SINOPSIS Black Knight Episode 4 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Black Knight Episode 4 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 4 PART 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 5 PREVIEW

Soo Ho bingung dengan apa yang saja terjadi. Baek Hee berkata dia adalah wanita yang gila yang sering mengunjunginya. ketika kereta lewat, terjadi getaran seperti itu.


Baek Hee berkata mereka harus sering bertemu. Kamu adalah keluargaku. Soo Ho berkata aku juga mempunyai banyak hal yang harus aku katakan.


Baek Hee bercerita kepada Soo Ho “apa kamu ingin mendengar cerita lama tentang sebuah tanah?”


Baek Hee bercerita “Dulu Ada 2 orang wanita yang jatuh cinta dengan pria yang sama. mereka berdua cantik, Mereka berdua semangat kuat. Namun Si pria hanya mencintai seorang wanita, dari awal sampai akhir. Tapi dia tidak bisa menunjukan cintanya.”


Narasi Baek Hee “wanita yang pertama adalah anak perempuan tunggal dari keluarga yang berwibawa, sedangkan yang satunya hanyalah seorang pelayan yang tinggal di rumahnya. Putri akan menikah dengan anak seorang menteri. Dia sangat penasaran dengan wajah pria itu”
FLASHBACK

Jeom Bok menggambar pria yang akan Putri nikahi, Putri menunjukan gambarnya kepada Boon Yi. Putri sangat bangga dengan dirinya yang akan mendapatkan suami yang begitu tampan. Boon Yi mengatakan Jeom Bak adalah pelukis yang sangat baik dia bisa bekerja menjadi pelukis istana. Putru tidak senang mendengarnya dan mengetahui kalau Boon Yi membaca bukunya. Putri lalu membuang bukunya kepada Jeom Bok untuk di toilet.


Narasi Baek Hee “Mungkin sang Putri, yang selalu disanjung, merasa cemburu dengan Boon Yi. Gadis yang lebih bersinar darinya hanya jika dia tidak terlahir sebagai seorang anak pelayan. dia bahkan tahu menulis dan membaca.”


Narasi Baek Hee “gadis pelayan menghabiskan berhari-hari dan malam untuk membuatkan gaun untuk putrid. namun dia dibutakan oleh Keindahan bulan purnama. Si pelayan memandang baju Putri dan tersenyum”


Tuan Muda yang akan menikah dengan putri datang untuk melihat Putri, tapi yang dia lihat adalah Boon Yi memakai baju tuannya. Tuan muda menyukai Boon Yi dari saat itu. Boon Yi hanya bisa menatap sinar rembulan.


Boon Yi pulang dan mendapati para pelayan sedang menunggunya begitu juga dengan Putri, Putri lalu mrerobek baju yang dibuatkan Boon Yi. Putri marah, dia masuk kedalam rumah dan mengambil besi panas dan membakar wajah Boon Yi


acara pernikahanpun dimulai, Tuan Muda sudah mulai curiga melihat Putri yang tidak sama dengan yang dia lihat semalam, Tuan Muda mencari orang yang mirip dengan Putri yang semalam. Dia mendapati Boon Yi yang berada di sana sambil memegang luka bakarnya.


Narasi Baek Hee “Putri membawa pelayan itu setelah dia menikah. Disana tidak ada Pelayan lain yang sepintar dan serajin dia. Dia juga tidak bisa membayangkan apa yang dirasakan mempelai pria”


Boon Yi dan mempelai pria sudah dewasa, Mempelai pria berada di depan sebuah rumah, Boon Yi datang dan langsung pingsan.
FLASHBACK END


“Cerita selanjutnya akan ku ceritakan nanti. sekarang aku ingin mendengar ceritamu. Bagaimana bisa menghilangkan bekas luka bakar itu? apa kamu menyukai seseorang?” Tanya Baek Hee, Soo Ho hanya tersenyum.


Hae Ra dkk sedang di beritahukan oleh ketua tim mereka kalau akan diberikan hadiah kepada orang yang mendapatkan banyak pembelian tiket. Dia akan mendapakan 1 bulan jalan-jalan di eropa. semua terkejut mendengarnya. Bos mereka masuk dan mulai bercanda dengan mereka tapi mereka semua hany tersenyum saja tapi tak ada satupun yang di katakan lucu.


