Meloholic Episode 2 PART 1

Advertisement
Advertisement
Sinopsis Meloholic episode 2 Part 1


Penulis Sinopsis: Intan
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Meloholic Episode 1 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Meloholic Episode 2 Part 2

Eun Hoo menyadari bahwa wanita yang memakai masker itu bukan Kim Go Eun. 
“ Kau bukan Kim Go Eun Kan?”
Wanita itu akan lari tapi Eun Hoo menahan lengannya, 
“Siapa Kau?” Tanya Eun Hoo kembali.
Seketika itu Eun Hoo melihat sesuatu dimana Go Eun yang asli tengah berbincang dengan wanita yang memakai masker itu. 


Wanita memakai masker : Kamu mau aku masuk kelas itu? padahal aku penasaran kenapa kamu memanggilku. Buang waktu saja.
Kim Go Eun : mempersiapkan ujian CPNS kali ketiga pasti membutuhkan biaya banyak. Aku bisa memberimu bayaran besar, kamu bisa bekerja sekaligus belajar. Sekolahku terkenal akan kelas psikologinya. Dan seingatku kamu ingin berkuliah di Jurusan Psikologi Universitas Eunha saat masih SMA banar bukan?
Wanita memakai masker : itu kurikulum pendidikan umum, kan? Dan hanya sekali sepekan.
Kim Go Eun : cobalah untuk tidak mencolok, seakan-akan kamu tidak disana. Terimakasih Han Ye Ri



“Han Ye Ri?”
“ Kamu bukan Kim Go Eun, tapi Han Ye Ri?” Tanya Eun Hoo memastikannya penglihatannya tadi.
“ Lepaskan, lepaskan Aku!” teriak Han Ye Ri berusaha keras melepaskan tangannya dari genggaman Eun Hoo.
“ KIM GO EUN!” lagi-lagi teriakan Byung Cheol “ ADA YANG HARUS KUBICARAKAN DENGANMU!”
“ Astaga!” gerutu Han Ye Ri 
“ Kamu mau kemana? Dia ingin bicara denganmu ” Tanya Eun Hoo menariknya kembali.
“Lepaskan Aku. Aku harus pergi dari sini” teriak Han Ye Ri sambil memukul lengan Eun Hoo.
“ TAPI! AKU TIDAK AKAN MENGATAKAN CINTAMU DENGAN KATA-KATA ” 
Batin Han Ye Ri : kalau begitu jangan, memangnya aku menyuruhmu melakukannya. Diam dan turunlah, semuanya memperhatikanku, aku harus kabur.
Eun Hoo mendengar apa yang di pikirkan han Ye Ri.
“ Sememalukan kah itu, sampai kamu harus kabur?” Tanya Eun Hoo pada Han Ye Ri
“ KARENA ITULAH AKU BERUBAH PIKIRAN, AKU MEMPERSIAPKAN INI UNTUKMU, INI BISA MENGEKSPRESIKAN CINTAKU PADAMU” 
“ Jangan!! ” pinta Han Ye Ri. Tapi mustahil jika didengar Byung Cheol mengingat jarak mereka yang teramat jauh.
“KIM GO EUN AKU MENCINTAIMU!”
Tapi Han Ye Ri tidak menghiraukan pernyataan cinta Byung Cheol, Ye Ri sedang berusaha keras lepas dari Eun Hoo, ia memelintir tangan dan menendang Eun Hoo sampai topinya terjatuh. Yeahh Han Ye ri berhasil kabur.
“ AKU MENCINTAMU!!! HOAAAAA” 
“ YAA.. Byung Cheol. Astaga” 
Pijakan Byung Cheol tidak seimbang, sehingga ia terjatuh. Untuk saja petugas penyelamat sudah mempersiapkan bantal udara di bawah gedung. 


