pai lalu menutup teleponnya. Pai memberitahu Ji A agar menggunakan alasan bahwa dia datang untuk mengambil tasnya, dan jangan sampai mengatakan kalau ia menginap di rumah Three-Part Batton.


Baek Gyoon: “Kenapa kau datang bersama mereka?”
Ji A: “Aku.. aku datang untuk mengambil tasku.”
Hoktal: “Kami bertemu dengannya di depan.”
Baek Gyoon: “Baiklah, ambil tasmu. Dan kalian dengarkan aku, kita dapat investor. Dia ingin agar kita membawa Aji-3 dan memberikan penjelasan.”


Pai mengingat bahwa Aji-3 belum betul benar. Tapi Baek Gyoon bilang, Aji-3 hanya tidak bisa jalan. Jadi dia akan membawanya dengan kursi roda. “Ayo semuanya, cepat. Kita tidak punya banyak waktu,” ajak Baek Gyoon.

Tim Santa Maria meninggalkan Ji A yang terlihat kebingungan.


Dua pria pengintai ada di suatu area parkir. Pria 2 yakin kalau Baek Gyoon akan memarkir mobilnya disana. “Sebelum dia mengeluarkan Aji-3, katakan padanya bahwa kau ingin minum teh bersama timnya. Lalu ajak mereka ke cafe di lantai 1. Sedangkan aku akan mengendarai mobil  van dengan Aji-3 di dalamnya,” kata pria 2.


Pria 2 juga memberi instruksi agar pria 1 izin ke kamar mandi, lalu ia akan menjemputnya di pintu masuk. Pria 1 bertanya bagaimana jika ada orang yang akan menunggu di mobil. Pria 2 lalu mengeluarkan alat kejut listrik, tapi mereka malah kaget sendiri.


Min Kyu menjawab teleponnya dengan lemas dan menerima informasi  bahwa saat di Amerika dulu Baek Gyoon difitnah oleh sesama rekan profesornya. “Doktor Hong tidak menunutnya, karena ia ingin melindungi anggota timnya dan dia menyerahkan seluruh materi penelitiannya kepada profesor itu,” lanjut lawan bicara Min Kyu.


Ji A melepas pakaian Aji-3 dan menggantungnya. Sementara itu, Tim Santa Maria sedang bekerja untuk mengoptimalkan kinerja Aji-3.


Ji A akan keluar tanpa berpamitan karena mereka terlihat sangat sibuk. Tapi Baek Gyoon melihatnya dan mengatakan bahwa ia akan mengantar Ji A. Belum sempat Ji A menjawab, terdengar suara ketukan di pintu dan suara Min Kyu yang minta izin untuk masuk.


Ji A langsung kembali ke dalam kamar dan Baek Gyoon yang membukakan pintu. Baek Gyoon mengatakan bahwa ia sudah mendaoat investor baru dan akan segera pindah. Min Kyu berkata bahwa dia sudah tahu apa alasan Baek Gyoon disebuat sebagai ilmuwan penipu.


Min Kyu: “Manajer cabang KM Finance di Massachusetts adalah teman baik Senator Negara Bagian. Itulah bagaimana aku bisa mengetahuinya. Aku meminta bantuannya untuk mengembalikan reputasimu.”
Baek Gyoon: “Kau pikir siapa dirimu? Siapa kau bisa mengembalikan reputasiku?”
Min Kyu: “Kau tidak dituduh secara tidak adil.”
Baek Gyoon: “Aku tidak peduli apa yang terjadi. Aku akan mendapatkan kembali repitasiku dengan kemampuanku sendiri. Jika kau datang untuk mengatakan itu, kau bisa pergi sekarang.”
Min Kyu: “Aku rasa Aji-3 benar, aku memang buruk saat bicara dengan orang lain.”


Min Kyu lalu mendekati Baek Gyoon dan memegang tangannya. Baek Gyoon berusaha melepaskannya. Lalu ia melihat ruam merah mulai muncul di tangan Min Kyu dan juga lehernya.


“Tolong aku..” kata Min Kyu.


Dokter Oh mengatakan pada Baek Gyoon melalui video call bahwa robot yang dibuat Tim Santa Maria sudah menyelamatkan sebuah nyawa.


