SINOPSIS Black Knight Episode 3 PART 2

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Black Knight Episode 3 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 3 PART 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Black Knight Episode 4 PART 1

Hae Ra sampai di rumah, dia melihat meja kerja Soo Ho yang kosong. Hae Ra lalu pergi ke dapur. Disana ada bibi dan juga Tuan Han. Tuan Han memberikan Tablet yang berisi foto-foto Hae Ra saat dirinya berada di Slovenia.


Hae Ra berkata Soo Ho pasti dari kecil sudah berada di luar negeri. apakah sulit baginya untuk berbisnis?  Tuan Han mengatakan Soo Ho melakukan pembangunan kembali area sekitar stasiun shibuya. Dia membuat program sebuah perjalanan untuk anak sma, memberikan mereka beasiswa dan sering bertemu bersama mereka. Beberapa dari antara mereka merupakan bagian dariproyeknya saat ini.


Hae Ra sedang melihat fotonya. Dia mengingat kata Tuan Han “Dia mengenal semua orang yang memiliki kekuasaan. semuanya berjalan baik bagi Tuan Moon” “Aku iri padanya” kata Hae Ra


Bibi masuk kedalam kamar Hae Ra, dia menyuruh Hae Ra memakai alat kecantikan. tapi Hae Ra tidak mau. Hae Ra bertanya pada bibinya tentang Soo Ho pada masa kecilnya. Bibi tidak mengenalnya. setelah bibi keluar tatapan bibi seperti menyembunyikan sesuatu.


Park Go memberitahukan kepada ayahnya tentang pemilik gedung itu dia adalah keturunan korea Tuan Park mengatakan untuk jangan memikirkan anak orang kaya itu mereka pasti akan menyerah untuk berbisnis jika sudah satu atau dua kali kalah. Tuan Kang lalu memanggil Tuan Kim untuk menunjukan videonya.

Tuan Park memperlihatkan rekaman kamera, disana terlihat Sharon yang berdiri gelas-gelas berjatuhan dan pecah, kursi pun berserakan padahal di tempat lain tidak ada hal seperti itu. Tuan Park berkata ketika melewati tempat itu dia merinding.


Baek Hee datang ke Sharon untuk mencoba bajunya. Sharon tertidur di kursi, Baek Hee bertanya pada seorang pria yang biasa bersama Sharon apa telah terjadi sesuatu yang tidak biasa? pria itu berkata Sharon hanya keluar sebentar ketika dia kembali dia langsung merasa mengantuk dan tidur.


Soo Ho menjelaskan tentang Happy Neighborhood project yang di buatnya, Perusahaannya akan mengembangkan kota lama dan mendukung usaha kecil. mereka juga tidak akan menaikan sewa selama 5 tahun. kami akan menemukan cara untuk hidup berdampingan.


Setelah selesai acaranya, Hae Ra keluar dan melihat Soo Ho di kerubungi oleh banyak orang, dia mendekati dan berkata akhirnya aku tahu apa yang kamu kerjakan. Hae Ra mengajak Soo Ho untuk makan bersama nanti malam dia yang akan memasak. Soo Ho senang dan mengiyakannya.


Sharon sedang melihat kain mana yang bagus, dia bertanya tentang pendapat si pria, pria itu mengatakan semuanya cantik, si pria heran melihat Sharon di mengejeknya sudah sangat tua. ketika pria itu hendak berjalan pergi dia hampir terjatuh, Sharon memandanginya seperti tidak peduli.


Bibi datang dibutik young mi, young mi menunjukan wawancaranya. Bibi hanya merespon dengan berkata gambarnya bagus. Bibi lalu bertanya apa Young Mi sering memberikan Hae Ra baju? Young mi menyangkal, itu mungkin dari Sharon Tailor. Young Mi ingin berkolaborasi dengannya. tiba-tiba Sharon datang


Young Mi menyapa Sharon, Sharon menatapnya dengan dingin. Young Mi menanyakan bagaimana koleksi bajunya. Sharon menjawab sedikit membosankan. Young Mi kesal, dia lalu menyuruh karyawannya untuk membuatkan minuman dan makan untuk Sharon.


Bibi melihat wajah Sharon mirip dengan wanita yang berada di foto saat Hae Ra masih kecil.
FLASHBACK


Bibi sedang membersihkan barang-barang Hae Ra. Tak sengaja dia melihat sebuah foto Hae Ra di Sharon Tailor, disana juga ada seorang wanita yang melihat Hae Ra.
FLASHBACK END


Bibi bertanya kepada Sharon apakah Ibumu yang menjalankan bisnis Sharon Tailor?  Wajahmu sangat mirip dengannya. Sharon tidak menanggapinya dan langsung pergi.