Hae Ra makan bersama dengan bos mereka. bos membawa sebotol anggur, karena tidak mau anggurnya cepat habis, dia meminta mereka untuk minum di gelas soju saja. semua hanya mengikutinya dengan berat hati.


Hae Ra dan teman-temannya kembali makan mereka membicarakan tentang bos mereka yang menyuruh mereka meminum anggur dengan gelas soju. tiba-tiba mengirim pesan kalau dia meminta uang ganti makan yang tadi. mereka semua kesal membacanya.


Baek Hee sedang menyetir dia mengingat kata Soo Ho
FLASHBACK


“Sekarang aku sangat mencintainya seorang. aku juga mencintainya sebelumnya. dan aku juga membencinya” kata Soo Ho. “Ya tuhan jangan lupakan dirinya” kata Baek Hee dalam hatinya.
FLASHBACK END


“Kamu bahagia di kehidupan ini. dengan begitu hukuman kita akan berakhir.


Sharon masih saja menjahit, semua orang sudah mengkhawatirkannya. Baek see datang dan memanggilnya. Barulah Sharon berhenti menjahit.


Sharon mengatakan dia sering bermimpi buruk.  “aku melihat hal-hal yang terjadi di masa laluku” ujar Sharon. “sebuah mimpi dimana kamu membakar wajahnya dan membunuh mereka berdua?” kata Baek Hee

“Jangan berkata seperti itu, aku membuatkan pakaian untuknya seperti seorang pelayan” kata Sharon. Baek Hee mengajak dia untuk pergi berlibur bersama sampai mimpi buruknya menghilang.


Si Pria menerima telpon dari Soo Ho, dia ingin datang untuk melihat baju. tapi pria itu berkata ada baiknya besok saja baru datang. Soo Ho mengerti dan akan datang besok.


Soo Ho keluar dari rumah, Tuan Park melihatnya dan setelah Soo Ho pergi Tuan Park berkata “ini adalah rumahnya.”


Sharon melihat pakaian untuk berangkat. si Pria mengatakan seorang Klien akan datang, seseorang yang datang bersama Hae Ra.. Sharon kaget mendengarnya.


Tak lama kemudian Soo Ho datang, Sharon mengenal suaranya. tatapan Sharon tidak lepas dari Soo Ho. Soo Ho datang untuk memesankan pakaian sebagai hadiah bagi Hae Ra. Soo Ho memberikan kartu namanya jika Sharon ingin bertanya sesuatu. Soo Ho Pamit pergi. Dia berkata kepada Sharon untuk jangan mengatakannya kepada Hae Ra. Sharon masih menatap kepergiannya.


Hae Ra datang membawa lilin, hari ini mereka akan makan bersama. Soo Ho berkata dia tidak berpikit untuk membeli lilin. Hae Ra mengetahuinya dan mengatakan harga lilin 200 dolar. jadi hutangnya tinggal 600.


Gon dan Young Mi sudah datang.  mereka saling berkenalan. Gon dan Young Mi bertunangan. mereka sudah dari kecil bersama-samma karena orang tua mereka saling mengenal. Gon berkata dia tidak menyangka Soo Ho mengenal Hae Ra, dia bertanya kapan bertemu dengannya? “aku pertama kali bertemu dengannya saat berada di slovenia sebagai black Kinghtnya” kata SooHo. Semua orang bingung.


Mereka makan bersama. Young Mi dan bibi terus memuji Soo Ho, Hae Ra hanya ikut tertawa sedangkan Go sedang berusaha mencari tahu sesuatu.

“aku sangat terkenal, dulu aku berada di surat kabar ketika masih sekolah. ketika aku masih muda, aku mempunyai luka bakar di pipi kiriku.” Hae Ra dan Go menatapnya tajam lanjutnya “teman kuliah ayah saya adalah seorang proesor di sekolah. dia membantu mengoprasiku. setelah 3 kali operasi, luka bakar itu sepenuhnya telah hilang.”


