SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 1 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 1 BAGIAN 2


“Apa aku menabraknya? Tidak, tidak mungkin. Astaga, ini gila,” kata Min Kyu.


Penulis Sinopsis: Cristal
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS I'm Not a Robot Episode 1 Part 1

Ia lalu memakai sarung tangannya dan berusaha membangunkan Ji A dengan menggunakan tongkatnya yang diketuk-ketukkan ke helm Ji A. “Hey Direktur Jo, hey..  “


Ji A lalu menarik tongkatnya, sehingga Min Kyu terjatuh dan bertatapan dengannya.


Ji A tampak terpesona saat melihat Min Kyu dari dekat, “Kau sangat tampan..”


Sadar bahwa Ji A hampir menyentuhnya, Min Kyu bangun dan berteriak ketakutan. “Hey, mau kemana kau?” Ji A memegangi celana Min Kyu.


“Lepaskan aku! Berhenti menyentuhku!” Min Kyu lalu mendorong Ji A sampai terpental.


Ji A bangun dan berhasil menahan kaca mobil Min Kyu. Ia mencengkram kerah Min Kyu, yang sepertinya mengenai lehernya. Langsung muncul reaksi pada mata Min Kyu.


“Pertama aku tertabrak, lalu tidak mendapatkan uangku. Kau pikir aku akan menyerah?” Min Kyu membuka pintunya, sehingga Ji A terjatuh lagi.


Min Kyu menjalankan mobilnya dalam keadaan napas yang sesak, lalu menyuntikkan obat ke kakinya.


Di rumah, Min Kyu memperhatikan leher dan tangannya. Ponselnya berdering.


“Halo Dokter Oh..”


Dokter Oh datang untuk memeriksa Min Kyu dengan kaca pembesar. Dokter Oh berpesan agar Min Kyu lebih berhati-hati. Ia bilang kondisi Min Kyu masih sama dengan sebelumnya.


Min Kyu: “Lihatlah ruamnya. Biasanya berbentuk lingkaran, tapi sekarang bentuknya oval. Mungkin ini petunjuk tentang penyakitku,”
Dokter Oh: “Itu jerawat.”
Min Kyu: “Aku juga berkeringat dingin sebelumnya. Bagaiamana jika kau mengambil sample-nya?”


Dokter Oh: “Aku akan melakukannya jika kau menginginkannya, tapi hasilnya akan tetap sama.”
Min Kyu: “Kenapa kau tega sekali? Aku ini pasien. Sebagai dokterku, kau harusnya merasa kasihan dan memperhatikan petunjuk sekecil apapun.”
Dokter Oh: “Aku sudah melakukannya selama 15 tahun. Penyakitmu belum bisa diobati.”


Min Kyu menanyakan apakah sudah ada obat baru. Sayangnya Dokter Oh bilang belum ada obat terbaru, walaupun ia dan timnya sudah mencoba segala cara. “Tapi aku menemukan sebuah alat medis dari Swedia,”


Alatnya berbentuk seperti jam tangan dan akan mendeteksi detak jantung dan suhu tubuh. “Jika keadaanmu normal, warnanya akan biru. Kondisi 100, akan menjadi kuning jika kau merasakan ruam tahap awal dan kesulitan bernapas. Oranye berarti kondisimu lebih dari 1000, yaitu seluruh tubuhmu tertutup ruam dan saluran pernapasan tertutup. Lebih dari 2000 dan warnanya berubah menjadi merah, maka beberapa menit kemudian..” jelas Dokter Oh.


“Aku akan mati?” sela Min Kyu.


Min Kyu merasa tidak ada gunanyaa menggunakan alat ini, karena ia tetap tidak berkencan atau menikah. “Aku harus hidup sebagai monster untuk selamanya,” kata Min Kyu. 
Dokter Oh: “Mungkin masih ada satu wanita yang akan menerimamu.”
Min Kyu: “Jika ada, maka dia pun tidak normal.”


Ji A sedang mengomel sendiri. Ia menyebut Min Kyu pencuri. “Aku akan mengutukmu dan kau akan mendapat mimipi buruk setiap malam. Aku tidak akan berhenti walaupun kau memohon pada Dewa.”


Tukang kebun melihat sesuatu terbang di sekitar rumah, “Apa itu?”


Min Kyu baru bangun tidur dan akan mengambil air di dapur.


Ternyata yang terbang tadi adalah drone milik dua orang yang sedang ada di depan gerbang rumah Min Kyu. Mereka berusaha agar drone itu dapat masuk ke dalam rumah.