Aji-3 sudah berada di dalam mobil dan duduk di atas kursi roda. Hoktal merasa sedih karena mereka harus pergi. Ssanip mengatakan bahwa Min Kyung bukanlah tukang cabul, jadi dia berencana akan mengatakannya pada Baek Gyoon. Tapi Hoktal bilang itu percuma karena setiap keputusan yang Baek Gyoon ambil adalah keputusan final. “Tidak mungkin ada kolam renang di lab baru nanti ataupun gym,” keluh Ssanip.


Baek Gyoon kembali di lab dan Ji A masih menunggunya. Pai mengatakan bahwa mereka siap berangkat. Ia menatap Ji A sejenak, lalu berkata, “Ayo pergi..”


Min Kyu melihat mobil Tim Santa Maria melintas di depan rumahnya. 


Semua yang ada di dalam mobil tampak murung. Baek Gyoon juga tampak bingung.
Flashback..


Min Kyu memberikan catatan hasil pemeriksaan kesehatannya untuk wajib militer yang sudah dilakukan sebanyak empat kali. “Ahli Patologi tidak mengakui penyakitku. Mereka tidak percaya kalau hal itu ada. Tentu saja tidak ada obatnya. Setiap kali ada obat alergi yang baru keluar, aku membeli dan mencobanya pada tubuhku.”


Min Kyu lalu membuka koper berisi tongkatnya. Ternyata ia tahu kalau orang-orang menyebutnya Three-Part Batton.  “Mereka tidak tahu bahwa ini adalah senjataku untuk bertahan hidup. Itulah kehidupanku selama 15 tahun. Aku sudah siap untuk melakukannya sepanjang hidupku. Tapi, aku menemukan keajaiban pada Aji-3,” lanjut Min Kyu.


“Kita kembali kesana,” kata Baek Gyoon sambil memutar balik kemudi mobilnya. Semua orang terkejut.


Baek Gyoon: “Jangan lakukan jika kau tidak mau.”
Ji A: “Aku mau.”
Baek Gyoon: “Jangan lakukan jika kau merasa terganggu.”
Ji A: “Aku siap”
Baek Gyoon: “Tidak bisakah kau berpikir dulu sedikit?’
Ji A: “Ini pertama kalinya, kau memintaku duluan.”


Baek Gyoon kembali kepada timnya dan mengatakan bahwa ia sudah salah sangka terhadap Min Kyu. Min Kyu juga sudah menjelaskan padanya mengenai kesalahpahaman dan perjanjian 50 juta dollar. “Tidak ada alasan untuk pergi. Aku putuskan untuk tetap disini,” kata Baek Gyoon. Hoktal dan Ssanip menyambut gembira. “Pai, ayo kita bicara.”


Pai dan Baek Gyoon bicara di dalam mobil. Pai berkata bahwa dia menentang keputusan Baek Gyoon. Pai menduga ini karena Baek Gyoon ingin agar bisa lebih dekat dengan Ji A. Baek Gyoon berkata bukan karena itu. Pai khawatir jika Min Kyu mengetahui kebohongan mereka, maka Baek Gyoon akan dibilang penipu lagi.


Baek Gyoon memastikan bahwa ketika sparepart sudah siap dan Aji-3 selesai diperbaiki, maka Aji-3 akan langsung menggantikan posisi Ji A. “Pai, aku ingin melihatnya sampai akhir. Kita melakukan sesuatu yang luar biasa. Itulah alasan kita membuat robot.”


CEO Hwang kembali menerima kabar yang mengecewakan. “Haruskah kita menjalankan rencana B?” tanya sekretaris.


Pria 2: “Ya, aku mengerti.”
Pria 1: “Ada apa? Apa mereka minta uangnya kembali?”
Pria 2: “Kita harus mendapatkan robot itu bagaimanpun caranya.”


Min Kyu yang tadinya murung menjadi bahagia saat melihat mobil Tim Santa Maria kembali.


Jin Bae menjelaskan, “Jika kau menandatangai perjanjiannya, Direksi KM Finance akan menyetujuinya dan kau akan menerima uangnya. Kita juga akan membicarakan tentang laboratorium yang baru.”


Baek Gyoon mulai bicara tidak formal pada Min Kyu. Baek Gyoon lalu mulai bicara tidak formal pada Min Kyu dan karena Min Kyu adalah yang paling muda diantara mereka, itu berarti Min Kyu punya 4 senior sekarang. “Hi, brother..” sapa Ssanip. Baek Gyoon juga ikutan, “Hello, little brother.”


Min Kyu melongo. Ssanip berkata, “Inikah rasanya memiliki adik yang kaya raya?”


