Meloholic Episode 1 PART 1

Advertisement
Advertisement
Sinopsis Meloholic episode 1 Part 1


Penulis Sinopsis: Intan
All images credit and content copyright: KBS2

EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Meloholic Episode 1 Part 2

Di Universitas Eunha, tepatnya di atap kampus terdapat seorang mahasiswa pria ( Yoo Eun Hoo ) yang menyatakan perasaannya kepada seorang wanita. Wanita tersebut bernama Seol Ah, tetapi melihat dari bicaranya Seol Ah malu akan sikap Eun Hoo. Dengan terpaksa Seol Ah menerima pernyataan cintanya dengan senyum terpaksanya. 

( Hari Berciuman, 14 Juni 2014 )


Malam hari, Eun Hoo berkunjung ke tempat Seol Ah sambil membawa kue buatannya. Berulang kali Eun Hoo memencet bel tetapi tidak ada tanggapan dari dalam kamar bernomor 301 itu. Ia pun menghubungi Seol Ah, akan tetapi nomernya tidak dapat dihubungi. Eun Hoo ternyata mengetahui password kamar Seol Ah { abang Eun Hoo terlalu polos -_-, } akan tetapi passwordnya sudah di ganti. HaHa. Ia pun menitipkan kue buatannya kepada tetangga kamar Seol Ah, dan memintanya untuk menyimpan kuenya di kulkas agar tidak meleleh. Tetangganya membawanya tanpa bersuara.


Pulang dari tempat Seol Ah, Eun Hoo membayangkan Seol Ah yang menyukai kue buatannya, dan membayangkan jika Seol Ah menginginkan Eun Hoo menemaninya malam ini. Eun Hoo berkata bahwa dia belum siap. HaHa

Tapi pada kenyataannya ia mendapatkan pesan dari Seol Ah bahwa ia meninginkan putus. Bersamaan dengan suara petir dan turunnya hujan deras. Eun Hoo menanggapinya lelucon, ia pun menghubungi Seol  Ah lagi-lagi ia mendengar suara operator. Eun Hoo menanyakan alasannya putus, Seol Ah menjawab bahwa Eun Hoo tidak memahami perasaan wanita.

Dan Tampak dari belakang ada seorang pria bertudung, Eun Hoo menyadari keberadaanya pria yang membawa bata ditangannya, merasa terancam ia pun lari tapi naas dari  arah belakang pria tersebut memukulnya tepat di kepalanya. Eun Hoo pun tumbang, sejenak ia sadar dan memegang pergelangan kaki pria bertudung itu. Ia merasakan seolah melihat sesuatu, melihat bahwa pria bertudung itu mengetikkan sesuatu di layar komputernya “Akan kubunuh mereka semua”. 


Di rumah sakit dimana Eun Hoo dirawat,  terdapat siaran TV yang menayangkan sebuah berita mengenai kasus pembunuhan gadis (20 tahun) yang berlokasi di apartemen studio Di Heuseok-dong, Dongjak-Seoul. Gadis tersebut terbunuh dalam keadaan telanjang di bak mandinya. Eun Hoo tengah siuman, Seorang suster mengecek keadaan Eun Hoo sambil memegang tangannya. Bersamaan itu Eun Hoo dapat mendengarkan apa yang dipikirkan suster tersebut. Eun Hoo mengetahui bahwa ia mengumpat kepadanya. Tapi suster mengela bahwa ia tidak mengumpat, suster pun melepas tangannya, akan tetapi Eun Hoo gantian memegang tangannya, Eun Hoo melihat bahwa suster tersebut sengaja meludah dan memberi kotoran (upil) pada kopi pesanan teman sesama susternya. Hyekk


Di lorong rumah sakit, Eun Hoo bertemu dengan Ahjumma. Ahjumma tersebut menanyakan kamar 512 Eun Hoo pun mengarahkan ke lantai 4. Ahjumma berterimakasih sambil menyentuh tangan Eun Hoo, Eun Hoo pun dapat mengetahui pemikirannya Ahjumma mengenai performanya di malam hari. HaHa, lagi-lagi Eun Hoo mengira bahwa ia mendengar dari perkataan Ahjumma, padahal Ahjumma hanya membatin. Ahjumma pun merasa kesal dan pergi.



Eun Hoo melihat sekumpulan suster tengah berbincang sambil meminum kopinya masing-masing. Eun juga melihat Suster yang merawatnya tadi tengah di sapa oleh sekumpulan suster tersebut, seketika ia mengingat kopi yang di beri ludah. ia mengernyit.



