SINOPSIS Two Cops Episode 3

Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Two Cops 2017 Episode 3


Penulis Sinopsis: Chriselda
All images credit and content copyright: MBC

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Two Cops Episode 4

Dong tak terbangun dia sudah berada di rumah sakit. “Aku hampir mati karena detektif brengsek itu, Cha Dong Tak.” Katanya sambil tersenyum. Seorang perawat masuk dan dan memanggil Cha Dong Tak. Tapi dong tak seakan tidak mengetahui namanya sendiri dan meminta perawat untuk mengulanginya lagi


Perawat menunjukan nama yang tertera pada laporan pasien. “itu adalah nama detektif itu. aku adalah Gong Soo Chang” kata Dong tak dalam hatinya. “lupakan aku baik-baik saja. Aku akan pergi. Dimana pakaianku?” tanaya Dong Tak


Dong Tak melihat wajahnya di cermin dan langsung berteriak histeris. Sambil memegang wajahnya dia berkata “apa yang terjadi padaku? Kenapa bajingan ini ada di tubuhku.. tunggu.. tidak. Kenapa aku berada di tubuhnya?”  perawat hanya memandangi dan berkata kamu akan segera membaik.


Perawat terus menyebutkan nama cha dong tak. Dong tak menyangkalnya dia bukan tuan cha. Dia semakin kaget melihat nama pasien adalah Cha dong Tak. Dong Tak berusaha untuk menjelaskannya tapi tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya


Soo Chang yang berada di tubuh Dong Tak berusaha untuk keluar. tapi tidak bisa. Dong Tak berkata “Dimana tubuhku?” “Tubuhmu ada di sini” kata perawat sambil memegang pundak Dong Tak

“Bukan tubuh ini, tapi tubuhku yang asli. Lalu pria yang di bawa bersamaku?” Tanya Dong Tak. “Pria itu masih tidak sadarkan diri. Jadi dia masih di ICU.”


Dong Tak bergegas menemui Soo Chang, dia bertemu dengan Ji Ahn. Ji Ahn menanyakan apakah Dong Tak baik-baik saja tapi Dong Tak tidak mengenalinya dan bertanya siapa Ji Ahn.  Ji Ahn mengikuti Dong Tak yang akan naik lift


“kamu terlihat baik-baik saja untuk seseorang yang aku khawatirkan. Aku lega” kata Ji Ahn

“Kenapa wanita ini terus mengatakan aku baik-baik saja. aku jauh dari baik-baik saja sekarang” Kata Soo Chang yang berada dalam tubuh Dong Tak.


Ji Ahn terus bertanya apakah Dong Tak baik-baik saja. kesal mendengarnya, Dong Tak lalu bertanya “apakah mereka pernah bertemu? Aku pikir aku pernah melihatmu di seatu tempat ? Apakah kamu seorang dokter? ” 

“tidak, aku datang untuk menjenguk detektif ini yang terluka di kepalanya saat menangkap penjahat” kata Ji Ahn kesal. “kalau begitu temuilah detektif itu yang luka di kepalnya saat menjalankan tugas” kata Dong Tak. Ji Ahn heran mendengarnya lalu mengikuti Dong Tak tapi dia sudah pergi.


Dong Tak datang menemui Soo Chang. Kata Soo Chang dalam tubuh Dong Tak “kenapa tubuhku berbaring disitu. Aku harus kembali ke tubuhku.”  Dia berusaha untuk keluar dari tubuh dong  tak tapi tidak bisa, sambil membungkuk berulang kali.  Sesaat berubah menjadi Soo Chang tetapi kembali lagi menjadi Dong Tak. Perawat datang dan mengatakan pasien Soo Chang sedang dalam kondisi kritis. Dong Tak kaget mendengarnya.