Melihat kejadian aksi heroik tadi yang dilakukan Byung Cheol, Eun Hoo jadi teringat akan aksi yang sama persis ia lakukan 3 tahun yang lalu.
Kemudian datang petugas polisi menghampiri Eun Hoo. 
“ Eun Hoo” sapa Perwira Kim. Polisi ini sama dengan polisi yang menanyai Eun Hoo saat ia di rawat di rumah sakit. Kini mereka tengah duduk di halaman kampus. 
“ Kamu banyak berubah, kamu terlihat lebih temppan ” kata perwira Kim
“ Ahjusshi, terlihat sama. Anda tidak berubah sedikit pun ” kata Eun Hoo
“ Memang banyak orang yang mengatakan aku tampak muda” sambil menyenggol Eun Hoo yang hampir terjatuh “Kurasa aku belum pantas menemuimu seperti ini. Aku belum menangkap perampoknya” sambungnya.
“ Aku tahu anda sudah berusaha. Mau bagaimana lagi. Tidak ada saksi dan aku tidak ingat wajahnya. Tapi aku dirampok pada tanggal 14 Juni, bukan? ” puji Eun Hoo.
“ Benar” kata Perwira Kim
“ Menurut Anda, pada hari itu… “ Eun Hoo pun mengingat presentasi Prof Kim ( Lihat Episode 1 Part 2 yah chinggu)
“.. ah.. bukan apa-apa” Eun Hoo tidak jadi menceritakannya.
“ Omong-omong aku iri kepadanya. Jika kamu diajak pacaran seperti ini di depan banyak orang .. tapi dimana Go Eun? Dia tadi di sini”
“ Dia melarikan diri karena malu.. dia juga bukan Kim Go Eun ” jawab Eun Hoo



Ye  Ri sedang bersama seorang pria. Mereka akan melakukan ciuman, tetapi ketika Ye Ri sadar ia langsung menampar si pria pirang itu.
“ Astaga” gerutu Ye Ri.
“ Ada apa? Kamu malu?” Tanya si rambut pirang.
“ Kau siapa?” Tanya Ye Ri
“ Tempat ini terlalu terbuka ya, bagimana kalau kita pergi ke tempat tertutup?”. Hyeri melepas tangan si pirang yang menyentuh pundaknya.
“ Apa yang kamu lakukan terhadapku. Orang tuamu tahu sifatmu seperti ini?” Tanya Ye Ri.
Si rambut pirang tertawa mengira Ye Ri bersandiwara. “ ini hal baru kan? ” 
“ Tunggu, berhentilah”. Perkataan Ye Ri untuk dirinya sendiri, ia merasa pusing dan teriak kesakitan membuat si pirang menghindar ketakutan. Ye Ri sekilas mengingat aksi Byung Cheol, dan ia marah.
“ Astaga, aku pasti sudah gila. Kenapa dia melakukan hal ini dihadapan orang banyak? Kenapa ? kenapa? ” teriak Ye Ri.
Kini Ye Ri sendirian karena si pirang lari entah kemana, ia seperti orang gila berbicara sendiri. 

*Tolong kasih penilaian tentang tulisan aku ini ya... Berikan Kritik dan Sarannya, Makasih.. 



Yeri  tengah berada di ruangan Prof Kim.
“ Kudengar kamu mengikuti kelasku menggantikan orang lain” kata  Prof Kim.
“ Maafkan aku, Jika bapak ingin menghukumku, aku akan melakukan apa pun”. Sontak hal itu mengejutkan Prof Kim.
“ Kamu mau menerima hukuman?”
“Iya”
“ Kim Go Eun akan mendapatkan nilai F. akan kupikirkan hukuman untukmu, Han Ye Ri.” 
“Baik Pak” 
“ Ku dengar kamu sedang mempersipkan ujian CPNS untuk kali ketiga, bukannya seharusnya kamu sibuk belajar untuk itu? Memangnya kamu sempat mendengarkan semua ini? ”
“ Apa maksud bapak, aku ingin mengikuti kuliah bapak sejak masih SMA. Aku tahu, aku tidak pantas mengatakan ini sekarang. Tapi bolehkah aku meminta tanda tangan bapak? ” 
“ The Criminal Mind. Kim Joo Seok. Ini sudah lama sekali. Kamu membeli ini sendiri? ”
“Ya”
Prof Kim pun memberi tanda tangannya, kemudian ia menanyakan kepada Ye Ri mengenai pernyataan cinta Byung Cheol apakah Ye Ri menerima cintanya. Tapi Ye Ri berkata bahwa ia tidak terlalu mengenalnya. Prof Kim mengira bahwa Byung Cheol terpikat oleh Ye Ri. Tapi jawaban Ye Ri sama dia tidak mengenalnya dan Ye Ri mohon maaf kepada Prof Kim karena diam-diam mengikuti kelasnya, dan meminta nya untuk tidak mencampuri kehidupannya. 
“ Jika sudah selesai aku akan pergi, aku harus bekerja” Ye Ri pamit, baru selangkah ia kembali karena bukunnya tertinggal. LOL 
“ Kamu dengar itu? Dia bilang itu melanggar privasinya”. Perkataan Prof Kim di tunjukkan kepada Eun Hoo, ternyata Eun Hoo berada diruangan yang sama, tapi Ye Ri tidak mengetahuinya.  
“ Itu bagaikan kolaborasi dari kebohongan dan keras kepala, itu tipe orang yang paling aku benci” kata Eun Hoo keluar dari persembunyiannya.
“ Kurasa dia tidak berbohong”  kata Prof Kim.
“ Hyung, aku awalnya tidak mau memberitahumu soal ini, tapi dia pernah merayuku” Eun Hoo mengingat sekilas saat Ye Ri menemuinya. ( Episode 1 part 2 )
Prof kim mengatakan bahwa Ye Ri pasti memiliki alasan mengenai sikapnya yang defensif. Eun Hoo mengajak Prof Kim untuk mencari tahu jika memang ada sesuatu dibalik sikapnya itu. 