Terdengar suara kaca pecah. Min Kyu sempat ketakutan, tapi ia lalu ke balkon dan berteriak, “Siapa itu..?!”


Kedua orang tadi heboh sendiri. “Dia mendapatkannyaaa.. Ayo kita pergi dari sini,” kata mereka sambil terburu-buru masuk ke dalam mobil.


Min Kyung lalu menemukan drone itu tersangkut di atas akuarium. Tertulis ‘Perusahaan Daeyang, Santa Maria’.


“Daeyang Shipbuilding? Itu perusahaan yang aku ambil alih dan sedang coba aku jual sekarang,” gumam Min Kyu.


Min Kyu membuka bungkusan itu dan isinya adalah sebuah usb drive. Ia mencolokkannya ke CPU.


Usb drive itu berisi Aji-3 yang sedang bermain squash. Video itu juga berisi narasi tentang kemampuan Aji-3. Terdengar suara seseorang yang menyarankan agar lampunya dinyalakan.  Setelah lampu dinyalakan, tampilan videonya menjadi lebih jelas.


“Dia robot?” tanya Min Kyung.


Lalu seoran berjas laboratorium terlihat muncul dalam video itu. “Halo, Tuan Kim Min Kyu. Aku Doktor Hong Baek Gyoon. Aku mengundangmu utnuk melihat demonstrasi Aji-3, sebuah robot android, yang akan mengguncang dunia. Kenapa? Karena menurut kontrak, kau adalah pemilik baru Aji-3. Jadi silakan datang dan berikan 50 juta dollar yang belum dibayarkan kepada kami. Dalam waktu tiga detik, usb drive ini akan meledak.. atau tidak. Apa kau terkejut? Jika kau melihat Aji-3 secara langsung, kau akan lebih terkejut lagi. Sampai jumpa.” 


“Aku pemilik baru robot itu?” Min Kyu lalu mengecek nama Hong Baek Gyoon di internet. Ia membaca artikel berjudul, Gagalnya si Jenius, Insinyur Robot dipecat karena plagiarisme.


Hong Baek Gyoon menatap artikel tentang dirinya saat masih sukses dulu. “Hong Baek Gyoon, kau akan mendapatkan statusmu kembali. Kau akan kembali suatu hari nanti,” katanya pada diri sendiri.


Min Kyu yang penasaran tetap datang ke Daeyang Shipbuilding. 


Ia masuk dan sebuah robot menyambutnya.


Ia menghubungi seseorang dan mengingatkan bahwa ia tidak mau bertemu manusia, ia hanya ingin melihat Aji-3. Lawan bicaranya mengerti dan menyuruhnya mengikuti robot kecil itu.


Min Kyu masuk dengan berhati-hati dan melihat banyak potongan robot dan terkejut saat melihat mata robot yang belum sempurna bergerak. “Ah, jantungkuu...”


Min Kyu masuk semakin dalam, dan ia semakin waspada. “Permisi... apa ada orang di sini?”


Min Kyu dikagetkan dengan seorang wanita, “Apa kau Tuan Kim Min Kyu?”


Aji-3 belum memiliki informasi apapun tentang orang yang ada di depannya. Jad i mengulangi pertanyaannya, “Apa kau Tuan Kim Min Kyu? Mari berjabat tangan.”


Min Kyu sangat ketakutan dan berteriak, “Astaga.. Apa ada orang..?”


Sementara itu ada empat pasang mata yang melihat tingkah laku Min Kyu.
1: “Ada apa dengannya?”
2: “Aku dengar julukannya adalah Tongkat Tiga Bagian. Dia selalu membawa tongkat itu kemana-mana.”


Aji-3 kembali berbicara, “Apa kau tidak mau berjabat tangan? Maafkan aku. Mulai sekarang, aku akan lebih berhati-hati.”


Min Kyu: “Aku sudah bilang agar jangan ada manusia!”
Aji-3: “Apa aku terlihat seperti manusia? Dr. Hong bilang semakin kau berpikir aku mirip manusia, berarti itu lebih baik. Terima kasih. Bagaimanapun juga, aku bukan manusia. 
Min Kyu: “Apa?


“Aku Aji-3, robot android buatan Dr. Hong Baek Gyoon. Dr. Hong bilang kau pasti akan menyukaiku. Apa kau suka padaku?”  kata Aji-3 sambil mengedip-ngedipkan matanya. Tapi Min Kyu tetap tidak mempercayainya.


Aji-3 lalu membuka pakaiannya! [crstl]



Click to comment