Young Mi turun dari lantai atas, Dia bertanya dimana Sharon? Bibi berkata dia sudah pergi. Young Mi keluar mengikutinya.


Hae Ra sedang sibuk memasak, Soo Ho datang membawa anggur dan menatapnya Hae Ra.


Hae Ra meminta Soo Ho untuk membantunya. Hae Ra bertanya apa kamu menjual makanan pada malam hari? Soo Ho mengatakan dia hidup susah saat kecil bahkan dia harus masak sendiri saat sakit dulu.


Soo Ho sedang menata makanannya, Hae Ra datang dan bertanya Kamu juga mengelola rumah makan steak? Soo Ho berkata jangan bercanda tentang hal seperti itu. Itu sangat imut. Hae Ra menatap Soo Ho heran dan tersenyum.


Makanan sudah siap, Hae Ra dan Soo Ho makan bersama. “Nikmatilah, aku mempersiapkan ini karena aku bersyukur.” kata Hae Ra. “apa yang kamu syukuri?” “Untuk banyak hal kecuali kau berbohong padaku.”

“Apa yang ingin kamu katakan?” Tanya Soo Ho
“apa yang kamu pikirkan” Tanya Hae Ra kembali


“Kita adalah pasangan mulai hari hari” ungkap Soo Ho. “Tidak seperti itu” tegas Hae Ra. Soo Ho tersenyum menggoda. “lalu apa?” Tanya Soo Ho. “Aku akan memberitahukanmu setelah aku meminumnya.” ujar Hae Ra.


Baek Hee sedang menjelaskan tentang buku yang dia tulis “Kehidupan Pribadi Becky”. Sharon datang mendengarnya juga. Baek Hee mengatakan dia sudah hidup selama 200 tahun semua orang tertawa mendengarnya. Sharon melihatnya dengan bingung.


Keduanya makan bersama, Sharon mengatakan dia melihat Pria itu, Ia terlahir didunia ini. Baek Hee mengatakan kau membunuhnya, itulah mengapa kau dihukum seperti ini. “Aku melakukannya karena aku mencintainya”

“keduanya mati dalam kesedihan karenamu. jadi mereka akan saling mencintai di kehidupan ini” kata Baek Hee.

“Mereka tidak bisa saling bertemu lagi. aku akan membalikan keadaan. Jika aku menikah dengannya, kutukan ini akan dicabut,” kata Sharon

“Hany a Gadis itu yang bisa mengangkat kutukanmu” “Aku sudah membuatnya banyak baju cantik”
“kau harus membuat setidaknya 1000 pakaian . Saat mereka menikah, buat gaun pengantin untuknya juga” kata Baek Hee


Sharon terlihat sangat marah meja pun bergoyang seperti gempa bumi, Baek Hee langsung memukul mejanya dan getarannya pun berhenti. Baek Hee menatapnya tajam. “aku sudah seperti ini sejak melihatnya kemarin.” kata Sharon. Baek Hee marah dan memecahkan Gelas dengan tangannya.
“Kita akan bahagia kali ini.” kata Sharon
“kau secara tiba-tiba akan bertambah tua, dan hidup 500 tahun sebagai wanita berusia 90 tahun.” Tegas Baek Hee
“Buatkan aku parfum untuk merayunya.” Pinta Sharon
“Tidak ada hal seperti itu didunia ini” kata Baek Hee lalu pergi


Hae Ra sudah mabuk, dia duduk berbicara dengan Soo Ho. Dia mengatakan padanya bahwa  hidupnya sangat susah, tidak ada yang dapat dibanggakan.  Tapi dia berpikir apakah dia akan terus seperti ini?

Soo Ho bertanya kenapa kamu begitu sopan kepadaku? sekarang tidak lagi kata Hae Ra sambil memberikan gelasnya dan meminta Soo Ho untuk menuangkan anggur lagi.


Soo Ho memberikan agagur yang sudah dia tuangkan, Hae Ra memberikannya lagi kepada Soo Ho dan berkata “ini, Jadilah Black Knightku” ujar Hae Ra sembari tersenyum, Soo Ho tersenyum dan langsung meminumnya.


“Aku tidak akan takut lagi. aku akan mengajukan permohonan untuk tim MICE, Aku juga akan belajar memotret.” “au harus mengajarimu itukan?” “Itu benar. aku akan belajar memotret. dan aku akan membayar uang sewa juga. jangan mengatakan apapun terima saja” Soo Ho mengerti.