Ji Ahn duduk bersama teman yang adalah seorang perawat di rumah sakit itu. Ji Ahn bercerita tentang Dong Tak yang melihatnya seperti orang asing. Temannya mengatakan “Dia lebih baik dari pasien yang satunya. Dia masih koma. Kami sering menyebutnya sedang pergi piknik. Arwahnya mungkin sedang berkeliaran” 

“jadi kamu pikir arwah mereka keluar dari tubuhnya? Lalu di mana arwah mereka” Tanya ji ahn


Dong Tak berjalan lesu menuju kamarnya. Dia melihat rekan-rekannya. Tapi dia takut untuk masuk. Arwah Soo Chang berkata “Ini sungguh gila. Tunggu dulu ini adalah tubuh detektif itu. aku harus bersikap seperti dia” 


Dong Tak masuk dengan gagah berani. Tapi ketika kapten So keluar dari kamar mandi dia langsung kaget. Tapi berusaha untuk kelihatan berani dan kembali ke tempat tidurnya. Rekan-rekannya memuji Dong Tak yang begitu hebat. Sedangkan penjahat itu masih koma. Dong Tak kesal karena mendengarnya dan memarahi teman-temannya. Semua orang pun memandangi dong Tak dengan heran. Lalu dong Tak berkata “maksudku aku yang terbaik” Mereka semua tertawa. Kapten menyuruh Dong Tak untuk kembali bekerja besok.


Dong Tak menatap wajahnya di kaca jendela, tapi yang terlihat bukan wajahnya tapi wajah Soo Chang. Arwah Soo Chang yang berada di tubuh Dong Chang berkata “Ini adalah tubuh detektif itu. aku akan menggunakannya untuk membersihkan namaku dari tuduhan pembunuhan”
Dia lalu melihat kalung yang terdapat pada lehernya, dia merasa mengenali kalung itu.


Dong Tak datang di kantor, temannya heran melihat Dong Tak yang masih berdiri di luar.


Dong Tak masuk, tapi dia salah tempat duduk, dia bahkan menggunakan bantal temannya. Dia langsung beralasan bahwa bantal itu mirip dengan punyanya.


Temannya menunjukan tempat duduk dong tak yang di penuhi dengan baju-baju.  Dia kesal sendiri dan membuang baju-bajunya.  Bahkan sepatu yang di berikan Hang Joon pun dia buang.


Kapten datang dan mengatakan pada semua untuk menyerahkan senjata. Dong Tak tertawa karena semua detektif mempunyai senjata. Kapten dan yang lainnya memandang Dong Tak dengan tatapan heran.  Tapi salah satu temannya mengatakan kami tidak akan menggunakan senjata selama 3 atau empat hari kedepan. Teman yang lainnya berkata “kita tidak perlu menggunakan senjatakan Dong Tak?” 

“Di Film, semua detektif menembakan senjata dengan bebas” kata Dong Tak sambil tertawa.


Sung hyuk mengambil sepatu yang akan dong tak buang, dua rekan dong tak bertanya “apayang akan kamu lakukan dengan sepatu itu?” “aku akan menjadikannya suvenir” kta sung hyuk. Kedua rekan itu heran melihat tingkah aneh dong tak yang membuang sepatu pemberian hang joon.


Ji Ahn sedang pusing karena dia tidak mendapatkan berita apa-apa. Reporter Jung bertanya kepad a teman Ji Ahn “Apa yang terjadi dengannya?” teman Ji Ahn berkata “Dia sedang frustrasi karena berita yang dia dapat tidak dapat di publikasikan karena keinginan dari orang itu.” Ji Ahn mendengar mereka membicarakannya dan memarahi temannya itu.


Dong tak bersama Sung Hyuk dan rekan yang lain. Dong Tak bertanya “”apakah kamu tidak merasa bersalah kepada Soo Chang” lalu rekannya berkata “Dia sudah beruntung koma. Jika dia sadar nanti kamu pasti akan memukulnya” Dong Tak langsung berdiri dan mengatakan kepada rekannya itu tidak mempunyai hati.


Rekan yang lainnya datang dan mengatakan “Yong Pal akan menggugat mereka karena polisi memukulnya” “detektif seperti apa di jaman sekarang yang memukul orang seperti itu” Tanya dong tak dengan nada marah seperti tidak tahu apa-apa. Dia terus bertanya siapa itu. tapi tidak ada yang menjawab. Dengan suara pelan dong tak berkata “itu pasti aku”

Salah satu rekannya berkata Yong Pal pasti mengetahui sesuatu tapi dia pasti tidak akan memberitahukannya. Dong Tak lalu melihat data Yong Pal


Dong Tak datang untuk menginterogasi Yong Pal, Dong Tak berpura-pura bisa melihat hantu. Dong Pal lalu mengatakan dia melihat Seorang wanita tua yang duduk di pojok, wanita itu sedang menangis. Yong Pal menangis dan mengatakan pada Dong Tak untuk mengatakan pada ibunya untuk tidak menangis. Dong Tak tersenyum melihat Yong Pal yang menangis.