Ye Ri bersiap kerja, dia sudah memakai pakaian rapi. Tapi ketika ia bercermin, Ye Ri seperti melihat sesosok dirinya yang berbeda. Dirinya yang lebih feminim. Ia pun menepuk kedua pipinya. “sadarlah” ucapnya. 
Eun Hoo mengunjungi kafe tempat bekerja Ye Ri. Sekilas Ia melihat Ye Ri saat ia bercermin. 
“Sudah siap memesan?” Tanya Ye Ri.
“ Aku pesan secangkir Americano”
“ Harganya 3 dollar” 
Ketika Eun Hoo ingin memberikan kartu kreditnya, Ye Ri mengatakan bahwa Eun Hoo bisa menggesekkan kartunya dan tanda tangan sendiri. Akhirnya Eun Hoo ingin membayar tunai saja, tapi lagi-lagi ia gagal menyentuhnya. LOL 
“ Kamu akan mengabaikanku seperti ini?”
“ Apa?”
“ Aku mengejutkanmu kemarin? Maaf karena aku dekat dengan Byung Cheol. Bagaimanapun aku minta maaf atas kejadian kemarin” Eun Hoo mengajak Ye Ri bersalaman, trik ini dilakukan Eun Hoo  agar ia dapat memegang tangannya. 
“ Anggap saja aku menerima permintaan maafmu. Jangan berpikir untuk melakukan hal bodoh” triple gagal.
“ Apa? Hal bodoh?”
Ye Ri mendengar rumor tentang Eun Hoo yang membantu orang-orang mencari cinta sejati. Ye Ri bertanya pada Eun Hoo apakah Byung Cheol meminta bantuannya untuk mengajak Yu Ri kencan? Yu Ri tidak mengetahui apa kemampuan Eun Hoo, ia meminta Eun Hoo jangan berpura-pura bodoh dihadapannya dan tidak perlu ikut campur dalam urusan cinta orang lain. 


Eun hoo menyambangi Byung Cheol yang tengah dirawat dirumah sakit. Eun Hoo membawa beberapa botol minuman.
“ Terimakasih Hyung. Aku mengidap penyakit atopic hanya bisa  minum air ini”
“ Omong-omong, Kenapa kamu menyukai wanita yang sinis dan kejam itu” 
“ Dia tidak kejam. Dia memang tampak dingin dan arogan. Tapi dia sangat baik dan manis”. Byung Cheol membayangkan dirinya ketika bertemu Ye Ri. 


“ Kamu baru tiba? Ada apa? Kamu sedang sakit? Jika kamu sakit hatiku juga terasa sakit “ kata Yu Ri perhatian kepada Byung Cheol. 