Eun Hoo berjalan ke lorong-lorong, ia melihat sebuah TV yang menayangkan bahwa seorang pria di TV tersebut bisa membaca pikiran seseorang. Sejenak ia mengingat pria bertudung yang menyerangnya, Eun Hoo berkata “Mustahil”.



Kembali ke kamar inapnya, kini Eun Hoo tengah di wawancarai seorang polisi, polisi tersebut menanyakan apakah Eun Hoo mengingat sesuatu. Akan tetapi Eun Hoo tidak mengingat apapun, Eun Hoo mengatakan bahwa ia dapat mendengar dan melihat isi pikiran orang lain ketika ia menyentuh orang tersebut. Polisi tersebut merasa aneh padanya, ia pun meminta Eun Hoo untuk beristirahat. Eun Hoo pun menyentuh tangan si polisi, tapi anehnya ia tidak bisa membaca pikiran polisi datar tersebut. HaHa



Eun Hoo sehat kembali, kini ia berada di kampus. Ia bertemu dengan temannya, temannya sekedar menanyakan kabarnya, mengetahui bahwa Eun Hoo baik-baik saja, ia pun pergi sambil tos. Eun Hoo pun merasa bahwa pembacaan pikiran itu tidak bekerja, dia merasa dirinya gila sesaat. Eun Hoo melihat Seol Ah tengah berjalan dengan kedua temannya sambil tertawa-tawa. Eun Hoo ingin menyapanya tapi ia tidak berani mengingat perkataannya bahwa ia tidak memahami perasaan wanita.


Di lift, Eun Hoo berdesak-desakkan dengan sekumpulan mahasiswa (Wanita), dia pun tak sengaja bersentuhan, ia pun bisa mendengar keluhan-keluhan wanita-wanita itu, ada yang ingin bolos kuliah, ada yang ingin melepas branya, ada yang merasa panas, ada yang ingin pergi ke toilet, ada yang ingin berwisata, dan lain-lain. Pada kenyataannya tidak ada yang bersuara, tapi Eun Hoo bisa mendengar semuanya. Eun Hoo pun merasa berisik.



Eun Hoo pun menyadari bahwa ia hanya mendengar pemikiran seorang wanita saja, ia pun memastikan kepada Ahjumma Cleaning service yang berpapasan dengannya. Eun Hoo menyentuh tangan Ahjumma dan ia mendengar keluhan si Ahjumma tersebut. Ia pun mengingat Seol Ah, ia berlari ke apartemennya, sesampai disana ia melihat Seol Ah dengan seorang pria lain. Eun Hoo memastikan apakah karena pria tersebut ia menginginkan putus. Seol Ah menyangkalnya, Seol Ah berkata bahwa ia sudah mengenalnya lama ia menganggap bahwa pria itu seperti kakaknya. Seol Ah ingin di temani pria tersebut, karena takut akan tetanggnya yang meninggal yang kamarnya di tandai dengan garis polisi.
Eun Hoo bertanya  “ Kamu tidur dengan seseorang, yang sudah seperti kakakmu?”
Seol Ah “ Apa” ?
Eun Hoo berkata bahwa ia bisa membaca pikiran, dan meminta Seol Ah jujur. Seol Ah memegang tangan Eun Hoo disitu Eun Hoo bisa melihat pemikirannya ia mengetahui bahwa saat Eun Hoo berkunjung sambil membawa kue, Seol Ah berada dirumah dengan pria tersebut sambl bercu*bu. Tidak tahan melihatnya pemikiran Seol Ah , Eun Hoo sampai mimisan. Seol Ah panic dan mengambilkan tissue, tapi Eun Hoo menggempaskan tangan Seol Ah dan berkata kurang ajar. Eun Hoo memastikan dan bertanya apakah ketika Seol Ah memutuskannya selagi ia tidur dengan dengan pria tersebut. Seol Ah terkejut. Eun Hoo mengatakan bahwa Seol Ah tidak punya sopan santun. Seol Ah berkata bahwa Eun Hoo tidak menyukainya, jika ia menyukainya ia akan tahu apa yang Seol Ah suka dia mengatakan bahwa Eun Hoo hanya berusaha menjadi pria setia. Eun Hoo menyangkalnya