“Kenapa? Kau kesal?” tanya Baek Gyoon. Min Kyu menguatkan dirinya dan berusaha menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


Baek Gyoon: “Ada satu lagi hal yang paling penting. Jika kau menolak, aku tidak akan tanda tangan. Berjanjilah bahwa kau tidak akan pernah menyentuh Aji-3.”
Min Kyu: “Oke..”


Ji A menatap lampu hatu-nya yang rusak satu. Ji A berjanji pada si lampu bahwa dia akan memperbaikinya seperti baru lagi. Baek Gyoon lalu datang dan berkata bahwa dia bersedia memperbaiki lampunya, tapi Ji A harus membayarnya. “Berapa?” tanya Ji A. Baek Gyoon akant mengatakannya saat lampunya sudah selesai diperbaiki dan akan selesai dalam satu hari.


Min Kyu: “Apa? ‘Hi, brother? Hello, little brother? Mereka sangat menganggu. Aku mentraktir mereka sekali dan sekarang mereka menjadi lintah.”
Jin Bae: “Aku pergi dulu.”
Min Kyu: “Tunggu. Temukan seseorang untukku. Namanya Jang Doo Sang”


Jin Bae: “Kenapa kau membutuhkan dia?”
Min Kyu: “Ini tentang Tim Santa Maria. Temukan dia bagaimanapun caranya.”
Jin Bae: “Baik, Tuan.”


Min Kyu memanggil Aji-3 dari depan lab melalui ponselnya. Ji A yang udah berkostum Aji-3, lalu keluar dan menutup pintunya.


Di dalam, Tim Santa Maria menguping pembicaraan mereka.


Min Kyu lalu menunjukkan sebuah mobil golf.


Min Kyu: “Mulai sekarang, aku akan menjemputmu setia pagi untuk mengoptimalkan pemakaian bateraimu. Jadi jangan bergerak dan berlari terlalu banyak, oke?”
Ji A: “Apa ini karena aku adalah harta karun?”
Min Kyu: “Terserahlah. Mode teman..”


Mobil golf Min Kyu melewati Pelayan Sung yang bertanya-tanya layanan antar jemput apa itu.


Min Kyu mengomeli Ji A karena tiba-tiba meninggalkannya kemarin. Min Kyu mengancam akan menjual Ji A dalam bentuk kepingan besi jika terus melakukan hal seperti itu.


Min Kyu: “Ketika aku menemui seseorang, tetaplah berada dalam jarak pandangku.”
Ji A: “Kenapa?”
Min Kyu: “Jika tidak maka itu berarti pelanggaran kontrak.Ingat saja, bahwa dalam keadaan apapun kau harus tetap bersamaku, mengerti?”
Ji A: “Baiklah..”


Min Kyu lalu menyuruh Ji A untuk membersihkan ruangan. Ji A heran karena sebelumnya, Min Kyu memintanya menghemat baterai.


Ji A masuk ke ruangan itu dan melihat banyak pakaian wanita. Dan ada juga boneka dan topi yang mereka lihat saat berjalan-jala n sebelumnya. Itu adalah ruangan yang sudah Min Kyu siapkan untuk Ji A, ‘Kamar Pretty’.


Min Kyu menyusul masuk ke kamar itu. Min Kyu bilang Ji A tidak cocok dengan warna pink, jadi dia membelikan baju baru. Tapi itu bukan karena ingin menyenangkan Ji A, melainkan agarpakaiannya terlihat bagus dan rapi saat pergi bersamanya. Min Kyu lalu menyuruh Ji A mengganti pakaiannya dengan yang ia suka.


Baek Gyoon sedang memperbaiki lampu hati Ji A. Dan Pai melihatnya dari belakang. (Apa dia cemburu ya..?”


Min Kyu terpesona melihat Ji A yang sudah berganti pakaian dan menyebutnya cantik. Ji A tersenyum. “Benarkah?” tanya Ji A.


Min Kyu bilang Ji A sangat cantik dan akan mengelus kepalanya. Saat teringat perjanjiannya dengan Baek Gyoon, Min Kyu menarik tangannya kembali, lalu ia menceritakan perjanjian itu pada Ji A.


“Ini tubuhku. Dia tidak berhak mengatakan itu padanya,” kata Ji A dalam hati.


Min Kyu berjalan mendekat, “Aji-3, ada yang ingin kusampaikan padamu. Aku ingin mencium.



Click to comment