Eun Hoo menanyakan apakah Yu Ri bersikap seperti itu. Byung Cheol mengatakankan jika Eun Hoo tidak tahu, karena Ye Ri memiliki banyak daya tarik tersembunyi sambil seyum menggembang dibibirnya. Eun Hoo berkata jika Byung Cheol benar-benar jatuh cinta padanya. Tetapi Byung Cheol bingung kenapa Ye Ri menjauhinya padahal ia sudah bersikap baik kepadanya.
“ Aku benar-benar menyukainya Hyung”
“ Aku akan membantumu, kenapa menangis?” Eun Hoo memeluk Byung Cheol sambil memegang tangannya. 



Ye Ri membuang sampah ke belakang. Dia merasa kelelahan, punggungnya serasa patah. Pekerjaanya sudah selesai Ye Ri bergegas pulang. Tanpa sepengetahuan Ye Ri, Eun Hoo membuntutinya sambil berkata :

INTI DARI CINTA ITU KETEPATAN WAKTU, KAMU HARUS MENUNGGGU KESEMPATAN SAAT IA MERASA LELAH DAN LEMAH, LALU BUAT DIA MERASA SEAKAN-AKAN ISTIMEWA. ILUSI SEPERTI ITU MEMBANTU ORANG AGAR MUDAH JATUH CINTA 

Di jalan, Ye Ri tampak bahagia ia melihat seolah-olah lampu yang satu persatu menyala karena kedatangannya. 
“ Aneh sekali” katanya sambil tersenyum. Langkahnya tiba-tba berhenti, Yu Ri melihat bahwa Eun Hoo menunggunya, Yu Ri pun menghampirinya
“ Maaf atas perlakuanku sebelumnya, aku tidak memikirkan perasaanmu. Aku begitu egois.. bisakah kamu memberiku satu kesempatan terakhir? Aku ingin selalu melindungimu, seperti yang kulakukan hari ini ” ucap Eun Hoo
Batin Eun Hoo : lalu bagian terpenting. Eun Hoo memberi tanda dengan jarinya, lampu pernak-pernik pun menyala. Yu Ri terpesona dengan kejutannya.
“ Bagaimana kamu tahu aku tinggal disini?” {lagu iramanya mendadak berhenti}
Ternyata yang berperan memberi kejutan adalah Byung Cheol bukan Eun Hoo .
“ Kamu menguntitku?”
“ Tidak, bukan begitu” jawab Seol Ah
Yu Ri melangkah mendekati Byung Cheol sambil berkata bahwa ia sudah memperingatkannya untuk tidak mengikutinya, dia mengatakkan bahwa Byung Cheol sakit jiwa. Sontak hal itu membuat Byung Cheol mundur ketakutan



Eun Hoo tengah bersandar di tiang, dan berkata bahwa Byung Cheol akan baik-baik saja. Tampak dari kejauhan Byung Cheol menghampirinya. Sambil menangis Byung Cheol berkata bahwa ia sudah melakukan sesuai saran yang di berikan Eun Hoo. Byung Cheol pun mengatakan kepada Eun Hoo bahwa ia akan melakukan dengan cara dia sendiri. 
“Hei Byung Cheo!!!” teriak Eun Hoo memanggilnya. Tapi Byung Cheol semakin cepat larinya.
“Hei!!!” Yu Ri memanggilnya dari arah belakang.
“ kau yang merencanakannya? Menurutmu aku akan menyukai hal semacam itu?”
“ Jika tidak mau berkencan dengannya. Kenapa kamu menggodanya?”
“ Kamu pernah melihat aku menggodanya?” 
“ itu..” Eun Hoo tidak bias menjawabnya. 
Ye Ri meminta Eun Hoo untuk tidak melakukan hal ini lagi, jika tidak Yu Ri tidak akan membiarkannya. Ketika akan pergi Eun Hoo menahan lengan Ye Ri. Eun Hoo sekilas melihat sesuatu dimana Ye Ri mencoba untuk bunuh diri. Tidak lama, Ye Ri melepas genggamannya kemudian pergi.


Eun Hoo perjalanan pulang, ketika berjalan di garis penyebrangan ia melihat seorang wanita memakai gaun merah. Tampaknya wanita itu terlihat tidak asing bahkan Eun Hoo sengaja menoleh untuk melihatnya lagi. 

1 komentar:

avatar

Semangat ounni menulisnya

Click to comment