“Dan Tolong jangan menyukaiku. Itu yang ingin aku katakana hari ini. Jika kamu menyukaiku, jangan mengoyahkanku. Tinggalkan aku. begitu juga kalau kamu tidak menyukaiku. Kita berada dilevel yang berbeda. kau juga bukan tipeku. dan aku tidak ingin terluka lagi” kata Hae Ra
Soo Ho mendengar semua curahan isi hati Ha era. “Siapa si brengsek itu?” Tanya Soo Ho
“Dia pantas mati” kata Hae lalu tertidur. Soo Ho menjawab baiklah.


Hae Ra minum sampai bangun terlambat, bibi masuk dan membangunkannya. Kliennya telpon meminta untuk mengirirm tiket. Hae Ra mengerti dan akan mengirimkannya via email.


Bibi menunjukan foto Hae Ra saat berada di Sharon Tailor. Hae Ra tidak ingat dengan baik karena saat itu orang tuanya meninggal. Bibi berkata dia bertemu dengan orang yang sangat mirip dengan foto itu. Dia tidak bertambah tua sedikitpun.


Soo Ho sedang berada di ruang kerjanya, Soo Ho mengingat kata-kata Hae Ra tadi malam dan saat Hae Ra muda memanggil Soo Ho oppa. “Benar. Aku ini Soo Ho oppa” kata Soo Ho lalu meminum anggurnya lagi.


Sharon sedang memijat wajahnya. Dia menelpon Baek Hee “Kau sedang apa?” “aku sedang membaca buku. kau sedang apa?” kata Baek Hee. “aku juga sedang membaca buku”
“membaca ? itu tidak seperti dirimu. aku tahu kamu sedang memijat wajahmu”  Kata Baek Hee “sepertinya aku harus menyesuaikan diri” kata Sharon


Hae Ra sedang berjalan, Ji Hoon menghampirinya. Hae Ra kaget, “apa yang terjadi? kamu juga pindah rumah? aku tahu hari ini hari sabtu, hari saunamu jadi aku menunggu disini untuk jaga-jaga” Hae Ra tidak mempedulikannya dan berjalan pergi.


Ji Hoo menahannya. “aku membutukhan pacar seorang Jaksa” kata Hae Ra
“Jangan Bohong. Kau bilang akan tetap mencintaku meskipun aku tidak mempunyai apa-apa”
“saat itu aku sedang gila. Aku membutuhkan seseorang yang bisa mencari tahu mengapa kami bangkrut, Bagaimana ayahku mati, dan di mana tubuhnya berada. itu sebabnya aku lulus kuliah lebih dari 8 tahun. aku harus mencari nafkah, jadi aku tidak bisa pergi ke sekolah hukum. jangan pernah muncul lagi” 


“Aku akan mulai belajar kuliah hukum. aku akan menjadi jaksa.” kata Ji Hoon. Hae Ra tertawa mengejek. Ji Hoon berteriak kesal dan menyuruhnya jangan tertawa. “Berikan aku waktu. aku akan membantumu jadi tunggu aku” Kata Ji Hoon lalu memberikan bingkisan kepada Hae Ra dan berjalan pergi.


Ji Hoon berbalik dan berteriak kepada Hae Ra “Tunggu Aku” Hae Ra kaget dan membuang bingkisan yang diberikan Ji Hoon “Aku bukan anjing” kata Hae Ra langsung berjalan pergi.
Ji Hoon kesal “Lihatlah emosinya. apa kamu selama ini menyembunyikan dirimu yang sebenarnya?” katanya sambil mengangkat bingkisan yang Hae Ra buang.


Young Mi sedang berada di Black Fitness. Sharon ternyata datang juga kesana. mereka melihat foto Tommy yang terpampang disana sebagai pelatih baru. Sharon Pikir Ini orangnya. Dia mengangkat tangannya ke foto Tommy (Ji Hoon) dan menutup matanya seperti merasakan sesuatu. Young Mi mengatakan sepertinya dia sudah gila.


Hae Ra sedang membaca buku di kamarnya. Soo Ho datang dan  berkata “Mari kita minum secangkir kopi.” Tapi Hae Ra tidak mau mungkin lain waktu.


Tiba-tiba Hae Ra mengingat kalau dia ada janji pergi ke toko jahit. dia membuka pintu dan terkejut melihat Soo Ho di depan kamarnya. Soo Ho akan pergi bersama dengannya.


Sharon terlihat sangat lelah. dia minta untuk di buatkan teh hitam oleh si pria itu dengan madu dan susu.


Hae Ra dan Soo Ho berjalan menuju Toko Jahit Sharon


Sharon merasa begitu dingin.


Hae Ra dan Soo Ho sudah datang di Toko jahit Sharon
BERSAMBUNG

Click to comment