“anak yatim piatu yang sangat pintar bertemu dengan keajaiban cinta” semua surat kabar berbicara tentang itu. sehingga aku bisa kuliah di sekolah kesehatan. suatu hari meninggal dalam kebakaran yang misterius sehingga aku mendapatkan bekas luka itu.


“kenapa kamu datang di korea? kamu bisa saja menjalankan bisnismu disana” Tanya Go.  “Untuk bertemu dengan Jung Hae Ra. setelah ayahku meninggal, ayahnya menjaga anak yatim piatu ini dengan luka bakar di pipinya. aku kembali untuk membalas kebaikannya” kata Soo Ho. “apa kamu tahu tentang ini?” Tanya Go. “aku tidak tahu” jawab Hae Ra


“tentu dia menggunakanku sebagai alat yang berguna. yang mencerminkan sikap dermawan seorang pebisnis. dia menggunakanku sebagai alat untuk anaknya untuk bahagia.” kata Soo Ho.Hae Ra sedih dan langsung berdiri dari situ.


Go mau mengikutinya tapi Soo Ho menahannya dan berkata “Kamu adalah tamuku, jadi tolong duduklah” Soo Ho lalu mengikuti Hae Ra.


Hae Ra sudah di luar, Soo Ho mengikutinya. Soo Ho memegang tangan Hae Ra dan masuk bersama. tapi Hae Ra melepaskannya.


“Kenapa kamu tidak memberitahukanku?” Tanya Hae Ra “aku ingin kamu mengenaliku”
“apa kamu mendengar apa yang ayahku katakana hari itu? apakah karena itu kamu pergi dan tidak mengatakan apa pun?” Tanya Hae Ra sambil hampir menangis.
“Benar, aku mengutukmu. ”
FLASHBACK


Hae Ra muda mengatakan kepada Soo Ho muda tentang tempat yang ingin dia datangi. Hae Ra mengajak Soo Ho pergi bersama. Soo Ho menyuruhnya untuk focus belajar.


Soo Ho dan Hae Ra sedang belajar bahasa inggris. namun Hae Ra tidak belajar dengan baik sehingga Soo Ho marah.


Soo Ho berlari memegang bunga, tapi ketika akan masuk dia mendengar ayah Hae Ra yang memarahinya “aku mengambil dia bukan untuk teman sepermainanmu. lihat anak yatim piatu itu dengan luka bakar diwajanya dan sadarlah betapa senangnya dirimu. ketika kamu tidak ingin untuk belajar dan tidak menyanyangi kedua orang tuamu. lihatlah wajahnya dan sadarlah.


Baek Hee datang mnghampiri Soo Ho yang sedang menginjak bunga untuk Hae Ra. Baek Hee mengatakan semua akan baik-baik saja
FLASHBACK END


“apa kamu bahagia melihatku miskin dan tak berdaya?”
“aku merasa sedih” jawab Soo Hoo. “Diam, Brengsek. aku sangat mengkhawatirkanmu. aju juga merindukanmu” kata Hae Ra
“aku menunggumu disana setiap tahun, dari November sampai desember. di kastil yang lebih dari 10 tahun. ” kata Soo Ho
“Baiklah. selamt atas kesuksesanmu. selamat karena semua kutukanmu menjadi nyata.”


“Aku disini untuk memberikanmu 3 hadiah.pertama adalah rumah tuamu, aku menemukannya dan akan mengembalikannya padamu. sedangkan yang satunya adalah kehidupan yang kamu bisa percaya diri untuk melakukan apa yang kamu mau. aku akan memberikanmu itu.” kata Soo Ho


“aku mempunyai seseorang yang aku cintai. seseorang yang masih tidak bisa aku lupakan” kata Hae Ra.
“Kamu masih memperlihatkannya dengan jelas ketika kamu berbohong.” kata soo Ho
“jangan bicarakan masa depan. aku bukan hae ra yang dulu lagi. Rumah, hidup sehat, dan apa yang selanjutnya?”
“apa yang menjadi hutangku di hari itu” kata Soo Ho

Soo Ho lalu mencium Hae Ra. Hae Ra terlihat menutup matanya
BERSAMBUNG

Click to comment