Di danau Eun Hoo mengingat perkatan Seol Ah. Beberapa saat kemudian datanglah seorang wanita yang sedang mabuk. Eun Hoo berniat pergi akan tetapi wanita tersebut mencegah kepergiannya dengan memegang pergelangan tangan Eun Hoo, Eun Hoo pun bisa membaca pemikirannya ia mengetahui bahwa wanita tersebut telah ditinggalkan pacarnya tanpa memberi kabar. Eun Hoo pun kembali duduk menemani wanita tersebut, Eun Hoo berkata bahwa ia juga baru putus dengan pacarnya. Wanita itu seolah menjadi pendengar setianya, ia pun menyarankan untuk melupakan wanita tersebut dan jangan menyalahkan dirinya. Wanita itu mengajak Eun Hoo untuk bersulang, minum bersama dan mereka pun mabuk bersama. Eun Hoo berkata pada wanita tersebut bahwa ia bisa membaca pikiran orang lain jika ia menyentuhnya. Wanita tersebut pun mengetes apa yang wanita itu pikirkan, dan wanita itu meminta Eun Hoo menebaknya. Dan disitulah Eun Hoo melihat bahwa wanita tersebut meiliki kepribadian yang berbeda. Eun Hoo berkata bahwa ada dua orang sambil setengah mabuk.



Pagi harinya, seorang Ahjusshi petugas kebersihan membangunkan Eun Hoo yang tengah tidur seperti orang gelandangan.  Eun Hoo malah menanyakan dimana dia, dia yang di maksud adalaha wanita yang minum bersamanya tadi malam. Ahjusshi merasa bahwa Eun Hoo masih mabuk dan mengabaikannya. Sedangkan Eun Hoo setengah sadar melihat tangannya yang bertuliskan “Kamu Gila”



“ Kamu Gila” 
Eun Hoo kini sedang di ruang Profesor Kim. Prof. Kim tersebut mengatakan bahwa Eun Hoo gila karena bisa membaca pikiran orang lain. Eun Hoo juga menambahkan bahwa terkadang ia juga melihat sesuatu yang di pikirkan orang tersebut dan itu hanya ampuh terhadap wanita. Prof Kim terlihat terkesan , ia pun ingin menghubungi senior yang sekarang jadi psikiater. 
Eun Hoo “ Hyung, aku serius!”
Pria “Tidak apa-apa, kamu bisa merasa stress, itu biasa”.

Prof memberikan nomer seniornya tersebut, dan mengatakan bahwa Eun Hoo membutuhkan seorang ahli. Beberapa saat kemudian, datang seorang wanita. Wanita tersebut ingin menemui Prof Kim, akan tetapi kelihatannya ia sibuk, Eun Hoo mengambil kesempatan ini untuk mengubah pikirannya Prof Kim, ia pun menanyakan kepada wanita itu apa pendapatnya tentang Prof Kim. Eun Hoo memegang tangan wanita itu dan ia bisa melihat bahwa Prof Kim ada hubungan dengan wanita itu dalam penglihatannya wanita itu berkata bahwa Prof Kim seksi. Eun Hoo tersadar, lagi-lagi ia tidak melihat orang bercu*bu. Eun Hoo pun meniru adegan ketika wanita membisikkan ke telinga Prof Kim bahwa ia seksi, Prof Kim pun akhirnya  percaya. 



Eun Hoo dan Prof Kim tengah berbincang di halaman kampus. Prof Kim mengatakan bahwa hal yang dialami Eun Hoo adalah karunia tuhan. Dan dengan keahlian Eun Hoo, Eun Hoo dapat memikat hati wanita. Prof Kim membayangkan Jun Ji Hyun, Song Hye Kyo, Scarlett Johanson, Jenffer Lopez dan Putri Monako, jika dapat memikat para wanita seakan mengeggam seluruh dunia. LOL 
Prof Kim bertanya “ Apa yang pertaa kita lakukan? Apa jurusan dengan mahasiswi terbanyak? Bagaimana jika ke kelas tari atau kuliah ilmu pangan dan gizi ?”
Eun Hoo menjawab “ Tapi aku terlanjur mendaftar wamil karena murka” 
Prof Kim “ Apa?” EEKKKKK (Suara Kambing)



Prof Kim mengantarkan Eun Hoo yang akan berangkat Wamil. Prof Kim meminta Eun Hoo untuk menjaga tangannya dan jangan melakukan pekerjaaan keras, karena hidup mereka tergantung pada tangan Eun Hoo. LOL

Eun Hoo mengatakan kepada Prof Kim bahwa ketika ia bebas dari tugas wamil, ia berjanji akan memiliki pacar yang mengagumkan.

1 komentar:

avatar

bagus banget nih drama..

numpang bookmark yah..
kunjungi blogku sista sinopsis drama korea

Click to comment