Yong Pal di bebaskan, Dong Tak dan Sung Hyuk mengikutinya. Yong Pal menelpon seseorang, Dong Tak dan Sung Hyuk mendengar pembicaraannya. Do Kki, Orang yang dihubungi Yong Pal mengatakan beberapa bulan yang lalu seseorang yang pandai menggunakan pisau datang ke korea. Yong Pal menyuruhnya untuk mencari tahu lebih banyak tentang laki-laki itu. 


Dong Tak dan Sung Hyuk yakin mereka akan mendapatkan informasi dari Yong Pal. Tapi Sung Hyuk takut kapten akan marah kalau tahu mereka menyadap telpon orang. Tiba-tiba hp Dong Tak berbunyi. Kapten menelpon.


Dong Tak sudah berada di ruang interogasi. Ji Ahn datang untuk mengajukan tuntutan pada Dong Tak yang sudah melecehkannya. Ji Ahn berkata dia tidak akan tentang  menuntut Dong Tak asalkan Dia mau memberitahu semua hal mengenai kasus Detektif Hang Joon. Dong Tak pun berkata dia akan mengatakan semuanya karena itu bukan hal yang begitu besar. Ji Ahn lalu tersenyum mendengarnya.


Ji Ahn berkata dia akan menjaga jarak supaya Tidak menganggu pekerjaan Dong Tak. “Tidak. Aku tidak tahu berapa lama aku harus berada di tubuh ini tapi kamu harus berada di sisiku. Aku sangat mahir dalam melindungi wanita cantik”


Dong Tak berjalan bersama Ji Ahn, Dong Tak heran melihat Ji Ahn yang sepertinya tidak takut untuk pergi ke kantor polisi. Ji Ahn berkata hanya orang jahat yang takut pergi kesana. Wanita jaman sekarang sangat berani, apalagi mereka yang bekerja sebagai seorang reporter.


Dong Tak berkata “ayolah, pria tidak menyukai wanita pemberani. Mereka menyukai wanita yang takut ketika menonton film horor” sambil memperagakan ekspresi wanita saat takut.


Ji Ahn lalu berkata “wanita tidak menyukai orang yang mengatakan.. oppa.. aaa..” sambil memperagakan ekspersi wanita yang ketakutan.


Ji Ahn heran dengan Dong Tak yang tak seperti biasa. Dong Tak memanggil Ji Ahn dengan nama Ssong. Ji Ahn bertanya kenapa Dong Tak memanggilnya seperti itu. Dong Tak beralasan dia hanya memanggil dengan sesuatu yang imut dan menggemaskan. 


Dong Tak mengkedipkan matanya kepada Ji Ahn. “Ya ampun. Kenapa kamu mengkedipkan matamu kepadaku ?” Tanya Ji Ahn. “Ya Ampun. Kenapa kamu terlihat begitu cantik? Aku tidak bisa menghentikan diriku untuk mengkedipkan mataku padamu” ucap  Dong Tak


“Apakah kamu tertarik padaku?” Tanya Ji Ahn. Dong Tak menyangkalnya “Apa kamu pikir pria yang berjalan di sampingmu tertarik padamu” “Jika kamu tidak aku akan pergi” kata Ji Ahn “Bagaimana jika iya” Tanya Dong Tak “aku akan tetap pergi aku tidak menyukai detektif”
***Tolong Support kami dengan cara Share Sinopsis ini ke Media Sosial kalian yaahh,, Supaya kami tetap semangat menulis sinopsisnya dan beri komentar juga di episode ini apa yg menarik dan bikin penasaran... gomawo.. 😁

Dong Tak menatap Ji Ahn. (Dalam ingatan Soo Chang dia bertemu dengan Ji Ahn saat temannya mencopet dompet Ji Ahn) Dong Tak tersenyum dan berkata “senang bisa bertemu lagi denganmu”


Bersambung...

Click to comment